Cinta 5 Langkah

Cinta 5 Langkah
28


__ADS_3

"Saya istri Nathan " ucap sisil sambil tersenyum smirk


Lisa sungguh terkejut tapi ia memaksakan untuk biasa,jawaban yang selama ini lisa tunggu kemana Nathan ternyata ini.


"Ooh " jawab lisa setenang mungkin padahal dalam hati nya terkejut bukan main.


"Yaps.. Saya mau ngomong sama mbak kalau mulai saat ini jangan lagi deketin Nathan dan jangan lagi hubungin dia karena Nathan sudah punya istri sekarang" ucap sisil kencang membuat semua orang melihat ke arah nya


Bisik-bisik pengunjung lainnpun terdengar,banyak yang menebak-nebak mana yang pelakor dan mana yang istri sah.


"Maksud anda apa ? Saya gak pernah deketin Nathan tapi dia sendiri yang Deket-deket saya," jawab lisa datar


"Mbak tapi saya istri sah Nathan dan saya sedang mengandung anak Nathan,bisakah mbak menjauh dari suami saya?" drama di mulai oleh sisil


DEG !!


"Hamil anak Nathan! jadi selama ini yang Deket sama aku hanya seorang bajing***" batin lisa


Semua orang kini melihat ke arah lisa dan sisil, mereka mulai mencibir Lisa karena di anggap pelakor.


"Aduh kasian mana itu istri sah nya masih muda malah selingkuh sama yang lebih dewasa"


"Selingkuhan nya cakep sih cuma masa pelakor"


"Mungkin suami nya lebih greget sama yang dewasa dibanding bocil"


Dan masih banyak lagi ucapan cibiran dari pengunjung lain.


Lisa mengatur nafas dan setenang mungkin,jujur hati Lisa sudah dag,Dig,dug kesal dengan drama yang dibuat istri Nathan dan kelakuan Nathan yang membohongi nya selama ini.


"Udah mbak siram aja " ucap pengunjung lain nya disaat Lisa diam


"Mbak aku minta baik-baik sama mbak jangan lagi godain suami saya,kasihan anak saya kalau sampai kurang kasih sayang dari ayahnya" ucap sisil sambil menitikkan air mata drama


"Saya tegasin sekali lagi saya tak pernah sedikitpun menggoda suami anda dan saya tak pernah ganggu dia" ucap lisa tajam lalu berdiri


Lisa melangkah dan semua pengunjung lain menyoraki nya dengan segala cibiran warga +62.


Kepergian Lisa membuat sisil tersenyum smirk dan ia yakin setelah ini Nathan akan kembali ke pelukan nya.


Di perjalanan lisa menahan tangis nya ia sudah berjanji tidak akan menangis lagi apalagi menangisi seorang bajinga* seperti Nathan,ia tak kan membiarkan setetes air mata nya jatuh.


"Woii ... darimana ?" ucap handa dari depan kost an nya sendiri


"Jalan-jalan" jawab lisa cepat


"Lu mau dibantuin gak beres-beres nya" ucap handa sambil melangkah ke arah lisa


"Gak usah hand, lo duluan aja pindah gue gampang entar nyusul " jawab lisa sambil membuka knop pintunya


"Lah ngapa emang?" tanya handa sambil ikut masuk dan duduk di kasur Lisa


"Gue masih nyaman disini"

__ADS_1


"Lah gimana ceritanya udah beli rumah tapi masih betah di kost an Bu?"


"Ya entar gue pindah,gue kabarin keluarga gue dan keluarga mas bery dulu biar mereka tahu " jawab lisa sambil mengambil handuk nya lalu masuk ke kamar mandi


Di dalam kamar mandi Lisa memandangi wajahnya di cermin kamar mandi lalu tangannya mengepal kuat mengingat kejadian tadi.


"Kenapa gue bodoh banget di bohongin bocah kemaren sore" gumam lisa


"Ternyata selama ini yang di dekat gue hanya seorang bajinga* "


"Mulai detik ini gue gak bakal mau tergoda lagi sama omongan laki-laki"


"Emang cuma Pras yang cowok bener"


Gumaman Lisa membuat ia lupa mandi padahal di dalam kost nya ada handa.


