
di sinilah mereka berada,menetap kan diri di tenda utama yaitu tempat tadi.gimana ya mereka bingung akan kemana,untuk masalah barang-barang di tenda hanya tas yang bisa di selamat kan yang lain nya basah semua jadi ditinggal di tenda.
di tas pun hanya tersisa baju pramuka saja karena lain nya basah,baju pramuka aja udah dingin entah bisa di pakai atau tidak.
"ini umi bawakan roti sama kerupuk,ini di makan jangan diam aja"umi mengeluar kan roti dan kerupuk dari tas nya.
umi dan kak ali ikut juga duduk bersama mereka,menikmati hujan di malam hari.
ali bahkan sudah lebih dulu makan roti yang telah dikeluarkan umi nya.
"ayok makan jangan pada di lihatin saja"tawar umi kepada teman-teman maira.
dengan sedikit canggung mereka langsung mengambil apa yang ingin mereka makan,seterus nya gak canggung lagi.
kalau kalian tanya di mana abi raihan jawaban nya dia sedang duduk menyendiri di teras perpustakaan,umi dan maira sudah memanggil abi raihan untuk bergabung tapi ya abi nya tidak mau.
mereka bercerita dengan sangat akrab seakan sudah mengenal lama,awal nya memang canggung tapi lama-lama jadi akrab.
apalagi sifat umi yang penyayang membuat teman-teman maira nyaman mengobrol dengan umi,berbeda dengan ali yang mengeluar kan sifat dingin nya.maklum lah ia tak mau terlalu ramah dengan teman-teman adik nya,takut nya nanti baper.
__ADS_1
maira saja menahan tawa melihat ekspresi ali yang sangat datar,berbeda jika di rumah bersama nya.
"iya umi tadi maira malah berdoa buat hujan,jadi hujan beneran"adu reni pada umi fatimah.
umi hanya tertawa mendengar aduan reni tentang maira,ali sendiri geleng kepala mendengar aduan teman adik nya tentang maira.
"kan bukan salah maira,maira hanya berdoa kalau di kabul kan allah ya berarti memang itu yang terbaik"bela maira untuk diri nya sendiri.
"tapi kan jangan doa gitu juga kali mai"balas reni.
"allah itu maha tau,kalau aku doa seperti itu berarti memang takdir"
"udah-udah jangan ribut lagi,lebih baik lanjut makan aja"lerai umi.
reni dan maira langsung berhenti bertengkar dan melanjutkan makan roti dan kerupuk sambil bercerita dengan umi.
"sudah malam mai,umi mau pulang dulu ya"pamit umi.
bersamaan dengan panitia yang menyuruh untuk tidur di kelas kemarin.
__ADS_1
*******
ssperti nya mereka telat karena tempat mereka sudah di tempati orang lain dan kelas ips 2 sangatlah penuh,mereka pun langsung lapor kepada kakak pembina yang kebetulan mereka kenal dari zaman smp.
"kak,kelas ips 2 penuh kak kami bingung mau tidur di mana"ungkap reni.
"boleh gak kak kami tidur di kelas ipa 2"izin reni.
kelas sebelas ipa 2 ada di sebelah kelas sebelas ips 2 yang kemarin mereka tempati untuk tidur.
"jangan mencar-mencar"ujar kakak pembina nya.
"kami gak berniat mencar tapi memang di dalam udah gak muat"serin ikut berbicara.
"yaudah gak papa tapi jangan keluar-keluar ya"akhir nya mereka di izin Kan oleh kakak pembina.
mereka ber empat langsung masuk ke kelas ipa 2 dan segera menyusun meja untuk di tempati,gak mungkin kan kalau mereka tidur di lantai ipa 2 yang banyak sampah dan kotor.
kelas ipa 2 memang gak di kunci jadi wajar banyak yang masuk terus buang sampah sembarangan.
__ADS_1