Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR Ternyata dia...


__ADS_3

Episode 13


Beberapa saat kemudian Dion menepuk bahu Rio


"Woy napa lo bengong,gak mau masuk hah" suara Dion membuat lamunan Rio buyar


"Tunggu lo lihat deh tuh cewek yang duduk di bangku sana" mata Dion pun seketika mengikuti arah telunjuk Rio


"Iya gue liat emangnya kenapa"tanya Dion sambil mengerut kan kening nya


"Cewek itu cewek yang gue tabrak di penginapan itu gue gak nyangka ternyata dia junior gue" jawab Rio


Rio berkata seperti itu karena melihat Cahaya memakai pakaian seperti orang yang akan ospek.


"Apa jadi cewek itu yang lo maksud hmmm lumayan tapi sekarang lo mendingan samperin dia deh lo bicara sama dia dan perlahan-lahan lo minta nomor teleponnya" kata Dion


"Buat apa?" sekilas melirik Dion


"Ya ampun masih nanya nih bocah ya buat PDKT bambang" Penuh penekan


"Yaelah gak usah gitu juga kali ngomng nya maemunah" jawab Rio


"Sana pergi cepet ntar kaburu di ambil orang lo harus ingat sama tantangan geu tempo hari " Kata Dion sambil mengingat kan


"Iya iya bawel gue gak bakalan lupa"


Rio yang mendapatkan saran dari Dion pun akhirnya pergi ke arah Cahaya.


Sementara Cahaya ...


"Ya Allah gusti nu agung tuh cogan kok malah kesini lagih mau ngapain,gue pergi aja gitu" gerutu Cahaya


Belum sempat pergi sudah keburu Rio yang sampai dulu.


"Eheem,kamu masih ingat aku gak " Rio berdehem


Cahaya sontak terkejut kenapa cogan itu bisa ngomong gitu perasaan ini pertemuan pertama mereka


"Siapa ya?" Cahaya dengan bingung bertanya balik sambil meneliti wajah Rio

__ADS_1


"Coba deh inget-inget lagi,masa lupa sama cogan gini hhe" Rio sedikit percaya diri


"Heh pd banget lo"(padahal emang ganteng sih) batin Cahaya


Cahaya pun berusaha mengingat sekeras mungkin dia akhirnya dia teringat kejadian kopi panas yang tumpah ke kakinya itu.


"Oh iya lo yang nabrak gue dan numpahin kopi panas waktu itu kan sampe- sampe geu gak mandi selama dua hari karena kaki gue yang gak boleh kena air"


Cahaya pun langsung berkata dengan nada tinggi.


"Nah itu kamu ingat sebenarnya gak usah gitu juga kali aku jadi ngerasa makin bersalah " menunjukan raut muka sedih


"Yaelah itu kejadian kan sudah seminggu yang lalu,gue juga udah lupain itu semua dan maaf barusan gue ngomong nya terlalu keras gue juga udah nggak apa-apa" jawab Cahaya agak santai.


"Gimana kalau selesai ospek hari ini kita pergi ke cafe ya itung-itung buat ucapan permintaan maaf aku,please jangan nolak biar aku gak merasa bersalah " tawar Rii


"Lo tahu gue ospek dari mana?" tanya Cahaya bingung


"Dari apa yang lo pake" sambil menunjuk ke arah pakaian Cahaya


"Hhe iya juga?eh lo gak ospek ya"


"What lo senior aduh gue minta maaf kak eh maksudnya aku minta maaf kak tadi kira kita seumuran jadi pake lo-gue"


"Nggak apa-apa panggil senyaman nya aja"


"Beneran kak,ok aku nyaman nya panggil aku-kamu kalau sama yang lebih tua"


"Emang nya aku keliatan tua banget yak🤔"


"Hhe nggak juga sih kakak keliatan masih muda" jawab Cahaya


Kemudian Rio bergulat dengan fikiran nya sendiri.


"Kak kenapa melamun" panggil Cahaya sambil melambai lambai kan tangan nya di depan Rio.


"Eh,nggak apa-apa,gimana mau nggak"


Cahaya berpikir sejenak lalu dia memutuskan apa salahnya dia pergi jalan-jalan sama senior ganteng.

__ADS_1


"Gimana kalau weekend aja pergi nya " Tawar Cahaya


"Oke aku setuju,boleh minta no hp nya" kata Rio


"Lah buat apa kak" tanya Cahaya dengan heran


"Yaelah kalau aku gak punya no hp kamu gimana aku nanti nanyain ntar ketemuan nya dimana" jawab Rio


"Hhe iya juga,oke mana hp kakak nya"


Rio pun memberikan handphonenya lalu Cahaya menulis nomornya dan langsung memberi nama Cahaya.


'Jadi namanya Cahaya namanya cocok banget sama orangnya wajahnya memang bercahaya'


"Ok ntar kak miscall dan save ya oh iya nama aku Rio" sambil menjulur kan tangan nya


"Oh oke aku Cahaya ntar aku tunggu kabar dari kakak" Cahaya


"Oke kalau gitu kakak pergi duluan ya teman kakak udah nunggu tuh(sambil menunjuk ke arah Dion)"


Dion yang melihat Rio menunjuk nya menjadi bingung sebenarnya apa yang sedang mereka bicarakan.


Cahaya pun hanya tersenyum ke arah Dion dan Dion pun membalas senyuman nya.


Saat Rio hendak pergi Cahaya langsung mengatakan


"Assalamualaikum" kata Cahaya


Sontak Rio yang mendengar itu merasa malu


'Bodoh bodoh bodoh kenapa gue gak ucapin salam duluan tadi sih'


Rio pun berbalik dan menjawab


"Waalikumsalam" jawab Rio


Rio pun pergi...


Seperti biasa jangan lupa Like dan Komen ya😊

__ADS_1


__ADS_2