CINTA GUS HASAN

CINTA GUS HASAN
maira


__ADS_3

tanggal delapan belas januari dua ribu dua dua,tepat usia maira tujuh belas tahun.gak ada yang beda sama seperti hari-hari biasa.


dalam islam memang tidak boleh merayakan ulta jadi ya maira tidak merayakan nya,tahun tahun yang lalu waktu usia nya tiga belas tahun ia merayakan nya namun saat ini tidak karena ia tau itu di larang agama.


"HBD mai"reni memberikan selamat kepada maira.


"makasih ren"jawab maira tersenyum.


"HBD mai semoga sehat selalu"serin ikut mengucap kan selamat.


kini memang maira mempunyai banyak teman meskipun hanya dekat di sekolah saja kalau di luar tidak terlalu dekat.


"HBD mai semoga apa yang di cita-cita kan tercapai"tulus stevani.


"HBD ya mai semoga aja segera mendapat kan jodoh"canda risti yang di akhiri tawa yang lain juga.


"makasih ya untuk kalian semua"balas maira.


sebenar nya sih maira berusaha gak ngingetin hari ini tapi ya mereka inget jadi yaudah maira jawab sekenan nya aja.


tahun-tahun kemarin ia malah santai karena waktu itu kan dia gak terlalu banyak punya teman jadi kek biasa aja gitu gak ada yang ngucapin.

__ADS_1


"kantin yok"seru reni yang memang sudah sangat lapar.


reni mah gitu lapar gak lapar memang suka banget kalau di ajakin ke kantin,badan nya juga lumayan berisi seperti maira namun masih berisi reni.


"yok lah"


semenjak punya temen maira sangat jarang membawa bekal,ia hanya sarapan di rumah saja.


di kantin seperti biasa reni membuat keheboan,apa lagi banyak cogan-cogan di kantin semakin menjadi saja.ingin rasa nya maira menegur untuk menjaga pandangan namun takutnya malah teman nya tersinggung.


"kak exsel makin ganteng ya,lihat juga temen nya kak exsel juga ganteng"celetuk reni yang sedari tadi bicara membicarakan cogan-cogan sekolah mereka.


"ah elo mai kerjaan nya ngeliatin cogan mulu"semprot stevani.


maira hanya tersenyum bingung ingin mengatakan apa kepada teman nya,harus benar-benar hati-hati takut nya menyinggung perasaan teman nya.


"gak usah sungkan-sungkan mai langsung ceramahin aja biar ni anak tobat"ucap stevani yang melihat keraguan di mata maira.


"iya ren jangan melihat cowok begitu sama aja zina mata,apa lagi kamu melihat nya dengan perasaan bahagia"bisik maira sangat pelan takut nya orang sekitar mereka mendengar.


ia tak mau reni merasa malu karena ia menasehati dan orang sekitar mereka mendengar,kalau serin dan kawan-kawan gak papa kan mereka yang menyuruh.

__ADS_1


"heheh maaf gue khilaf"cengir reni.


"lain kali di tahan ya"ucap maira.


"iya deh mai kalau inget"


iya deh terserah reni aja tapi doain aja semoga maira bisa mengajak teman-teman nya untuk hijrah bersama nya meskipun tidak mudah.


"yaudah sana rin pesan makan"suruh reni kepada serin.


"mau pada makan apa?"tanya serin.


"mi ayam"jawab reni.


"samain"ucap maira dan stevani.


"elo mau apa ris"


"samain juga aja"


serin langsung menuju ibu kantin untuk memesan kan makanan teman-teman nya dan diri nya.

__ADS_1


"mai elo gak mau ngasih kita pu ni"goda reni.


"sebenar nya kita gak boleh merayakan ulta"jawab maira.


__ADS_2