
"mai umi mau bantu-bantu di rumah rayhan,kamu dirumah aja"ucap umi fatimah.
maira mengernyit bingung memikirkan kira-kira di rumah ustad rayhan ada acara apa?tadi juga dia tak sengaja lewat di depan rumah ustad rayhan dan memang sangat ramai seperti nya akan ada acara yang cukup besar.
"emang di rumah ustad reyhan ada acara apa umi?"tanya maira penasaran.
tebak coba di rumah ustad rayhan ada acara apa?yang pasti acara yang bakal di tunggu-tunggu para orang tua.
"ustad rayhan besok pagi akan menikah"mendengar perkataan umi fatimah maira merasa ada yang salah pada diri nya.
dia gak suka ustad rayhan cuman ustad rayhan selalu memberi nya harapan,mungkin diri nya saja yang terlalu banyak berharap hingga pada akhirnya harus jatuh pada harapan yang salah.
"kok dadakan umi"heran maira berusaha biasa saja pada hal dalam hati ingin sekali ia marah.
"umi gak tau,yaudah umi berangkat as'salamualaikum"
setekah umi nya pergi maira rasa nya ingin marah gak sampai marah sih,lebih ke kesel aja gitu.gak tau lah perasaan dia saat ini gimana tapi ia merasa dejavu dengan cerita-cerita wp yang ia baca.
***********
__ADS_1
"balik maira balik,jangan terlalu lama.kita semua kangen kamu"
"kalian siapa?aku gak kenal"racau maira dalam tidur nya.
suara-suara itu terus ia dengar namun tidak ada jawaban pasti mereka siapa.
"maafin kami yang terlalu mengekang mu"
maira langsung membuka mata nya karena tak tahan dengan suara-suara yang mengganggu tidur nya.
"mereka siapa?"
dia merasa familiar dengan suara-suara itu,namun ia tak mengingat suara siapa itu?bukan hanya satu suara namun banyak dan berbeda.ia yakin bukan hanya satu orang.
**********
"jika kamu belum memaaf kan kami,setidak nya kembali untuk terus hidup"
maira menutup telinga nya karena mendengar suara-suara itu,bukan hanya di tidur nya saja namun saat ia sedang duduk melamun ia mendengar kan suara-suara itu.
__ADS_1
seperti nya ia harus melaku kan banyak kegiatan agar suara-suara itu tidak muncul dan mengganggu nya,apa ia perlu ke psikolog?tapi ia merasa tidak mempunyai trauma atau masalah sehingga jiwa nya terganggu.
nanti ia fikir kan lagi,saat ini ia harus banyak-banyak beristifar agar suara-suara itu hilang.
"ya allah apa yang terjadi pada hamba mu ini?"
***********
"aku gak gila,aku cuman perlu pendamping dan orang yang mensuprot aku"
"hilang hilang jangan ganggu aku"teriak maira merasa lelah karena suara-suara itu terus mengganggu diri nya.
sesegera mungkin ia akan datang ke psikolog agar ia tau penyakit apa yang sedang di derita nya,semoga saja ia cepat bisa menghilang kan suara-suara itu.
diri nya tak pernah mengalami ke anehan dan selama ini hidup nya berjalan mulus kalau pun ada masalah ia bisa menghadapi nya.
tapi mengapa seolah ia mempunyai gangguan terhadap kejiwaan nya,ia merasa pusing dengan semua ini dan akan segera mencari jalan keluar nya.
bersambung
__ADS_1
udah ketebak belum kira-kira apa yang terjadi?