Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 31


__ADS_3

Episode 31


Cahaya tersadar dari pingsan nya,remang-remang ia melihat ruangan yang serba putih.


"Aku dimana..." gumam Cahaya


Tak lama kemudian pak Dirga masuk ke ruangan Cahaya


"Nak kamu sudah bangun",tanya pak Dirga(bapak nya Cahaya)


"Pak aku kenapa dan kapan bapak ke sini kok gak bilang-bilang sama aku"


"Sebenarnya bapak mau kasih kejutan sama kamu tapi pas sampai di apartemen mu katanya kamu ada di rumah sakit bapak kaget denger nya tapi pas sampai di rumah sakit bapak ketemu sama ayah kamu dan ceritain semuanya sama bapak,bapak sedih banget kondisi kamu sampai seperti ini hanya gara-gara lelaki"


"Maaf pak..."Hanya itu yang keluar dari mulut Cahaya dengan wajah di tekuk


"Sudahlah sebaiknya kamu lupakan semuanya dan tata kembali hidup kamu jangan menyerah " kata-kata yang di ucap kan pak Dirga nya Cahaya sungguh memberi semangat untuk Cahaya sampai dia teringat May


"Astagfirullah pak gimana keadaan ibu" Cahaya panik hendak turun dari ranjang nya tapi di tahan oleh pak Dirga


"Kamu mau kemana ibu kamu sudah baikan dia sudah di pindahkan ke ruang rawat inap kamu harus istirahat dulu besok ayah antar kamu ke ruangan ibu kamu ya JANGAN MEMBANTAH" kata-kata pak Dirga membuat Cahaya lebih tenang terlebih lagi dia tidak bisa berbuat apa-apa jika bapak nya sudah berkata dengan penuh penekanan Cahaya hanya bisa pasrah.


Pagi telah tiba Cahaya mulai bangun dari mimpi nya.


"Kamu sudah bangun Cah"tanya pak Dirga karena memang pak Dirga sudah bangun sejak tadi


"Eh iya pak hmmm aku mau ketemu ibu sekarang juga"

__ADS_1


"Baiklah ayo kita pergi"


Cahaya sangat senang akhiranya dia bisa bertemu dengan ibunya,Cahaya pergi dengan menggunakan kursi roda dan di dorong oleh pak Dirga.


Ceklek ...


May yang memang sudah sadar sejak kemarin senang bisa melihat Cahaya datang ke hadapan nya.


"Cah kamu gak apa-apa kan... "May memegang tangan Cahaya


"Aku baik bu gimana keadaaan ibu apa udah baikan" Cahaya memegang balik erat tangan May


"Hmmm ibu baik sayang sore nanti juga ibu sudah boleh pulang"


"Alhamdulilah kalau begitu ayah dimana bu" tanya Cahaya karena tidak melihat keberadaan Pandu


"Eh kok ayah ada di situ sejak kapan"


"Baru saja sudahlah kau lebih baik istirahat ya..."


"Hmmm baik ayah tapi aku ingin istirahat nya di sofa itu saja ya please"sambil menunjuk ke arah sofa yang ada di ruangan rawat inap May sambil menunjukan ekspresi memelas seperti anak kecil


Pandu yang melihat nya hanya tersenyum dan mengangguk jika Cahaya sudah berekspresiseperti itu pupus sudah jurus penolakan nya.


#############################


Di kampus

__ADS_1


"Arini..."teriak Rio


"Eh iya ada apa kak "


"Kamu tahu Cahaya kemana sejak 3 hari ini gak ada kabar aku ke apartemen nya gak ada yang nyahut telepon gak di angkat "


"Hmmm aku kurang tahu kak aku juga bingung dia kenapa kira-kira kakak ada masalah gak sama Cahaya" tanya Arini


"Kakak rasa gak punya salah apa-apa sama Cahaya ya sudah kalau begitu kakak pergi dulu"


Rio pun pergi menemui Dion dan Toni


"Gimana udah ada kabar belum soal Cahaya"tanya Dion


Rio hanya menggeleng kan kepalanya tanda tak tahu


"Apa jangan-jangan..." ucap Toni menggantung


"Jangan-jangan apa.." Rio langsung membulat kan matanya menatap Toni dengan serius


"Jangan-jangan dia udah di kawinin tuh sama bapak nya buat bayar utang hahaha"


Tawa Toni dan Dion pecah


Bukkk


Rio melempar Toni dengan buku dan tepat sekali terkena wajah nya.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI


__ADS_2