Cinta 5 Langkah

Cinta 5 Langkah
39


__ADS_3

Angin malam menerpa tubuh gagah Krisna yang sedang duduk di balkon kamarnya sambil menatap ke arah pintu balkon rumah di hadapan nya.


Sesosok wanita dewasa keluar dari pintu itu lalu menggeliat kan badan nya di balkon tanpa di ketahui oleh nya ada sepasang mata yang sedang menatap diri nya.


Bukan tanpa sebab pemuda itu menatap lisa sampai tak berkedip,


tapi karena pakaian yang lisa kenakan saat keluar membuat jantung nya berdetak kencang.


Kaki yang biasa lisa bungkus dengan celana panjang sekarang terlihat begitu sempurna tanpa balutan celana panjang yang biasa membungkus kakinya,tanpa menyadari bahwa ada seseorang yang memperhatikan nya lisa tanpa sadar keluar hanya mengenakan celana sebatas setengah paha nya.


"Waduh mati gue !, kirain gak ada orang" gumam lisa lalu berlari masuk setelah menyadari ada sepasang mata yang memperhatikan nya.


"Kenapa gue ceroboh,duh malu banget sih" gumam lisa sambil menghentakkan kaki nya masuk ke kamar mandi


Krisna tersenyum melihat kelakuan lisa lalu menggeleng kan kepala nya.


"Gemesin banget sih" gumam krisna tetap dengan pandangan mata yang terus menatap lurus ke arah pintu kamar balkon lisa.


***


Matahari bersinar cerah di kota S membuat semua mahluk bumi kembali melakukan aktivitas keseharian nya masing-masing.


Di sebuah ruang makan rumah pak beno sudah ramai anggota keluarga dan sahabat pak Beno.


Pagi ini sengaja melanjutkan acara kemarin yaitu sarapan bersama,


dengan anggota lengkap seperti kemarin membuat suasana terasa hangat dan damai dengan kasih sayang satu sama lain.


"Pagi semuanya" sapa lisa yang baru saja turun dari kamarnya


"Pagi sayang,ayo sini duduk" jawab bu mala dan yang lain nya mengangguk dan tersenyum melihat kehadiran lisa


"Hai cantik, siapa namamu ?" sapa lisa kepada anak kecil sekitar berumur 5 tahunan


"Nadine tante" jawab sang bocah lucu itu

__ADS_1


"Sudah sekolah cantik ?" tanya lisa sambil mengelus rambut nadine


"Sudah tante" jawab Nadine ceria


"Ya sudah makan yang banyak ya " ajak lisa kepada nadine


Dewa memerhatikan percakapan antara anak nya dengan lisa lalu tersenyum hangat,


Bahkan dia langsung mempunyai pikiran bagaimana caranya agar lisa mau menjadi ibu sambung nadine


"Duh otak gue ! masa iya sampai kepikiran buat jadiin lisa ibu sambung nadine" gumam dalam hati dewa


Bukan hanya dewa yang tersenyum melihat nadine mau di ajak bicara dengan lisa


karena nadine orang yang sangat susah untuk dekat dan bicara dengan orang yang baru saja ia temui.


Ia begitu bahagia melihat sang cucu mau di ajak bicara dengan luwes dan ceria dengan lisa.


Tanpa sengaja pandangan mata lisa dan krisna bertubrukan lalu salah satu dari mereka langsung membuang pandangannya.


"Kenapa kris?" tanya berry kepada krisna yang tiba-tiba menarik nafas begitu panjang


"Eh .. Tidak mas .. tidak apa-apa " jawab krisna cepat


Semua mata akhirnya mengarah ke arah krisna, yang di pandang hanya senyum dan menggaruk rambutnya yang tidak gatal.


"Adek masih lama disini ?" tanya papah kelvin


"Sekitar satu minggu om, soalnya harus balik kerja" jawab lisa


"Kebetulan sekali kelvin juga lagi cuti,bisa buat temenin adek kalau mau jalan-jalan,iya kan vin ? " ucap papah kelvin lalu melirik ke anak nya


"Iyah pah .. " jawab kelvin kikuk


Kelvin seorang polisi dengan sejuta pesona,biasa nya ia bisa berganti pasangan jika ia sudah mulai bosan tapi tidak setelah bertemu lisa ia malah merasa selalu gugup dan salah tingkah jika pandangan mata mereka tak sengaja bertemu.

__ADS_1


"Mau kan kenalan sama anak tante sayang,?" tanya mamah kelvin


"Eh.. i.. iya mau Tante" jawab lisa bingung


"Maaf ya kalian baru bisa bertemu padahal adek sudah lama jadi bagian keluarga pak Beno,karena Kelvin harus pendidikan dulu jadi baru sempat bertemu dengan adek sekarang" ucap mamah kelvin lembut


"Iya tante tidak apa-apa kok" jawab lisa sambil tersenyum


Usai selesai sarapan mereka berkumpul di halaman belakang untuk bercengkrama.


"Mas.. mana pacarnya katanya mau di kenalin sama aku ?" tanya lisa kepada berry


"Sabar dong sayang nanti juga pasti mas kenalkan sama adek" jawab berry lalu mengacak rambut lisa


"Mbak berlin sudah tahu pacar mas berry?" tanya lisa ke kakak angkat pertama nya


"Sudah dek.. kalau tanya cantik gak ? ya jauh lah sama kita mah" jawab Berlin sambil terkikik


"Sombongnya " ujar berry


"Kenyataan nya kali " jawab Berlin tidak mau mengalah


"Adek kapan nih bawa pacar ?" lanjut berlin


"Hmm kapan ya? " jawab lisa pura-pura berpikir


"Sekarang mau ?" Ucap seseorang tiba-tiba


"Kalau jadi pacar aku aja mau gak dek ?" lanjut orang itu lalu duduk di dekat lisa dan berlin


"Waduh " ucap berlin spontan


~Siapa ya kira-kira yang langsung ngomong tanpa basa-basi lagi?


Yuk ikutin terus ya

__ADS_1


°axsy°


__ADS_2