
"Aku mencintaimu bahkan mungkin lebih dahulu dari perasaanmu padaku,hanya aku tak seberani dirimu untuk mengakui perasaan itu!" Ucap Bumi sambil memeluk Bunga yang rela melepaskan Bumi setelah memberikan mahkotanya itu pada Bumi yang sangat ia cintai.
deg
"Apa aku tidak salah mendengar? Kakak juga cinta aku?" Bunga duduk menatap Bumi yang tersenyum begitu manis membelai pipinya.
"Aku cinta kamu gadis barat!" Bumi mengecup bibir Bunga mesra. Sepertinya ia sudah tak sanggup lagi merahasiakan perasaannya pada gadis yang begitu menderita karena mencintai itu.
"Terima kasih kak,karena akhirnya kau mau mengakuinya!" Bunga berhambur kepelukan Bumi.
Dan untuk ketiga kalinya mereka melakukannya lagi dengan sepenuh perasaan mereka yang begitu jelas!
***
"Bumi...,Bunga!" Langit begitu kaget melihat kedua adiknya sedang berciuman di dapur sang bunda.
Setelah tahu daddy dan bundanya pulang,Bumi,Bunga dan Langit segera datang kerumah peristirahatan Senja.
__ADS_1
"Kak...,kami bisa jelaskan semuanya!" Ucap Bumi gugup yang ketangkap basah oleh kakak kandungannya itu.
"Kalian gila ya,kenapa kalian seperti ini ah?" Langit mengacak-acak rambutnya sendiri karena kesal dengan yang diperbuat kedua adiknya itu.
"Kak,kami saling mencintai dan kami bukan muhrim." Teriak Bumi pada Langit.
"Tapi apa kata orang-orang jika mereka tahu kau mencintai saudara dirimu?"Langit tak mau lagi mendengar hal-hal buruk tentang keluarganya seperti halnya kasus sang ibu yang selalu mendapatkan suami brondong!
"Kami akan menikah persetan dengan omongan orang!" Ucap Bumi kesal dengan pendapat orang yang selalu menghakimi keluarganya.
"Lalu bagaimana dengan bunda dan daddy? Apa kau tak memikirkan perasaan mereka ah?" Langit berjalan mendekati kedua adiknya itu.
"Kapan kalian akan mengatakannya?" Langit kasihan terhadap kedua adiknya itu yang sebenarnya ia tahu sejak lama rasa ketertarikan keduanya dan usaha mereka untuk menghilangkannya!
"Beri kami waktu kak,kami pasti akan mengatakan pada bunda dan daddy!" Bumi menatap Langit menyakinkannya.
***
__ADS_1
Langit termenung di apartemen mewahnya sambil menatap lampu-lampu kota dan bintang diatasnya.
"Apa sebegitu rumitnya cinta? Semoga aku tak mengalaminya!" Langit meneguk kopinya yang sudah terlanjur dingin tersebut.
Langit sewaktu sd pernah mengalami ketertarikan dengan beberapa teman wanitanya,salah satunya Arsyi gadis berkulit hitam namun manis dan baik menurutnya saat dilepas 1 sd.
Setelah itu ia kembali menyukai tertarik dengan teman wanitanya lagi Lilly yang lebih tinggi dan ganti dari padanya yang kerempeng.
Senja sebagai sang bunda merasa takut sekaligus bersyukur bahwa sang anak ternyata normal menyukai lawan jenisnya,namun disisi lain i khawatir sang anak menjadi playboy seperti sang ayah.
Namun sekarang setelah ia dewasa bahkan hampir kepala tiga ia belum pernah lagi menyukai wanita apalagi memikiki kekasih.
Rasa trauma yang diberikan kedua orang tua nya membuat ia takut untuk jatuh cinta terluka atau melukai pasangannya kelak.
Senja sudah beberapa kali memperkenalkan sang putra dengan beberapa gadis untuk ta Aruf dan menikah dengannya,tapi selalu saja gagal.
Dan kini seperti ia harus bersiap-siap dilangkahi oleh kedua adiknya yang sudah semakin terang-terangan menunjukan hubungan mereka berdua.
__ADS_1
Langit berusaha keras menggenggam rahasia Bumi adiknya dan Bunga sang adik tiri.
Tapi sepertinya ia harus membantu kedua adiknya itu agar berani mengakui hubungan mereka pada bunda dan daddy nya secepatnya.