Cahaya Cinta Rembulan

Cahaya Cinta Rembulan
CCR 39


__ADS_3

Episode 39


Kamu yang selama ini kutunggu dan aku yang membuat mu pergi karena itu aku tidak akan membiarkan mu pergi lagi.


~Rio Raharja~


______________________________


Kring,kring,kring (anggap suara alrm).


Jam menunjukkan pukul 05.00 pagi.Cahaya sudah bangun dari tidur nya dia memang sudah terbiasa bangun pagi terlebih lagi dia tidak pernah meninggalkan kewajiban nya sebagai seorang muslim.


'Rio pasti belum bangun,eh tunggu sekarang kan hari minggu ngapain ya? ajak Rio jalan aja gitu aku bangunin Rio dulu deh'


Cahaya pun keluar kamar nya dan menuju kamar Rio.


Ceklek ...


"Astagfirullah..."kata Cahaya karena kaget.


Pintu terbuka baru saja Cahaya akan membuka pintu keburu Rio yang membuka nya dari dalam.


"Kamu mau ngapain,kengen ya atau kamu mau ngintip" kata Rio dengan seringai mesum nya.


"Hustt suudzon aja kamu masih pagi tau,aku kesini mau bangunin kamu eh kamu nya udah bangun duluan" kata Cahaya sambil mengerucut kan bibir nya.


"Uuuu so sweet baget sih sayang nya aku,kamu gak usah khawatir aku belum bangun aku gak pernah lupa atau meninggalkan kewajiban aku sebagai seorang muslim"jawab Rio.


Cahaya pun tersenyum mendegar perkataan Rio dia senang karen Rio rajin ibadah.


Mereka pun turun ke bawah,karena masih pagi dan ini belum saat nya sarapan Rio dan Cahaya memutuskan untuk menonton tv di ruang tengah.


Posisi Cahaya saat ini sedang tiduran di paha Rio ntah kenapa setelah Cahaya pulang dari Amerika Cahaya sedikit manja,tapi itu tidak membuat Rio risih.

__ADS_1


"Cah.."panggil Rio


"Hmmm" mata Cahaya masih fokus pada acara tv yang ia tonton.


"Kamu mau gak nikah sama aku,jadi satu-satu nya dalam hidup aku, jadi ibu dari anak-anak ku."kata Rio dengan serius.


Cahaya yang mendegar perkataan Rio langsung bagun dari rebahan nya,dan menatap Rio lalu berkata..


"Kamu ngelamar aku gak ada romantis-romantis nya"kata Cahaya lalu kembali rebahan menidurkan kepalnya di paha Rio.


"Jadi... Terima apa nggak"Tanya Rio.


"Hmmm lamar aku dengan Romantis nanti bisa aku fikir-fikir lagi mau apa enggak nya,emang kamu udah siap" kata Cahaya santai.


Rio yang mendegar itu berencana melamar Cahaya nanti malam.


"Siap apa?"tanya Rio dengan kening berkerut.


"Siap gelar pernikahan mewah dan besar-besaran hhe" kata Rio dengan cengengesan.


"Maksud kamu karena aku(sambil menunjuk diri nya sediri),aku gak ngerti"


"Gak penting paling kamu,lupa" kata Rio.


"Oh"


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 17.00 setelah seharian Rio dan Cahaya berjalan-jalan bahkan Rio rela mengeluarkan uang banyak hanya untuk membeli barang-barang yang di igin kan Cahaya,tekesan sedikit matre sih tapi apa salah nya sekali-kali Cahaya menghabiskan uang Rio.


"Cah jangan lupa ntar malam kita dinner di luar" kata Rio.


"Ia sayang quh aku gak bakalan lupa"kata Cahaya sedikit menggoda Rio.


"Ya sudah kamu sekarang istirahat dulu" perintah Rio.

__ADS_1


"Ok" jawab Cahaya.Ia langsung pergi ke kamar nya untuk istirahat.


Waktu sudah menunhjukkan pukul 20.00 malam.


"Cah masih lama gak" teriak Rio dari ruang tengah.


"Iya bentar lagi beres"


"Ck dasar cewek kalau dandan lama banget" gerutu Rio bagaimana tidak ia sudah dari jam 19.00 tapi Cahaya belum juga selesai.


"Ayo berangkat" kata Cahaya yang ternyata sudah selesai.


Rio berbalik melihat Cahaya betapa ia sangat terkesima dengan penampilan Cahaya dia begitu cantik sampai-sampai tak sadar bahwa dirinya malah melamun.


"Ri kamu kenapa aku memang cantik gak gitu juga kali lihatin nya,ayo tadi suruh buru-buru sekarang malah kamu yang diem" cerocos Cahaya.


"Eh iya ayo" Rio malah jadi salting.


"Ri kita mau makan dimana" tanya Cahaya kepada Rio yang sedang menyetir.


"Ada deh kejutan oh,iya nanti kamu pake penutup mata ya kalau sudah samapai" kata Rio sambi mata nya masih fokus ke depan.


"Emang haruss" tanya Cahaya.


"Harus dong namanya juga kejutan" kata Rio.


"Hmmm" kali hanya deheman yang keluar dari mulut Cahaya.


Mereka pun sampai di tempat tujuan dan seperti yang di katakan tadi bahwa Cahaya harus menutup mata,perlahan-lahan Rio membawa Cahaya masuk ke dalam tempat mereka dinner.


"Dalam hitungan ke satu kamu buka mata nya oke" Intruksi dari Rio.


Cahaya mengangguk tanda mengerti.

__ADS_1


"Tiga...dua... Satu..."


JANGAN LUPA LIKE YA INGAT LIKE GRATIS KOK DAN JUGA TEKAN TOMBOL LOVE AGAR GAK KETINGGALAN SAMA CERITA INI


__ADS_2