
Episode 41
Tak terasa waktu sudah menunjukan pekul 11.00 Cahaya sudah siap hari ini ia akan berkunjung ke kantor Rio.
Jarak kantor Rio dari apartemen nya memakan waktu sekitar 45 menit ia sengaja datang lebih awal karena ia ingin bersantai dulu.
Cahaya melangkah kan kaki nya keluar dari apartemen Rio,di bawah sudah ada taxi yang menunggu nya,taxi yang ia pesan secara online.
"Berangkat pak ke kantor Cahaya Group alamat nya.." ucapan Cahaya terpotong
"Baik non saya tahu tempat nya di mana" kata pak supir taxi.
'Wah ternyata perusahaan Rio sangat terkenal'
"Oh ya sudah" kata Cahaya.
Sekitar 45 menit an ia sudah sampai di kantor Rio,saat ia melihat kantor Rio ia begitu takjub perusahaan Rio sangat besar.
Cahaya masuk ke dalam kantor Rio lalu ia menghampiri resepsionis.
"Permisi saya ingin bertemu dengan Tuan Rio Raharja"
"Maaf nona Apa anda sudah membuat janji" kata resepsionis.
"What apa itu perlu " tanya Cahaya bingung toh ia calon istri Rio buat apa membuat janji.
__ADS_1
"Maaf nona jika anda tidak membuat janji sebaiknya nona pulang dan buat janji dulu dengan Tuan Rio"
"Ogah banget.." kata Cahaya.
Lalu ia pergi ke arah life tapi repsionis tadi memanggil seccurty.
"Seccurty cepat cegah nona itu"
Securty langsung mencegah Cahaya dan memegang tangan Cahaya.Kejadian itu di saksikan oleh seluruh pekerja.
"Hei lepaskan,berani nya kau menyentuh ku jika Tuan kalian tahu habis kalian" kata Cahaya sambil melihat tangan nya yang mulai memerah di cekal kuat oleh securty.
"Hahaha memang nya kau siapa" kata securty itu memperkuat cekalan nya.
"Hiks lepas sakit.."Cahaya mulai menangis.
"Lepaskan tangan nya" Suara Rio lantang dari arah belakang dengan nada dingin.
Securty tadi pun langsung melepaskan tangan Cahaya.
Cahaya yang mendengar suara Rio langsung berlari ke arah nya dan memeluk nya,Rio membalas pelukan Cahaya.Semua orang terkejut dengan yang apa mereka lihat.
Tiba -tiba semua orang menjadi pucat pasi.
"Kalian semua kembali bekerja,dan Dion urus resepsionis dan securty tadi berani - berani nya ia melukai calon istriku.
__ADS_1
Semua orang lebih terkejut saat Rio berkata seperti itu.Mereka membubarkan diri.
Dion mengerti yang harus ia lakukan.
Rio membawa Cahaya ke ruangan nya.
Di ruangan nya Rio terus saja mengelus-ngelus tangan Cahaya.
"Apa masih sakit" tanya Rio.
"Tidak(Sambil menggelengkan kepalanya)" Jawab Cahaya.
Rio lalu memeluk Cahaya,setelah cukup lama mereka terdiam.
"Rio ..." Cahaya membuka suara.
"Hmmm ada apa" tanya Rio.
"Aku lapar ..." kata Cahaya.
"Ya sudah ayo" Rio lalu bangun dan menggandeng tangan Cahaya,Lalu mereka pergi keluar untuk makan siang,Rio terus saja tersenyum sambil bercanda di sepanjang perjalanan bahkan Dion dan karyawan lain di buat melongo melihat bos nya terseyum dan bercanda ria dengan seorang wanita.
Dion berpikir siapa wanita itu hingga akhirnya ia ingat wanita itu pujaan hati Rio,ya dia Cahaya.
kenapa gue baru sadar kalau itu Cahaya,dia berubah banget beda dari yang dulu
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI