
"Kalau seperti ini terus kapan selesai nya pah? kepala mamah udah pusing ini " Ucap mamah Nathan menggoyang kan lengan suami nya
"Iya papah juga gak tau mah," Jawab papah Nathan yang sudah bingung dengan keadaan sekarang
"STOPP !!!" Teriak mamah Nathan yang sudah dengan jengah
"huff..huff.." suara nafas mamah Nathan sehabis teriak
"Kamu kaya habis maraton mah" Ucap sang papah melihat istrinya megap-megap kaya Ikan kurang air
"Capek pah teriak gitu" jawab mamah Nathan
"Halah biasanya juga teriak-teriak terus tiap hari " ucap papah Nathan dan di balas pelototan dari mamah Nathan
"Ehm.. Kita semua ini mau menyelesaikan masalah bukan adu debat, kalau seperti ini terus kapan selesainya?" ucap papah Nathan menengahi anak dan calon besan nya
"Anak anda saja yang tak mau mengalah dengan orang tua" jawab papah sisil
"Gimana saya mau ngalah kalau yang anda tudukan semua ,saya tak merasa melakukan nya" bela Nathan
"Sudah sudah ini malah mulai lagi sih, jadi gimana jalan tengah yang kita ambil pak ? " tanya papah Nathan ke papah sisil
"Saya minta anak anda menikahi Putri saya" jawab papah sisil tegas
"Oke.. Nathan kamu siap menikah dengan sisil?" kini giliran Nathan yang di tanya
"Gak pah gak mau" jawab nathan cepat
"Loh kok gak mau ! Heh denger ya kamu bikin nya mau giliran suruh tanggung jawab gak mau" ucap mamah sisil nyolot
"Than .. apa gara-gara tante-tante itu kamu putusin aku?" tanya sisil ke Nathan setelah sekian lama berdiam membisu
"Jangan sembarangan kamu bilang mbak lisa tante-tante" jawab nathan tak terima
"Kalau bukan tante-tante terus apa than? umur kita sama dia beda 5/6 tahun loh" sisil semakin tak mau kalah
"Kalau dia lebih baik kenapa enggak? Daripada sama kamu yang apa-apa selalu di kekang bahkan selama ini juga aku sering bolos kuliah gara-gara kamu yang selalu ngrengek minta di temenin ini itu,tapi setelah putus sama kamu aku merasa bebas"
"Apa kamu sudah sering tidur sama dia? apa pelayanan ranjang dia lebih hot dari aku sampai kamu ninggalin baku demi dia ?"
"Bisa saja kan dia kesepian di umur yang segitu yang lain udah pada berumah tangga dia malah ngincar brondong kaya kamu" sisil semakin menjadi
"Jaga bicara kamu sil ! tak pernah sekalipun aku sentuh dia seujung rambut pun .. Dia wanita yang bisa jaga diri gak seperti kamu yang gampangan" jawab nathan tersulut emosi
__ADS_1
"Sisil kamu jangan asal nuduh sembarangan saya lihat semenjak Nathan putus dengan mu dan dekat dengan lisa dia semakin menjadi baik,jaga bicara kamu sil kamu dari kalangan orang atas gak pantas kata-kata seperti itu keluar dari mulut cantik kamu" ucap mamah Nathan pelan ke sisil
Hening di ruangan itu semua berdiam dengan pemikiran masing-masing
"Bagaimana kalau kalian nikah siri saja dulu? bukankah di agama kita tak diperbolehkan menikah disaat sedang mengandung?" usul papah Nathan
"Terus untuk akta kelahiran gimana pak ? kan harus memakai buku nikah" jawab mamah sisil
"Kita kasih mereka berdua waktu untuk saling mengenal lebih jauh lagi dan semoga setelah anak itu lahir baik sisil maupun Nathan sudah berubah menjadi orang yang lebih baik dan bisa menjalani rumah tangga yang sesungguhnya" ucap papah Nathan
"Saya akan jamin semua nya akan beres" lanjut papah Nathan
"Bagaimana pah?" tanya mamah sisil menyenggol lengan sang suami
"Yaudah mah ini lebih baik daripada gak ada yang tanggung jawab" jawab papah sisil pelan
"Kamu gak papah ya nak nikah siri dulu yang penting sekarang kamu nikah dulu" ucap mamah sisil sambil membelai tangan sisil
Sisil mengangguk kan kepala nya
"Dan gue berjanji akan buat hidup mbak lisa sengsara dan malu " batin sisil
Seminggu berlalu hari ini hari pernikahan yang tak di inginkan oleh Nathan
"Ri apes gue ri apes" ucap nathan sambil menjambak-jambak rambutnya
"Woi berapa jam lagi lu mau ijab itu rambut malah di jambak-jambak, nih lihat penampakan lu udah kaya pengantin yang di tinggal kabur pengantin cewek ha.ha" ucap rio sambil tertawa
"Gue ikhlas ridho pengantin cewek nya kabur biar kagak terjadi nikah sialan ini" jawab nathan tajam
Semua keluarga dekat Nathan di beri tahu akan kejadian ini dan kabar ini membuat sifa syok berat karena dia memikirkan bagaimana perasaan sang sahabat karena baru kemarin sahabat nya itu mengungkapkan kalau ia sudah nyaman dengan sepupu nya itu.
flashback on
"Gimana lis perasaan lu kepada berondong sepupu gue?" tanya sifa
"Gimana ya?" jawab lisa sambil mengedikan bahu nya
"Ah Lo mah jawab jujur napa mumpung cuma kita berdua ini,gue janji bisa jaga rahasia"
"Sejauh ini sih Nathan baik dan pengertian orang nya"
"Terus gimana hubungan Lo sama dia?" sifa makin kepo
__ADS_1
"Ya jalanin kaya gitu aja"
"Tapi lu suka sama Nathan?" tanya sifa sambil mencolek tangan lisa
Lisa diam
""Kok Lo cuma diem sih" sifa bingung dengan lisa yang tiba-tiba diam
"Ehm sif.. gue gak papa kok" jawab lisa
"Terus lo ngapain kalau belum ada rasa suka masih di lanjut lis? kasian Nathan kalau sampai berharap lebih sama kamu"
"Sebenernya gue udah mulai nyaman sih sama dia" kata-kata keluar begitu saja dari bibir mungil Lisa
"Apaa?!!! Serius Lo?" teriak sifa
"Malu sif jangan teriak-teriak" ucap lisa sambil menarik tangan sifa untuk duduk kembali
"Eh sorry lis gue terlalu excited karena denger lo bicara gitu" jawab sifa sambil senyum-senyum sendiri
"Kita bakal jadi saudara sepupu sist" lanjut sifa
"Doain aja kalau ada jodoh ya pasti ketemu" jawab lisa
Sebenernya Lisa belum yakin dengan perasaan nya mungkin ia terbawa perasaan dengan nathan,karena Nathan perhatian dan selalu mengerti dirinya.
flashback off.
"Than Lo keterlaluan tau gak sih ,Lo seenaknya aja ngelakuin ini tanpa mikirin perasaan Lisa" ucap sifa masuk ke kamar nathan
"Ngapain Lo deketin Lisa kalau akhirnya Lo kaya gini ke dia hah? Gue malu tau gak sama kelakuan Lo! Gue udah bantuin biar Lo Deket sama Lisa tapi ini balasan Lo terhadap perjuangan gue, mau ditaruh mana gue than ! " lanjut sifa dengan suara yang meninggi
"Jawab gue than jawab !! kenapa Lo lakuin ini ke lisa gue tahu siapa Lisa dan bagaimana kehidupan nya ! tahu Lo baji**** kaya gini gue ogah bantuin Lo deketin Lisa!! amarah sifa keluar sudah semua unek-unek yang ia simpan sedari tadi akhirnya tumpah ke sasaran nya.
"Sabar sip,, lu lagi hamil jangan marah-marah entar ponakan gue pengang di dalam nya denger emak nya teriak-teriak gitu" ucap rio menenangkan kakak nya
"Gimana gue gak teriak-teriak Yo temen Lo bikin malu tau gak ! " omel sifa ke adik nya
"Lah gue juga kena" gumam Rio
Mendengar suara berisik istrinya dari kamar nathan, Aldo langsung berlari menuju ke kamar nathan.
"Ada apa ini?" ucap Aldo langsung masuk ke kamar nathan.
__ADS_1