
Nathan termenung di kamar rio
dia bingung akan perasaan nya sendiri, awalnya dia hanya merasa penasaran dengan lisa tapi akhirnya dia malah makin suka
dia bertekad kalau bisa mendapatkan lisa dia akan bertobat.
"gini ya than, menurut pribadi gue ya mbak lisa tuh orang nya baik,sopan banget dan harus lu inget dia itu tak pernah mau di sentuh secuil pun tubuh nya sama lawan jenis,,dia hanya mau berjabat tangan aja udah.." terang rio
"berarti bisa di lihat kan dia cewek baik-baik,," lanjutnya
nathan mengangguk
"sedangkan gue maksiat mulu ya kerjaan nya" ucap nathan pelan
"sama gue juga belum sempurna than.. tapi gue sebagai sahabat lu ,gue ingetin jangan sering maenin perasaan cewek than,apalagi lu udah bosen di pake terus di tinggal" ucap rio
"kalau lu ada niatan deketin mbak lisa .lu perbaiki diri lu sedikit-dikit coba berubah" lanjutnya
"iyaa gue bakal coba.. tapi setiap gue sama sisil dia selalu ngegoda gue ri,,gue laki-laki normal ..gimana coba" ucap nathan sambil menghisap rokok nya dalam-dalam
"iya juga ya" jawab rio sambil mengetuk-ngetuk jari di dagu nya
"gue bakal jauhin sisil deh kalau gitu,"ucap nathan
menjauhi sisil mungkin jalan terbaik untuk berubah menjadi orang yang lebih baik
"iya gue dukung lu" ucap rio
sedang kan di belahan daerah lain nya
ada kabar tak baik untuk keluarga dewa
dewa bercerai dengan istrinya lantaran istri nya pergi bersama laki-laki lain
padahal selama ini dewa mencoba menjadi orang yang baik dan bertanggung jawab atas keluarga kecilnya
walaupun dia pernah berbuat khilaf sewaktu istri nya hamil ,dia pernah selingkuh dengan teman kuliah nya dulu dan itu pun sudah berakhir ketika anak nya lahir ke dunia
kini anaknya berusia 2 tahun
anak perempuan cantik itu kini tinggal bersama ibu dari dewa
"omah.. bunda mana?" celoteh anak kecil itu
"bunda lagi pergi ada urusan sayang" jawab sang omah
"kok lama?" tanya anak keci itu lagi
"bunda mu sudah hanyut di laut " ucap dewa ke anaknya
"dewa .. kamu gak boleh seperti itu ke anak mu..bagaimana pun juga nadine tak tahu apa-apa" ucap sang mamih ke dewa
"nyesel mih,,aku menikah dengan dia" ucap dewa frustasi
"bukankah kamu sendiri yang mulai dewa? jangan kira mamih gak tahu apa yang kamu lakukan di belakang ibu nadine sewaktu ia hamil" ucap sang mamih
"kamu selingkuh dengan lidya di belakang aini dan kamu tahu sebenernya aini pun tahu kalau kamu selingkuh jadi sekarang jangan lah sepenuhnya menyalahkan aini " lanjut sang mamih
"kenapa mamih belain wanita pe***** itu mih?" sarkas dewa ke sang mamih
"karena kamu pun salah dewa" ucap sang mamih lalu meninggalkan dewa sendiri di ruangan itu
sedang di belahan dunia sana
nampak seorang laki-laki dengan serius belajar
ia bertekad akan berusaha berdiri di kaki dia sendiri tanpa bayang-bayang sang keluarga.
