
Perceraian kedua orang tuanya adalah awal dari trauma dan mengalami perubahan psikologis.
Langit yang kecil penuh dengan kasih sayang kedua orangtuanya kini terbagi dengan adiknya Bumi.
Bundanya yang mengalami depresi karena sang ayah sering mengkhianatinya membuat ia cemburu dengan adiknya yang 3 tahun lebih muda darinya.
Bunda sibuk mengurus Bumi dan Langit lebih sering diurus oleh baby sitternya. Dari mulai dititipkan di day care saat sang Bunda dan ayahnya bekerja diusianya yang belum menginjak 3 tahun, dia juga harus mengikuti Tpa (taman pendidikan Al quran) dan Play group.
Meskipun pada akhirnya sang bunda kembali berhenti dan fokus pada kandungannya saat itu ia tetap merasa kehilangan pigur kedua orangtuanya yang sibuk dengan masalah mereka berdua.
Sang ayah Angkasa saat itu sedang tergila-gila dengan remaja sekolah selingkuhannya Desi yang PKL dikantornya membuatnya sering meninggalkannya dan sang Bunda untuk bersenang-senang dengan Desi.
Angkasa tidak lagi mengajak mereka menonton karena yang ia ajak nonton dan bermesraan adalah Desi selingkuhannya saat itu.
Bahkan saat Langit lahir untuk pertama kalinya sang Bunda Senja tahu bahwa Angkasa suaminya telah asik chat diam-diam dengan Chessa selingkuhan pertama Angkasa yang ia tahu,membuat sang ibu menjadi posesif terhadap ayahnya.
Kedua orang tuanya menikah dengan proses yang syar'i yaitu ta'aruf. Awal kedua orang tuanya bertukar biodata melalui guru ngaji mereka masing-masing,seminggu setelah istikharah dan membaca biodata masing-masing kedua orangtuanya melanjutkan proses ta'arif,mereka berjumpa disebuah masjid.
Sore hari disaat gerimis turun Senja dan Angkasa pertama kali berjumpa dan saling memperkenalkan diri satu sama lain. Bahkan moment ini menjadi hadiah pernikahan yang Senja minta berupa lagu oleh Angkasa.
__ADS_1
Setelah seminggu ta 'aruf Senja dan Angkasa melanjutkan proses lamaran. Saat itu Senja masih kuliah dan Angkasa nyasar karena belum pernah sekalipun kerumah orang tua Senja.
"Kamu nyakin Ang mau ngelamar? Rumahnya aja kamu ga tahu,gimana coba!" Ucap Kakeknya Langit saat itu.
Senja pun meminta izin pada sang dosen untuk pulang karena ia sedang di khitbah. Membuat sang dosen dan teman-teman kuliahnya terkejut dan bahagia.
"Atuh kalo dikhitbah tadinya izin aja ga usah kuliah ukh! Sudah sana hati-hati pulangnya jangan ngebut bawa motornya!" Ucap sang dosen membuat Senja memerah malu.
Proses lamaranpun selesai dan seminggu berikutnya Senja dan Angkasa menyebar undangan. untuk ketiga kalinya Senja bertemu dengan Angkasa. Angkasa duduk didepan Senja sambil memakan pisang goreng crispy yang ia beli sendiri sebagai buah tangan untuk calon mertua. Angkasa terus memandang Senja namun Senja tertunduk malu,tak berani menatap calon suaminya itu.
3 hari sebelum hari pernikahan Angkasa mengajak Senja untuk belanja serba serbi seserahan untuk hari pernikahan mereka. Sebagai wanita yang tahu batasan antara lawan jenis Senja mengajak keponakannya yang seumuran dengan untuk menemani mereka belanja.
Angkasa pun memilihkan cincin pernikahan yang Senja sukai dan membelikan sepaket kosmetik serta pakaian dll. Membuat Senja tersanjung dengan semuanya.
Lima minggu proses kedua orang tuanya Langit menikah dengan cara yang baik namun tidak pula menjadikan pernikahan mereka baik.
Angkasa yang memang menyukai musik masih saja suka manggung sana sini dan berinteraksi dengan lawan jenis dan pergaulan yang tidak islami. Perlahan kesholehan yang membuat Senja menerimanya sebagai suami pun luntur perlahan.
Sang ayah tak lagi mengikuti pengajian bahkan ia mulai sering berbohong dengan bundanya. Salah pergaulan mungkin tepatnya.
__ADS_1
Sang Ayah menjadi semakin parah saat ia mulai mengikuti Stand up comedy dan menjadikannya lumayan terkenal dikalangan Stand up tersebut. Ia sering keluar kota dan memiliki beberapa murid untuk membahas masalah Stand up.
Berdalihkan ttm Senja tahu bahwa Angkasa kembali selingkuh dengan Rubby setelah selingkuh dengan Chessa, Reyvi dan Desi.
Yang paling parah yang membuat trauma Senja dan depresi ialah perselingkuhan Angkasa dengan Desi,membuat Senja berusaha bunuh diri dan dirawat di rumah sakit.
Dari situlah semua kehancuran tercipta,Senja tak lagi bisa mempercayai Angkasa. Senja mulai membenci setiap remaja wanita yang ia lihat,seakan semua remaja wanita yang cantik itu adalah selingkuhan suaminya.
Senja mulai berusaha bermake up untuk mendapatkan kembali cinta suaminya yang sebenarnya tidak pernah ada untuknya,ia mengetahuinya dari diary yang ia baca milik sang suami.
Angkasa berjanji dan menuliskannya diatas materai dan ditanda tangani oleh kedua keluarganya dan Senja,tapi sayang ternyata ia semakin parah saat ia melanjutkan kuliahnya.
Hingga akhirnya Senja tahu bahwa Angkasa tidak akan pernah bisa berubah dan setia. Angkasa pergi berlibur dengan teman wanitanya beralaskan tugas kantor,Senja dan anak-anaknya tidak boleh menghubunginya selama tiga hari.
Saat semua kebohongan itu terbongkar Angkasa mengadu pada keluarganya bukan pada keluarga Senja seperti dahulu-dahulu. Dimana keluarga Senja selalu menjadi pihak penengah tanpa memihak siapapun dan berhasil mendamaikan keduanya.
Tapi tidak dengan keluarga Angkasa yang justru memojokkan Senja sekalipun semua bukti kesalahan Angkasa ia berikan. Mereka justru menyuruh Angkasa meninggalkan Senja dan mencari wanita lain yang bisa membahagiakannya.
"Perempuan itu seperti baju,kalo sudah tidak pas,tidak nyaman lebih baik dilepas dan cari yang pas dan nyaman untuk kita pakai. Saya saja sudah 6 kali menikah!" Kata-kata kakaknya Angkasa ini takkan pernah bisa Senja lupakan seumur hidup,yang telah mendorong Angkasa meninggalkannya dan kedua putranya untuk kesenangannya sendiri.
__ADS_1
Dari sinilah semua penderitaan dan trauma Langit bermula.