
Tak terasa waktu bergulir begitu cepat,kini Langit dan Bumi sudah tumbuh menjadi pria dewasa dan sukses.
Langit dan Bumi memutuskan untuk mempensiunkan sang Bunda dari dunia bisnis mereka dan mewujudkan dream list yang pernah bundanya buat,yaitu menghabiskan sisa usianya disebuah villa kecil yang memiliki kebun untuknya mengisi hari-hari.
Sejak hari itulah Senja tinggal sendiri di desa kecil dengan aneka tanaman dan bunga-bunga indah kesukaannya.
Langit melihat jelas kehampaan pada kehidupan sang Bunda pun sama dengannya dan adiknya,ada yang hilang dari mereka dan hingga kini belum mereka dapati.
*
"Bunga Senja!" Langit melihat dm seorang gadis remaja bule yang menanyakan tentang bundanya.
"Om kesayangan!" Langit yang penasaran dengan dm gadis itupun membuka akun sang gadis untuk memastikan siapa sebenarnya gadis bule itu.
"Om Pur.... Dia putrinya!" Langit terkejut karena om kesayangannya yang lama menghilang kini dapat ia lihat kembali.
"Daddy tak pernah melupakan kalian kak!" tulis gadis itu di dm instagram Langit.
__ADS_1
"Bisakah kita bertemu? Aku ingin mempertemukan daddy kembali dengan cintanya!" Kata-kata gadis itu menyadarkan Langit bahwa sang Bunda telah begitu lama menantikan om kesayangannya itu.
Langit pernah membaca chat sang Bunda dengan Purnama,dimana bundanya memilih untuk tetap menunggu Purnama dalam kesendirian tanpa mau lagi mencari penggantinya.
"Di Cafe Kebun 3 April jam 1 kita bertemu disana!" balas Langit membuat gadis yang membacanya tersenyum bahagia.
*
"Om Pur kembali? Kau nyakin kak kita akan bertemu dengannya setelah belasan tahun ia menghilang?" Bumi sangat terkejut karena om yang begitu ia sayangi kini hadir kembali.
"Putrinya yang menghubungiku Mi. Dia sangat ingin mempertemukan om Pur dengan bunda!" Langit masih menyimpan rasa kecewa pada Purnama,karena telah meninggalkannya seperti sang ayah.
*
Hari itu Langit dab Bumi akhirnya bertemu dengan Purnama. Mereka mendengarkan semua penjelasan Purnama membuat rintik air mata semuanya menitis bersamaan. Betapa rindu yang menyiksa terhalang restu orang tua dan keadaan.
Langit semakin kecewa karena mengetahui kepengecutan sang om yang tak mau memperjuangkan sang bunda sebagai wanita yang ia cintai.
Mereka bersepakat akan mempertemukan Purnama dan Senja minggu depan.
__ADS_1
*
"Kak apa kau sedang live streaming?" Bumi melihat kakaknya yang merangkak diantara bungan-bunga mengabadikan pertemuan sang bunda dan pujaan hatinya itu.
"Aishh,kau ini emang benar-benar youtuber sejati,apa saja kau buat konten!" Bumi ikutan merangkak agar moment sang bunda dan om nya itu tak terganggu oleh ulah kakaknya.
"Ini bisa memperbaiki image bunda mi dihadapan orang-orang yang mengenal bunda sebagai pecinta brondong,aku sangat kesel ketika mereka mencibir tentang bunda. Memang salah bunda kalo ia selalu mendapatkan lelaki yang lebih muda dari dia!" Langit mengoceh pelan ketelingan adiknya.
"Memang ayah kalian juga lebih muda dari bunda?" sebuah suara tiba-tiba membuat kedua cowok ganteng itu terkejut,karena ternyata Bunga ikutan merangkak dibelakang mereka.
"aishh kau ini mengkagetkan saja!" ucap bumi berbisik.
***
Hari itu Langit melihat kebahagian yang lama hilang kembali menghiasi sang Bunda tapi tidak baginya.
"Dasar laki-laki pengecut kenapa dulu ga memperjuangkan bunda,sekarang bunda dah tua dia baru kembali. Kasihan bunda nunggu begitu lama,kalo aku ga bakalan mau balik lagi sama laki-laki pengecut seperti itu!" Langit membaca beberapa komentar netizen di videonya itu.
"Kalo cinta kenapa tidak diperjuangkan? Malu karena bunda janda dan lebih tua? Kalo begitu berarti dia ga tulus cintanya ke bunda!" Langit semakin kecewa pada Purnama.
__ADS_1
"Kak Langit kalo boleh kasih saran di om jangan diterima gitu aja,enak bgt dah ninggalin begitu aja ujug-ujug balik langsung diterima. Kemana aja dari kemarin?" Langit terus membaca komentar-komentar itu hingga subuh menjelang.