
Suasana menjadi hening tak ada suara mereka terdiam dengan pemikirannya masing-masing.
"Pergi kemana ?" tanya handa membuka keheningan suasana
"Hfft" helaan nafas berat terdengar dari arah lisa
"Ke negara V,tenang aja gue cuma 1 tahun disana" ucap lisa tenang
"Kenapa Lo milih pergi ?" tanya handa tajam ke lisa
"Lo lemah kalau Lo ngehindar" lanjutnya
Amarah terlihat jelas di muka handa dengan terus menatap tajam ke arah lisa,beni yang tak tahu menahu akar masalah nya memilih diam.
"Hand gue gak ngehindar cuma Lo harus tahu ada video yang udah kesebar,gue gak mau semua orang mencemooh gue dan itu buat keluarga gue sedih hand" jawab lisa pelan
"Yasudah kalau itu yang terbaik buat kamu pergilah lis,tapi kamu janji harus balik dan jadi wanita yang lebih kuat lagi" ucap Bram tenang
"Mas kamu kenap-" ucap handa langsung di potong Bram
"Hand kamu gak akan tahu posisi Lisa jadi mas mohon dukung Lisa ya" jawab Bram sambil mengelus tangan handa
Handa akhirnya diam dan terus menunduk
"Ayo dimakan nanti dingin" ucap beni sambil mempersilahkan hidangan di depan meja
"Eh iya mas.." jawab Bram sambil tersenyum
"Tenang aja aku bakal jaga Lisa sepenuhnya buat kalian" ucap beni sungguh-sungguh
"Mas juga pergi?" tanya balik Bram
Beni mengangguk
"Mas saya titip Lisa ya " ucap Bram tegas
"Iya tenang aja .. aku bakal jaga dia " jawab beni
****
tok..tok..
"Mah.. mamah" ucap lisa sambil terus mengetuk pintu rumahnya
"Eh kok pulang gak ngabarin " jawab ibu mina sambil membuka pintu rumah
"Hehe iya mah sengaja" jawab lisa sambil menyalami tangan sang ibu
"Ayo masuk,, mamah baru selesai masak" ucap sang ibu sambil menuntun anaknya ke dapur
"Waah enak banget nih" ucap lisa sambil memandangi masakan sederhana rumahan di depan nya.
Setelah selesai makan Lisa dan Bu Mina duduk di ruang tivi.
"Mah.. aku mau ijin sama mamah kalau aku harus ke negara V urusan kantor selama 1 tahun" ucap lisa pelan sambil memandangi wajah sang ibu
"Lama banget ? kok sampai 1 tahun?" tanya sang ibu
__ADS_1
"Iya mah .. Boleh kan mah ? " tanya balik lisa
"Ya sudah kalau sudah dari kantor ya mau gimana lagi" jawab Bu Mina pasrah padahal dalam hatinya ia ingin melarang sang anak pergi jauh
"Makasih ya mah, doakan aku semoga makin sukses disana dan bisa buat keluarga bangga juga bisa membantu ekonomi keluarga ya mah" ucap lisa senang
"Pasti nak, mamah selalu berdoa akan kebahagiaan mu,sudah cukup kamu menderita sekarang waktunya kamu bangkit dan wujudin segala cita-cita mu" ucap sang ibu sambil memeluk lisa
"Mamah jangan sedih kan cuma setahun mah" ucap lisa sambil mencoba tegar tak ingin ikut larut dalam kesedihan sang ibu
"Iya nak .. Mamah cuma bakal kangen sama kamu biasanya sebulan sekali kamu pulang sekarang harus setahun" ucap bu Mina sambil menghapus air mata nya
"Ya kan bisa video call nanti tiap hari ya" ucap lisa menghibur sang ibu
"Kamu udah kasih tahu ayah ibu mu ?" tanya Bu Mina
"Belom,ini nanti di telvon" jawab lisa sambil memegang handphone nya
"Gak pulang dulu kesana ?" tanya Bu Mina
"Gak mah lusa harus udah terbang soalnya" jawab lisa sambil menekan tombol handphone nya untuk menghubungi keluarga pak beno
Bu Mina hanya mengangguk dan terus memperhatikan sang anak.
