Cinta 5 Langkah

Cinta 5 Langkah
13


__ADS_3

setelah menghubungi keluarga Edward susi dan yoko terlihat begitu kesal dengan jawaban dari Edward


bagaimana tidak Edward akan mengantar sendiri ibu susi ke rumah sakit karena kebetulan Edward sedang ada berada di kota tersebut


"gawat mas.. kalau sampe Edward kesini dan ternyata ibu di periksa gak kenapa-napa gimana ?" ucap susi panik


"kita ke ibu dulu ..kita omongin ini semua" ajak yoko ke susi


klek


pintu belakang rumah ibu susi di buka


"bu.." panggil susi


"kenapa sus" tanya sang ibu


"gini bu dengerin dulu ya.. aku tadi sama mas yoko menelpon Edward untuk meminta uang lagi karena lihat rumah ku belum jadi seluruh nya , bagaimana kalo pengerjaan nya berhenti pasti tetangga akan mencibir bu"


"aku udah terlanjur bilang ke Edward kalau ibu sakit dan butuh dana berobat" ucap susi panjang


"iya bu .. ibu pura-pura sakit ya nanti aku kasih bagian ibu" ucap yoko ke ibu mertua nya


"kapan Edward kesini nya ? masih lama kan?" tanya sang ibu ke susi


"Edward lagi ada di kota ini bu.. jadi kita siap-siap saja kalau tiba-tiba Edward datang biar gak terlalu kaget" ucap susi


"ya sudah ambil baju hangat ibu dan belikan koyo untuk di kepala" pinta sang ibu ke anak nya


"ayo mas" ajak susi ke suaminya untuk mempersiapkan segala nya


sedangkan Edward mencoba menghubungi lisa


tut..tut..tut


"halo dek" ucap Edward setelah panggilan tersambung


"iya mas ..kenapa?" jawab lisa di seberang telepon sana


"tadi keluarga pras menghubungi mas.. katanya ibu Pras sakit dan butuh dana untuk berobat "jelas pras ke lisa


"terus mas kasih ?" tanya lisa sambil menghembuskan nafas kasar


"*mas bilang akan kesitu untuk mengantar ke rumah sakit karena kebetulan mas sedang ada di kota pras. mas gak yakin ini beneran dek"


"iya sih mas..aku juga gak percaya* " lisa sambil terus berfikir bagaimana kelakuan kakak iparnya itu


"ya sudah dek mas cuma mau kasih tahu itu aja ..oh ya kalau keluarga pras menghubungi kamu apalagi sampai ancam kamu bilang ke mas ya" ucap Edward ke lisa


"iya mas .. eh mas jangan terlalu banyak di turutin ya keluarga itu emang suka aji mumpung .. takut kalau keluarga mas cuma malah di manfaatin doang" jelas lisa ke Edward


"iya dek mas ngerti kok..ya sudah nanti mas kabarin lagi ya" ucap Edward sambil menutup telepon nya


"hufft"


lisa menghembuskan nafas kasar


dia tak habis fikir dengan keluarga suaminya itu


bagaimana bisa mereka sudah dikasih uang dengan nominal yang lumayan besar bahkan setelah di kasih 20 juta pak beno dan setelahnya di tambahi Edward 20 juta lagi untuk mereka

__ADS_1


daripada pusing mikirin keluarga pras lebih baik dia berselancar di dunia maya


dia akhirnya membuka akun sosial media nya yang dia private


ada sebuah notifikasi untuk mengikuti dirinya yaitu akun dengan nama 'k.yuan.a'


lisa klik oke dan akun itu mulai mengikuti dirinya


di sosial media nya hanya ada beberapa foto dirinya dan ada foto dean dan pras


klik ..


foto dean dan pras terpampang di depan layar handphone.. rasa rindu menyeruak di hati lisa


sudah berapa bulan mereka berpisah dan selama itu juga di setiap malam lisa menangis sendiri tanpa ada seorang pun yang tahu


dia berjanji tidak akan menampakan kesedihan di depan orang lain


dia tak mau semua orang akan terus memikirkan dan mengkhawatirkan dirinya terus


setelah lama bermain sosial media lisa menutup aplikasinya dan lalu tertidur di kamar kos nya


ting


sebuah notifikasi dari layar handphone nya


akun 'lisa f.kirana' mulai menerima follownya


tiba-tiba senyum terkembang di bibir pria itu


"ini ternyata anak dan suaminya kayaknya" gumam pria itu meng klik foto sebuah pria dan seorang anak kaki kecil


"manis sekali kalau tersenyum "gumam nya lagi


tok..tok


suara ketukan menghentikan pria itu memandangi foto wanita itu


klek.


