
"jadi....."
"ehm... saya selaku istri dan ibu dari mas pras dan dean memaafkan semuanya dan saya minta untuk selalu mengirim doa untuk suami dan anak saya,untuk kerugian materil mungkin bisa lihat dan untuk masalah ini cukup dengan kekeluargaan karena saya ingin arwah suami dan anak saya tenang disana,tidak usah lagi permasalahkan ini semua hanya doa yang suami dan anak saya minta..untuk pak beno terimakasih semuanya dan silahkan tanya kan sendiri berapa yang diminta keluarga suami saya karena saya tak ada sangkut pautnya dengan mereka.dan untuk keluarga suamiku terimakasih untuk hinaan selama ini tapi pasti saya akan selalu ke desa ini untuk mengunjungi anak dan suami saya" tutur lisa
"jadi ini di selesaikan secara kekeluargaan mbak lisa?" tanya pak beno
lisa mengangguk
"ikhlas ya nak..memaafkan orang itu adalah hal mulia apalagi kejadian ini secara tak di sengaja dan keluarga pak beno sudah bertanggung jawab" ucap ibu lisa sambil mengelus punggung anaknya
"bapak salut sama kamu nak..bapak harap kamu bangkit untuk hidup yang lebih kuat dan tegar" ucap pak iman sambil menahan air mata nya
berlin langsung memeluk lisa dan menangis haru
dia tidak bisa bayangkan jika lisa melaporkan ini kepada pihak berwajib dia pasti akan berpisah jauh dengan suami dan adiknya
dan anak-anaknya pasti akan sangat sedih jika tahu ayahnya di penjara
"terimakasih dek .. terimakasih mbak janji akan membalas semua nya dek .." ucap berlin lirih di telinga lisa
"terimakasih sudah membuat anak-anak mbak selalu dekat dengan ayahnya dek terimakasih" lanjut berlin
lisa hanya diam dan mencoba memeluk balik berlin
ibu mala dan pak beno menangis haru
Edward juga sampai menitikan air mata
dan bery sudah mulai sesenggukan mendengar jawaban lisa
"sungguh hatimu mulia lisa,sekarang kamu adik ku ,aku akan menjadi orang yang yang pertama berdiri di depan mu jika kamu di sakiti" janji bery dalam hati
lega
satu kata untuk keluarga oak beno dan bu mala
tapi tidak dengan keluarga pras
"jadi gimana pak? kan lisa sudah minta secara kekeluargaan jadi gimana kelanjutannya?" tanya yoko
"baik .. saya akan bertanggung jawab secara materi " putus pak beno
"saya minta 50 juta pak" ucap yoko
semua mata orang di ruangan itu terbelalak
"gila memang si yoko kerjaan cuma mancing mulu tapi pengen bikin rumah , ada masalah gini malah jadi aji mumpung" tutur lisa dalam hati
__ADS_1
"hah?" semua orang secara refleks mengucap kata yang sama
"masa bapak gak bisa ngasih?" tanya nya lagi
"mas kalaupun keluarga pak beno tanggung jawab secara materi itu untuk mbak lisa karena beliau lah korban nya " ucap polisi itu
"lisa kan gak butuh duit" ucap yoko cepat
"bagaimana kalo hanya 20juta mas ? saya kalau uang segitu tidak ada" ucap pak beno
"30 deh pak" jawab yoko cepat banget kaya kereta
"ini kaya tawar menawar beli kain di pasar " celetuk ibu pras
"saya kalo 20 ada bu,mas kalau mau saya bisa usahakan secepatnya saya kasih" ucap pak beno
mata ketiga orang itu berbinar
"ya sudah 20 tidak apa-apa" ucap ibu pras
tidak apa-apalah pikir ibu pras daripada tidak dapat sama sekali