__ADS_1
kalaupun ia akan berjuang dari 0 ia tak masalah
ia juga sudah melupakan sang mantan pacar nya
sekarang ia hanya fokus belajar
sebulan cepat berlalu ..
tibalah hari bahagia sifa dan aldo
pagi hari semua orang di rumah sifa sangat sibuk
sifa sendiri sudah di rias oleh tangan sang MUA
dia sangat cantik dengan balutan kebaya putih dan siger di kepala nya.
sedangkan tak jauh dari sifa ada handa dan lisa yang setia menemani
lisa sudah siap dengan balutan kebaya dan make up tipis di wajahnya,ia sangat cantik walaupun umur nya sudah 26 tapi ia masih terlihat seperti ABG
akad nikah akan di langsung kan
pengantin pria sudah duduk di kursi akad bersama pak penghulu dan para saksi nikah
di belakang para keluarga dan undangan sudah pada duduk di kursi masing-masing
akhirnya mempelai wanita pun di panggil untuk turun ke tempat akad.
tok..tok..
klek
pintu kamar sifa di buka
"ayo nak turun" panggil mamah sifa
lisa mengapit lengan sebelah kanan dan handa mengapit lengan sebelah kiri
mereka berjalan pelan
"duuh gue deg-degan" ucap sifa pelan
tangan nya sudah dingin karena rasa nervous
"santai...ayo " ucap lisa menenangkan
pengantin wanita duduk di sebelah pengantin pria
akhirnya kata sah terucap menggema
semua mengucapkan hamdalah
sifa dengan malu-malu mencium tangan aldo
dan aldo mencium kening sifa
"noh liat sifa ,,sok malu-malu meong padahal entar malem dia yang agresif" ucap handa berbisik ke telinga lisa
lisa menanggapi nya dengan terkekeh
aldo orang nya cool dan pendiam sedangkan sifa sendiri petakilan
makanya yang mendominasi hubungan mereka itu sifa
acara sungkeman pun penuh haru
lisa ikut sedih terbawa suasana
__ADS_1
ia mengingat dulu sewaktu menikah dengan Pras
dengan modal yang pas-pasan mereka nekat menikah
dan setelah menikah mereka harus berjuang bersama untuk ekonomi keluarga kecilnya
ah.. lisa jadi kangen pras
tiba-tiba ada tangan yang menyodorkan tissu ke arah lisa
lisa mendongak dan mendapati nathan dengan setelan baju batik panjang dan celana bahan hitam
"ambil mbak.. sayang makeup nya" ucap nathan
"iya makasih" lisa mengambil tissu itu
"kan gak lucu mbak kalau sampai maskara nya luntur " ucap nathan sambil terkikik
"apaan sih " ketus lisa
"aku ngebayangin wajah mbak dengan maskara yang luntur ..hahahaa " tiba-tiba nathan tertawa dan membuat sebagian orang melirik ke arah nya
nathan hanya nyengir kuda
"gak usah ngebayangin yang aneh-aneh" ucap lisa
"lagian ya ini maskara mahal mana ada luntur" lanjutnya
"yaudah coba sini aku kasih air" tantang nathan
"jangan gila deh than " omel lisa
nathan hanya terkikik
acara terus berlangsung
pembawa acara meminta para tamu undangan siapa tahu ada yang mau menyumbang kan suara emas nya
nathan tiba-tiba berdiri dan melangkah ke arah music entertainment itu berada
dia mengambil mic dan rio langsung duduk dan memegang gitar di samping nya
"lis..tuh berondong lu mau nyanyi kayaknya"ucap handa sambil menyenggol lengan lisa
"biarin.. gue lagi menikmati makanan ini " jawab lisa tanpa melihat kearah yang di tunjuk handa
"ehm.. untuk kedua mempelai selamat menempuh hidup baru semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah,dan untuk para tamu undangan silahkan menikmati hidangan nya,saya disini akan membawakan sebuah lagu untuk seseorang yang sekarang selalu ada di pikiran saya,dan seseorang itu ada di pojok sana " ucap nathan sambil menunjuk ke arah lisa
"uhuk" lisa terbatuk dan melihat sekitar dan semua orang ternyata melihat ke arah nya
dia bingung karena sedari tadi dia asik menikmati makanan nya sendiri
"kenapa pada lihatin gue han?" bisik lisa ke handa
"tuh nathan mau nyanyi buat lu" jawab handa sambil tersenyum
sekarang giliran lisa melongo
"lagu ini mewakili perasaan saya untuk mbak yang disana" lanjut nathan
"wuuhh ...wooh..cuit..cuit..." suara riuh di tempat itu
"gilaa emang bocah itu" gumam lisa
seketika lisa membeku saat mendengar lagu yang di bawakan nathan
🌹
__ADS_1