"by .. kok lama sih" ucap seorang wanita di depannya


"apa sih sel ? kan udah aku bilang kalau mau ketemu di luar saja jangan di dalam apartemen " ucap pria itu ketus


"kris..kamu kenapa sih? ini luar negeri loh kris kita bebas melakukan apapapun itu beda dengan di Indonesia" ucap wanita itu melangkah mendekati pria itu dan bergelayut manja


"selly denger ya aku gak mau kamu seperti ini .kalau kamu masih seperti ini .mari kita akhiri hubungan kita" ucap pria itu tajam


"kriss apa maksudmu hah? dulu waktu di Indonesia kamu begitu enggan aku putuskan dan meminta aku kembali dan sekarang kamu bilang apa tadi hah?" ucap wanita itu tak kalah tajam


"terserah kamu selly ..aku sudah muak dengan sifatmu" pria itu berlalu masuk ke kamar dan mengunci dari dalam


pikiran nya sangat kesal dengan kedatangan pacarnya


padahal dia sendiri yang ingin pindah kesini agar dekat dengan pacarnya tapi kenapa sekarang dia malah begitu muak dengan wanita itu


"krisna buka pintu nya " suara gedoran dari luar kamar krisna


dengan langkah malas krisna membuka pintu nya dan keluar dari kamarnya

__ADS_1


"mau mu apa sel?" tanya krisna malas


"kamu kenapa seperti ini ? aku bakal aduin ini ke mamih" ucap wanita bernama Selly itu


"adukan saja .. " jawab krisna enteng


"kamu selingkuh ya kris?" tanya nya ke sang pacar


"gak ada yang selingkuh " jawab krisna cepat


"lalu kenapa dengan sifatmu.. aku kira kamu ikutin aku kesini kita akan senang-senang kris tapi malah " ucap selly dengan raut wajah masam


"kalau sudah bicara nya pulang lah" ucap krisna berdiri lalu membukakan pintu


"aaarrggghh" hanya suara geraman yang keluar dari mulut Selly


sementara lisa sedang menikmati waktu nya dengan becanda dan bersantai dengan kedua sahabatnya


"kok gue pengen cepet nikah ya?" celetuk Sifa


"idihh.." ucap lisa dan handa berbarengan


"lu kok anti banget sama cowok lis?" tanya sifa ke lisa


lisa menarik nafas lalu menghempaskan nya pelan


mungkin bercerita jujur ke pada dua sahabat nya tak akan jadi masalah bukan


mereka pasti amanah


"gue mau cerita jangan dipotong jangan ada yang nyela komen dan like setelah nya ya" ucap lisa


"gilaa ..dikira chanel you**** kali " jawab handa


"mau denger gak lu pada jadinya?" tanya lisa


kedua sahabat nya langsung mengangguk cepat seperti kerbau


"haahahha" tiba-tiba tawa lisa menggelegar


"gila lu ya lis ..kita udah pada serius" decak sifa


"oke maaf-maaf ..gue mulai ya" ucap lisa masih dengan menahan tawa karena melihat ekspresi wajah kedua sahabatnya


"lis .. kalau lu gak niat gue po*** nih.." ucap handa bangun dan berdiri


"gue sebenernya janda" ucap lisa cepat


dengan gerakan lambat kedua sahabatnya memandang wajah lisa


"kagak lucu lisa .. lu tau tadi gue mau be*** udah masuk lagi ini" ucap handa duduk kembali


"gilaa.. kalau becanda kira-kira lisaa" ucap handa menepukan bantal leher ke lisa


"gue serius" jawab lisa dengan wajah serius tanpa ada tawa lagi di wajahnya


"haah ?" kini kedua sahabatnya malah cengo


"tapi.. tapi lu masih- ?" ucap handa terbata

__ADS_1


"masih apa han?" tanya lisa sambil terkikik melihat ekspresi wajah handa


__ADS_2