Tut..Tut.
"Haloo adek" ucap pak beno di seberang telepon
"Halo ayah" jawab lisa ceria
"Ijin apa sayang? adek mau liburan atau mau kemana?" tanya pak beno sambi terus tersenyum
"Adek mau ada dinas luar negeri ayah,adek ke negara V selama 1 tahun" ucap lisa pelan
Senyuman di wajah pak beno langsung pudar setelah mendengar anak angkat nya mengucapkan itu
"kenapa yah?" tanya sang istri ke pak beno
"Siapa yah?" lanjut nya
"Halo Bu" ucap lisa mendengar suara sang ibu angkat di balik telepon sana
"Loh ini adek ?" tanya Bu mala
"Iya Bu,ayah kenapa diam aja Bu" tanya lisa
"Ayah kenapa ?" tanya Bu mala ke pak beno
Bu mala terlihat bingung melihat ekspresi wajah sang suami yang hanya diam.
"Ndak tahu dek,ayah kenapa diam aja? emang ada apa toh dek?" tanya Bu mala
"Tadi adek ijin sama ayah kalau adek bakal pergi keluar negara selama setahun Bu" terang Lisa
"Apa gak bisa nolak ? atau suruh gantikan yang lain dek?" jawab Bu mala yang langsung tak setuju
"Gak bisa Bu" jawab lisa pelan
__ADS_1
"Kapan berangkat?" tanya Bu mala
"Lusa Bu" jawab lisa pelan sekali
"Ya sudah nanti ibu sama ayah tanya mbak berlin dulu bisa antar atau gak ?" ucap bu mala
"Bu kalau emang sibuk jangan di paksa ya" pinta Lisa kepada kedua orang tua angkat nya
"Yasudah kalau gitu ibu tutup dulu ya dek,nanti di sambung lagi" ucap bu mala
"Iya Bu .. Sehat-sehat ya ibu disana" ucap lisa
"Iya sayang" jawab Bu mala lalu memutuskan panggilan
Bu mala dan pak beno duduk dan hanya terdiam
"Bu ayah takut adek kenapa-napa disana ?" ucap pak beno
"Iya yah,ibu juga takut" jawab Bu mala
"Kalau adek jauh gak ada yang bisa jadi mata-mata disana Bu"
"Iya yah,kabarin berlin dan Edward yah "
Pak beno lalu mengambil handphone nya dan membuat panggilan dengan Berlin
Tak berselang lama berlin dan Edward sudah berada di rumah pak beno
"Kenapa yah?" tanya Edward setelah duduk di ruang keluarga
"Lisa mau pergi negara V selama setahun" jawab pak beno
"Ngapain yah?" tanya berlin
"Katanya tugas dari kantor" jawab pak Beno
"Apa gak bisa di ganti yah?" tanya Edward
Pak Beno dan Bu mala menggeleng kan kepala nya
"Apa ada masalah mas?" tanya berlin ke suaminya
"Gak tahu sayang,tapi kata temen mas yang Deket dengan kost an Lisa katanya Lisa udah beli rumah dan dia mendengar Lisa akan pindah tapi yang pindah hanya handa saja" papar Edward
"Adek emang keras kepala" ucap bu mala mengingat sifat Lisa yang keras kepala
"Kalau jauh gak bakal ada yang mantau adek,kalau disini walaupun gak semua aktivitas nya kita tahu tapi kita bisa tahu kapan dia sakit dan dia sehat" ucap pak beno
"Iya yah" ucap Edward
"Terus gimana mas?" ucap berlin yang khawatir
"Adek tuh sebenernya kuat banget pasti dia baik-baik saja hanya saja kita takut ada yang menyakiti dan kalau dia sakit takut gak ada yang rawat" jawab Edward
Keluarga pak Beno merenung memikirkan bagaimana caranya agar Lisa tak berangkat jauh dari keluarga nya.
Jujur saja mereka masih merasa bersalah atas apa yang sudah menimpa hidup Lisa,selama ini padahal Lisa tak berkerja pun tak masalah hanya saja Lisa memaksa bekerja.
__ADS_1