
Waktu berlalu begitu cepat dan ini sudah saatnya aku kembali pulang keapartemenku karna besok sudah harus kembali mengampus.
Aku mampir sebentar ke tempat pengisian bahan bakar dan tidak sengaja seperti melihat seseorang yang aku kenal, tapi setelah aku lihat kembali orang itu sudah tidak ada lagi. Mungkin aku hanya salah lihat, pikirku.
Aku sampai di apartemen pukul 17:15, perjalanan yang lumayan melelahkan apa lagi aku membawa kendaraan sendiri.
Aku bergegas ke kamar mandi membersihkan badanku yang sudah lengket dengan keringat karna perjalanan tadi.
Sehabis membersihkan tubuh aku langsung menuju ranjang tempat tidurku untuk istirahat agar besok masuk kuliah badanku sudah segar kembali.
***
Kini aku sudah berada di kampus dan kulihat ada Fitria dan Ayuni yang mungkin sedang menunggu kedatanganku. haha percaya diri sekali aku ini.
Aku tersenyum kepada mereka dan mereka datang mendekat menghampiriku sambil Fitria merentangkan kedua tangannya tanda bahwa ingin memelukku tapi ketika dia sudah mendekat dan ingin memelukku aku segera menghindar dan itu sukses membuat Fitria mempoutkan bibirnya. aku dan Ayuni tertawa melihat tingkah lucu sahabat ku itu.
Mereka berdua menanyakan bagaimana liburan ku di rumah orang tuaku kemarin. tentu saja aku menjawab dengan semangat dan bahagia, karna aku memang benar-benar bahagia berkumpul dengan keluargaku.
Kami berjalan di sepanjang koridor kampus menuju kelas sambil mengobrol banyak tentang liburan kemarin.
Kami menjadi pusat perhatian karna sepanjang perjalanan kami terus tertawa. Setibanya di kelas aku dan kedua sahabatku langsung duduk di kursi masing-masing, karna beberapa menit lagi dosen akan segera datang untuk memberi materi hari ini.
__ADS_1
Pulang dari kampus aku dan Ayuni mampir ke toko buku untuk membeli buku untuk tugas kampus. Fitria tidak ikut kami karna dia bilang ada acara bersama keluarga-nya.
Sibuk mencari-cari buku yang aku butuhkan tidak sengaja aku mendengan suara yang sangat aku kenal sedang tertawa bersama, ya aku yakin itu adalah suara mereka.
Merasa penasaran aku mendekat dan melihat jelas kedua orang yang sedang bercanda gurau membuat aku tanpa sadar tersenyum masam. Entah apa yang aku pikirkan hingga sebuah tepukan dibahu menyadarkan aku.
"Hey apa bukunya sudah ketemu?" Tanya Ayuni kepadaku. Aku hanya menggeleng sebagai jawaban, mau ketemu bagaima aku saja tidak pokus mencarinya.
Setelah berkeliling mencari buku yang aku butuhnya dan akhirnya aku menemukan buku tersebut. aku segera menghampiri Ayuni yang berada di rak bagian novel dan segera pergi menuju kasir untuk membayar.
Setelah selesai dari toko buku aku dan Ayu memutuskan untuk makan terlebih dahulu sebelum kembali ke rumah.
Aku dan Ayu melewati meja mereka menuju tempat pemesanan. Tapi tanpa ku sangka Raina melambaikan tangannya kearah ku dan mengajak kami berdua bergabung bersama dengannya. aku sempat menolak ajakannya itu karna merasa tidak nyaman tapi apalah daya Ayuni malah mengiyakan dan menarikku untuk duduk di kursi yang Aldi dan Raina tempati, dan akhirnya kami pun duduk bersama dengan mereka, tapi sungguh aku sangat tidak nyaman dengan ini, aku masih belum bisa melupakan mimpi itu padahal itu sudah 4 bulan lewat tapi entah kenapa setiap aku melihat kebersamaan mereka aku merasa sedikit tidak suka dan merasakan sakit dihatiku, aku sering bertanya pada diriku sendiri 'apakah aku mulai menyukai lelaki itu' namun aku selalu menepisnya, karna tidak mungkin aku menyukainya.
" Vin kamu kenapa, sakit?" Tanya Ayuni heran melihatku yang sedari tadi hanya diam dan menundukan kepala. Aku tidak menjawab dan melanjutkan makanku, untung saja Ayuni tidak banyak bertanya, hingga kami selesai dengan acara makan dan dilanjutkan dengan mengobrol sebentar sebelum akhir-nya aku pamit untuk pulang karna hari memang sudah malam.
🍅🍅🍅
Di tengah kesibukanku mengerjakan tugas ponselku berbunyi tanda ada pesan yang masuk. "Paling juga pesan dari Ayuni atau Fitria." Pikirku, tanpa membuka pesan yang masuk dan melanjutkan mengerjakan tugas kembali, tapi sekeras apapun aku mencoba mengerjakan aku malah semakin tidak pokus dan memutuskan untuk mengecek hanponeku karena penasaran.
Ku lihat ada satu pesan yang masuk entah siapa yang mengirimnya karna tidak tertera nama di layar hanpone ku. Ku buka pesan itu dan langsung membacanya,
__ADS_1
From:+628xxxxxxxxxx
"Hai Vina, lagi apa?"
Aku hanya membaca pesan itu dan tidak berniat untuk membalasnya. "Mungkin itu temanku yang menjahiliku, sungguh tidak penting," pikirku dalam hati.
Aku melanjutkan mengerjakan tugas yang tadi sempat aku tinggalkan hingga pukul 15:45 dan itu belum selesai semuanya. Aku lelah dan mataku juga sudah perih karna terlalu lama menatap layar komputerku. Merasa lapar akhirnya aku pergi ke dapur mehilat isi kulkas dan mengambil beberapa bahan makanan untuk dimasak.
Setelah aku menyelesaikan acara makan malam ku yang sunyi ini aku bergegas pergi ke kamar dan memainkan ponselku yang sejak tadi aku abaikan, ku lihat ternyata ada pesan masuk yang tak ku ketahui siapa pengirimnya. Ku buka pesan itu dan segera membacanya.
From: +628xxxxxxxxxx
"Vina kamu lagi apa?"
Aku heran sebenarnya siapa orang yang dari tadi mengirimiku pesan itu, sepertinya dia mengenalku karna dia mengetahui namaku, tapi apakah aku mengenalnya?. Karna penasaran akhirnya aku membalas dengan ragu pesan tersebut.
To: +628xxxxxxx
"Ini siapa?"
Tidak sampai 5 detik pesan balasan kembali masuk, cepat sekali orang itu membalsnya, aku pun membaca pesan itu dan segera membalasnya lagi.
Setelah bebrapa kali aku berbalas pesan dengan nya yang kini aku ketahui namanya adalah 'Putra' itu, aku heran dia bisa begitu mengenalku sedangkan aku mendengar namanya saja baru kali ini, apakah dia orang yang mengisengiku? Sungguh tidak penting sekali orang itu. Aku melihat jam di ponselku dan ternyata sudah tengah malam, pantas saja aku sudah merasakan kantuk yang teramat sangat, tidak butuh waktu lama untuk aku bisa tertidur dengan pulas.
__ADS_1