Cinta 5 Langkah

Cinta 5 Langkah
16


__ADS_3

Beda dengan yang di pikirkan oleh lisa ternyata krisna sangat risih dengan pacarnya sekarang


"baby.. kamu kenapa sih semakin kesini semakin acuh?" tanya selly ke krisna saat mereka bertemu di sebuah cafe


"sudah lah sell..jujur aku udah males jalanin hubungan ini,,aku pengen fokus lanjut kuliah" ucap krisna


"maksud kamu apa kris?" selly kaget tak menyangka dengan ucapan krisna


dia tahu bahwa selama ini ia dan krisna sudah sangat jarang berkomunikasi dan susah untuk di temuin


selly sendiri pun sebenarnya tak masalah kalau krisna tak peduli dan cuek kepada nya


karena sekarang dia sudah punya selingan untuk menghangatkan dirinya


yang ia pertahankan dari krisna karena krisna dari keluarga terpandang dan orang tua selly pun sudah setuju


"kita akhiri semua nya sell...jujur di hati aku udah gak ada rasa sama kamu,, dan aku tahu sebenarnya kamu punya laki-laki lain di belakang ku selama disini" tutur krisna tegas


"gak by .. enggak .. aku gak mau putus dari kamu dan aku janji gak akan berhubungan dengan laki-laki lain lagi..


aku ngelakuin itu karena aku butuh perhatian dan kasih sayang kamu kris.."bela selly


"enggak ! ini udah keputusan ku dan kamu bukan siapa-siapa ku lagi , jangan lagi ganggu hidup ku " ucap krisna lalu pergi meninggalkan selly yang masih termangu di tempat


krisna keluar dari cafe dan merasa lega karena ia merasa sudah terlepas dari selly


"aku gak bakal lepasin kamu krisna" gumam selly dengan penuh gemuruh di dada nya


tahun ini ia memutuskan tak pulang ke negara asal nya


tidak seperti tahun-tahun yang lalu


apalagi ia sekarang sudah melanjutkan pendidikan lagi


di rumah ber cat coklat muda ramai dengan keluarga yang berkumpul


"dek.. setelah ini rencananya mau nyari kerja atau gimana nih ?" tanya berlin ke lisa


"kerja mbak..ada beberapa perusahaan yang kemarin aku lamar memberikan balasan .."jawab lisa


"kerja dimana dek?" tanya bu mala


"sama mas aja ya.. di kota A nanti coba mas tanya teman siapa tahu ada lowongan" ucap bery


"enggak usah mas.. orang udah ada kesempatan kok mau di coba aja dulu kan juga deket aku di kota B ..jarak kota A ke kota B cuma sekitar 1 jam an mas"jawab lisa


"ya sudah.. apapun yang terbaik buat adek " ucap pak beno


beberapa bulan berlalu


lisa sekarang sudah bekerja menjadi staff di salah satu PT


ia yang dulu jadi karyawan operator (buruh pabrik) sekarang ini ia menjadi staff dan kerja di ruangan ber AC tak seperti dulu yang kerja berdiri dan kerja kasar


"duh .. dulu cuma mimpi kerja jadi staff .. sekarang jadi kenyataan " gumam lisa


cita-cita lisa memang tak pernah muluk-muluk


cuma pingin kerja yang nyaman dan tenang


bahkan dulu pun ia sangat senang walau kerja hanya jadi buruh pabrik,ia sadar hanya lulusan SMA


lisa sudah mempunyai banyak teman bahkan handa pun sudah mulai mengikuti jajak nya ..handa sudah lulus dan sekarang kerja bersama lisa satu kantor,tinggal menunggu sifa yang masih sibuk dengan sidang skripsi

__ADS_1


makan siang seperti biasa nya lisa selalu bergabung dengan karyawan lain nya bahkan ia tak pernah canggung dan segan jika harus se meja dengan para karyawan pabrik


lisa bersenda gurau dengan temen yang lainnya


tiba-tiba lisa merasa kalau dirinya selalu di perhatikan oleh cowok yang sedang duduk di pojok sana


di lihat dari seragam nya dia bukan lah karyawan pabrik, kayaknya dia anak magang yang berada di bagian marketing,karena bergabung dengan para staff marketing


pria itu terus menatap lisa dan itu membuat lisa jengah


sore hari pas pulang kerja


lisa seperti biasa mengendarai motor matic nya bersama handa


tiba-tiba pas keluar gerbang pria yang tadi siang menghadang motor lisa


hari ini lisa pulang sendiri karena handa sudah di jemput pacarnya yang sedang berkunjung ke kota B


