CINTA GUS HASAN

CINTA GUS HASAN
bersama yara 2


__ADS_3

karna males buat memasak dua perempuan itu memutus kan untuk makan di luar,mumpum belum malam banget masih jam tujuh lewat.awal nya maira menolak untuk makan di luar dengan gak ada kakak nya atau abi nya hanya berdua dengan yara.


bukan tak percaya dengan yara namun mereka berdua sama-sama perempuan malam-malam keluar kan bahaya,namun yara meyakin kan maira karena diri nya adalah perempuan pemberani dan sudah biasa melakukan sesutatu sendiri.ya kan yara anak tunggal jadi harus mandiri.


itu lah mengapa maira kagum kepada yara yang sudah cantik,mandiri,pintar juga.tapi dia tetap bersyukur karena allah itu maha tau dan pasti gak akan salah memberi takdir kepada seseorang.


"mau makan apa kita?"tanya yara yang bingung akhir nya meminta pendapat pada maira.


"sate aja kak"maira mah suka sekali dengan sate sehingga jika bersama kakak nya lebih sering makan sate.


"yaudah ayok,kakak juga suka banget makan sate.sate itu salah satu makanan kesukaan kakak"jelas yara antusias.


"sama dong kak,aku juga suka banget eh gak banget sih tapi aku suka sate"


mereka memcari penjual sate yang dekat-dekat saja pengen nya jauh tapi gak ada kakak nya jadi gak berani,ini aja kalau kakak nya tau pasti udah di omelin.


"capek juga ya jalan kaki nyari sate"ucap yara.


udah jalan lima belas menit tapi mereka belum menemukan penjual sate,tapi dari kejauhan mata mereka menangkap seorang bapak-bapak penjual sate.senyum manis terbit di bibir mereka.

__ADS_1


mereka berdua saling menatap dengan senyum mereka karena mereka satu pikiran salah satu mereka memberi kode untu lari mengarah ke tukang sate.


hos hos hos.


nafas yara dan maira saling bersautan karena kecapean lari-lari menuju tukang sate yang heran melihat dua orang gadis lari-lari malam-malam.


"bang sate nya dua porsi"pesan yara setelah ia tenang.


"oke"


"ayok kak duduk"


"sekolah kamu gimana?"


"baik sih kak,tapi dulu memang kurang baik.tapi sekarang aku udah berdamai dengan semua nya"


maira dan yara memang udah kenal lama tapi karena mungkin yara yang sibuk dan maira yang jarang keluar rumah menjadi kan mereka tidak terlalu akrab.


tapi meskipun begitu maira sangat nyaman jika di dekat yara sama seperti saat ia di dekat ali.

__ADS_1


"yara,elo di sini"sapa seorang pria yang maira tak kenal,tapi yang pasti yara kenal karena pria itu menyebut nama yara.


pria itu melihat ke arah maira dengan tatapan bingung menebak-nebak siapa yang di depan yara.


"gue makan,ini maira anak temen papa"jelas yara melihat tatapan bingung teman nya.


"ini raden mai temen kakak"


raden mengulurkan tangan nya ke maira,namun maira menelungkupkan tangan nya membuat raden langsung menurun kan tangan nya.


"lagian elo ada ada aja adek gue ini anak soleha"bangga yara menertawakan raden.


"sejak kapan elo punya adik"ejek raden membalas.


"sejak saat ini"asal yara.


"mbak ini sate nya"kedatangan tukanga sate menghentikan keributan mereka.


"ayok mai kita makan"ajak yara kepada maira .

__ADS_1


__ADS_2