"Lo mandi lama amat dah" ucap handa setelah Lisa keluar dari kamar mandi


"Biar makin bening" jawab lisa


"Lo gak bantuin bram lagi,nyiksa laki lo suruh beres-beres sendiri dasar istri durjana" ucap lisa sambil terkekeh kecil


"Lah orang udah selesai woi"


"Ooh" Lisa sambil membulatkan mulutnya


Mereka asik dengan gawai nya masing-masing tiba-tiba layar di handphone lisa menyala dengan suara dering telepon.


Lisa mengabaikan nya karena itu panggilan dari Nathan,dia tak lagi akan berurusan dengan nathan dan grup nya.


"Biarin" jawab lisa cuek


"Waah roman-roman nya lagi ngambek nih sama si brondong manis" ledek handa


"Ngambek gundulmu" batin lisa


"Woi jawab punya kuping gak sih" ucap handa lagi karena tak ada respon dari Lisa


"Kuping buat denger hand kalau buat jawab ya mulut" jawab lisa


"Oh iya ya" ucap handa sambil menggaruk kepala nya


Pukul 8 malam tiba-tiba pintu kost lisa di ketok


"Duh males banget sih,siapa lagi " ucap lisa sambil melangkah membuka pintu


Pas pintu di buka Lisa kaget ternyata Nathan yang sedang berada di hadapan nya.


"Ada apa?" tanya lisa datar


"Mbak bisa kita ngomong sebentar" ucap nathan pelan


"Gak bisa" tolak Lisa langsung

__ADS_1


"Mbak please " ucap nathan sambil menangkupkan tangan di dadanya memohon agar Lisa mau


"Mbak aku harus jelasin semuanya ke mbak" lanjut nathan


"Gak usah dijelasin karena saya sudah tahu semuanya" ucap lisa lalu menutup pintu nya


"Mbak dengerin aku dulu mbak.." ucap nathan sambil mengetok-ngetok pintu kost lisa


Handa yang kebetulan baru saja keluar dengan Bram langsung mendekat ke arah nathan yang terus memanggil Lisa


"Kenapa than ?" tanya Bram ke Nathan


"Ini mas,mbak lisa gak mau buka pintu" jawab nathan lesu


"Kalian lagi berantem?" tanya Bram sambil menelisik wajah nathan


Nathan menggeleng lalu mengangguk.


"Than Lo lagi kenapa Ama Lisa,gue tahu Lisa gak bakal sampai marah kaya gini kalau cuma Masalah sepeleh" ucap handa yang sudah paham akan sifat Lisa


Nathan hanya terdiam dan menunduk,wajahnya frustasi


"Kalau Lo gak mau ngasih tahu kita gak papa than cuma yang sabar" ucap handa sambil menarik tangan Bram untuk pergi meninggalkan Nathan


"Sabar " ucap Bram sambil menepuk bahu Nathan


Nathan hanya masih diam dan terus menerus menunduk.


"Mas .. menurut mu masalah apa ya sampai Lisa kaya gitu?" ucap handa ke suaminya ketika sudah di dalam kost


"Entah" jawab Bram


"Lisa tuh bukan cewek yang ribet ,yang balas chat lama marah,lupa jemput marah itu bukan Lisa banget kalau sampai kejadian kaya gini pasti udah buat Lisa marah dan kecewa" ucap handa


"Mas juga berpikir seperti itu hand,"


"Yaudah besok coba kamu tanya sama Lisa pelan-pelan " lanjut Bram


"Aku gak yakin Lisa bakal mau cerita mas" jawab handa sambil menarik nafasnya


"Yaudah semoga lisa gak kenapa-napa ya sayang" hibur Bram


"Kalau sampai Nathan macem-macem ke lisa aku tembak itu kepala Nathan" sungut handa


"Eh ya gak boleh .. Nanti di penjara" jawab Bram


"Ya kan ada kamu"


"Ya gak bisa dong sayang kan itu sudah tindak pidana mas gak bisa bantu" jawab Bram sambil mengelus bahu handa


"Mas dari awal aku tuh kurang srek tahu sama Nathan,aku udah coba ungkapin itu ke lisa dan awalnya Lisa gak tertarik sama Nathan tapi sifa selalu maksa Lisa buat coba dulu kalau sampai ada kejadian aneh-aneh,aku tampol Nathan" ucap handa menggebu-gebu


"Iya sayang yaudah sabar,udah ayo bobok besok pindah kan?" ucap Bram sambil menarik selimut

__ADS_1


"Apa ini ya mas yang buat Lisa gak mau pindah ?" ucap handa sambil teringat kembali ucapan lisa tadi sore


__ADS_2