"mbak .." ucap pria itu


"heh .. lu mau gue tabrak " sarkas lisa ke pria itu


"eh tunggu mbak jangan galak-galak,aku makin penasaran jadinya" ucapnya tengil


"sinting " ucap lisa sambil mendengus kesal


"lu mau minggir apa mau gue tabrak hah?" sungut lisa


"kenalan dulu" jawab pria itu sambil mengedipkan mata nya


'ini bocah cacingan atau gimana mata nya kedip-kedip mulu .' batin lisa


"heh lu cacingan " ucap lisa


"hah?" pria itu kaget dengan ucapan lisa


'gue kira ..dia wanita dewasa yang anggun ternyata bar-bar banget omongan nya' batin pria itu


"yaudah gini aja ..nama mbak lisa kan dan aku Nathan" ucap pria itu sambil tersenyum lebar


"dih pede banget ,eh siapa juga yang tanya nama kamu" ucap lisa


"jangan galak-galak entar kepikiran aku mulu loh" jawab nya sambil mengedipkan matanya lagi


'tuh kan bener harus di comb****** nih bocah' batin lisa sambil menggeleng kan kepala nya


mimpi apa dia semalam sampai bisa bertemu bocah tengil ini


"yaudah .. adek nathan yang comel minggir ya mbak mau lewat" ucap lisa sambil tersenyum ke arah Nathan


dia melakukan itu karena dia malu banyak karyawan berlalu lalang dan banyak yang melihat ke arah nya


"jangan adek mbak..panggil sayang" jawabnya sambil terkekeh sendiri


"serah deh.. udah ya gue mau pulang ..plis" mohon lisa akhirnya


ia sudah tidak tahan dengan drama bocah tengil ini


akhirnya nathan melepaskan stang motor lisa


"hati-hati di jalan ya calon ibu dari anak-anak" ucap nya ke lisa


tanpa menghiraukannya lisa langsung tancap gas pulang ke rumah kos an nya

__ADS_1


keesok hari nya


lisa berangkat kerja dengan menggunakan ojek online karena lisa malas membawa motor


dan pula handa hari ini cuti pulang kampung


tiba di gedung kantor


seperti biasa lisa mengerjakan pekerjaan seperti biasa nya


tiba-tiba ada notifikasi dari direct message dari sosial media nya


ting..


k.yuan .a


💌'apa kabar ? bolehkan kita berteman'


lisa hanya membuka dan tak membalas nya


sudah lama tetangga depan rumah ayah nya itu tak pernah ada kabar berita nya dan tiba-tiba dia mengirim pesan seperti itu


akhirnya lisa menghubungi bery untuk mencoba mengorek tentang tetangga depan kamar rumah ayahnya itu


drt..drt..


hanya sekali berdering sambungan telepon langsung di angkat


" halo dek " sapa bery


"halo mas .. lagi kerja ya?" tanya lisa ke kakak angkat nya


"iya ..kenapa dek ?" tanya bery


"mas.. boleh tanya gak? " ucap lisa pelan


sejujurnya ia malu menanyakan hal ini


"tanya apa dek ?" jawab bery


"enggak jadi deh ah..hehe" ucap lisa bingung


"ayo mau tanya apa ? ntr mas gak bisa tidur loh kepikiran "


"*enggak .. gampang nanti saja "


"udah ya mas.. lanjut kerja lagi*"


"iya .. nanti kalau libur mas ke kos adek " ucap bery


"oke .. bye mas" lisa seraya menutup sambungan telepon nya


dia bukan ingin mencari tahu tentang sosok krisna hanya saja ia heran dengan sikap cowok itu yang tiba-tiba ingin berteman padahal ia tak pernah kenal


bahkan mungkin saja ia tak tahu kalau itu akun lisa


dan sore hari nya lisa berjalan ke depan gerbang kantor untuk menunggu ojek online


tiba-tiba sebuah motor sport dengan tampilan cowok yang memakai helm full face


lisa kaget dan bingung masa iya ojek online yang di pesan nya memakai motor sport


lisa mulai mencocokkan nomor plat kendaraan yang tertera di aplikasi dan motor tersebut, ternyata beda

__ADS_1


akhirnya pengendara motor sport itu membuka helm nya dan jeng..jeng..


"kamuu" kaget lisa sambil melongo


__ADS_2