karena sejujurnya tiap bulan pun dia hanya dikasih 600 ribu dari pras dan paling besar 1juta karena gaji Pras dibagi untuk anak dan istrinya
"baik kalo begitu semua sudah selesai ya" ucap pak beno
"saya transfer sekarang"lanjutnya
jadi dia akan berbicara kepada lisa dan keluarga nya
dan niatnya akan mengangkat lisa jadi anaknya
"sudah masuk ya" ucap Edward
"sudah" jawab susi
akhirnya mereka semua pamit keluarga lisa pun pamit
"biar saya anter pulang ke kampung nya ya buk ,pak?" tanya Edward kepada orang tua lisa
"iya mas kalau tidak merepotkan gak papa* jawab ibu lisa
"mah ..boleh gak aku disini dulu,aku pengen ke makam mas pras dan dean sampai 7hari" ucap lisa ke orangtuanya
"tapi lis ..kita tidur dimana ?" tanya bapak lisa
jelas saja mereka bingung karena ibu dari pras langsung mengusir lisa hari ini juga tanpa menunggu 7hari
__ADS_1
"gini aja pak gimana kalo kita menyewa losmen disini,kan disini dekat wisata banyak losmen yang di sewakan,kami akan menemani nya" terang Edward kepada semuanya
"iya pak ..saya juga ingin bicara kepada keluarga bapak" ucap pak beno
"gimana lis?" tanya pak iman ke lisa
"ya sudah aku ikut saja" jawab lisa
akhirnya mereka pergi mencari losmen
untuk 7hari kedepan mereka tinggal di losmen
akhirnya mereka menemukan losmen yang pas
"dek ..kamu makan dulu ya dari kemaren belum makan apa-apa" ujar bery ke lisa
"mulai sekarang kamu adik mas dan mbak berlin " lanjutnya sambil membawa makanan
"aku gak selera makan mas" ucap lisa
dia mencoba tegar tapi tetap saja dia tak sekuat itu
"dikit ya .. sini biar sama mbak" ucap berlin lalu menggantikan posisi bery
"ayo buka mulutnya dek" ucap berlin sambil mengusap rambut lisa
"habis itu mandi dan istirahat ya" lanjutnya
lisa hanya makan 3suapan tapi itu membuat berlin tersenyum
setelah nya lisa langsung tidur
di ruang depan
keluarga lisa dan keluarga bery berkumpul
"pak ..saya minta maaf kepada keluarga bapak dan ibu sebesar-besarnya "ucap pak beno
"iya pak ..saling memaafkan ..maafkan sikap besan saya juga ya" jawab pak iman
"saya gak tau kalau selama ini mereka gak suka lisa karena selama ini lisa gak pernah ngomong apa-apa kepada kamu ,bahkan ketika ditanya dia jawab keluarga pras sangat sayang dan perhatian kepada nya tapi hari ini kami. tahu kalau selama ini lisa menutupi semuanya dari kami agar kami tak sedih..jelas pak saya tak terima anak saya di tuduh seperti itu" terang pak iman
"iya pak saya sangat kaget dengan kejadian tadi tapi seperti nya lisa sudah biasa makanya dia tak melawan" ucap pak beno lalu menyesap minum di depan nya
"pak.. saya dan keluarga saya ingin mengangkat lisa menjadi anak saya tapi bukan saya mengambil lisa dari bapak dan ibu hanya saja mulai sekarang lisa menjadi tanggung jawab kami juga ..dan jika lisa berkenan dia bisa ikut tinggal bersama kami" terang pak beno kepada keluarga lisa
"wah kalau itu saya gak bisa mutusin pak ..cuma mungkin lisa masih bisa menjalin hubungan baik dengan keluarga bapak tapi untuk sampai ke arah sana saya belum yakin" jawab pak iman
__ADS_1
"mungkin bapak sekeluarga ragu ya karena saya san keluarga saya non-muslim?" ucap pak beno menunduk
"bu..bukan seperti itu pak tapi-"jawaban pak iman manggantung di udara