
beberapa hari ini semenjak ali jarang di rumah karena kuliah dan bisnis nya,maira merasa benar-benar sendiri orang tua nya sudah pulang dan berada di rumah.tapi tetap saja ia sudah terbiasa bersama kakak nya lagian orang tua nya tak seperhatian kakak nya yang akan menanyakan apa aja ke maira jika ada yang tidak beres kepada adik nya.
orang tua nya biasa aja gak terlalu ngerti apa yang di mau putri nya,inti nya maira lebih nyaman dengan kakak nya ketimbang orang tua nya.kangen banget ia dengan kakak nya,walau pun kakak nya tiap hari pulang tapi mereka jarang mengobrol.palingan kalau pulang akan masuk kamar berhadapan dengan laptop,keluar dari kamar kalau mau makan.
sebenar nya sih gak bosen-bosen banget karena saat pulang sekolah maira beberes terus setelah selesai beberes rumah ia akan main hp melihat ceramah-ceramah agama dari anak-anak mudah juga yang senior.gitu-gitu aja terus tapi dapat ilmu,kalau pas tidak datang bulan makan ia berusaha mempadat kan jadwal nya dengan hal-hal yang positif.
seperti mengaji,hafalan surat-surat pendek bahkan juga bisa sehariin diri nya akan di tempat ibadah.gak seharian juga sih pokok nya kalau banyak waktu luang banyak-banyakin lakuin hal-hal positif.
sebenar nya saat datang bulan bisa aja dia menghafal tapi ya rasa nya males gitu buat melakukan apa-apa karena badan nya rasa nya males gerak.
"eh woy tau gak sih?cowok yang ganteng yang lagi viral di tik tok,yang dia buat konten tentang ceramah agama."heboh lita teman kelas maira.
"oh gus hasan bukan sih?"tanya yang lain.
jadi hari ini bu lina tidak masuk dan kelas menjadi kosong tanpa guru,akhir nya siswa-siswi membuat lingkaran untuk mengobrol bersama.mereka gak berani keluar karena ada orang-orang dinas,jadi lah mereka hanya diam di kelas dan mengobrol.
"jujur ganteng banget sampai kadang-kadang tanpa sadar ilmu yang beliau sampai kan masuk ke otak"jujur stevani.
"tipe maira banget tu yang kek gitu"celetuk selvia.
membuat maira jadi salting,yang mereka bicarakan adalah orang yang kadang-kadang muncul di pikirab maira bahkan bisa di bilang maira mengagumi sesosok gus hasan.siapa pun gadis yang akan menjadi istri nya pasti bahagia walaupun belum cinta pasti terima-terima aja.
"gimana nj mai?tipe kamu gak tu?"goda reni makin membuat wajag maira memerah karena malu.
"ya kurang lebih seperti itu"canda maira.
"masalah nya dia jauh mai,jauh di gapai"ujar ragil.
"kalau dia jodoh saya yang lain bisa apa?"canda maira lagi membuat satu kelas heboh.
"uhuy maira jatuh cinta"celetuk ragil.
orang-orang sekitar gak tau aja kalau maira memang sering mengagumi cowok,tapi ya hanya sebatas mengagumi saja tidak lebih.tapi orang-orang kira maira belum pernah suka cowok.
semua yang sudah remaja pasti akan tertarik dengan lawan jenis,bahkan anak-anak SD saja sekarang sudah tau apa itu tertarik dengan lawan jenis apa lagi maira yang udah tujuh belas tahun.
__ADS_1
"cuman kagum kok"jawab maira tetap membuat ramai kelas.
"kok gak pernah cerita mai?"jahil reni.
"wajar maira gak cerita sama kamu,entar nyebar"canda stevani.
"enggak ya"elak reni padahal mah emang iya kan.
sebenar nya reni gak ember kok,cuman kadang suka keceplosan aja.reni kalau ngomong kadang gak bisa berhenti jadi tanpa sadar ia mengatakan nya.
"iya deh reni gak ember cuman suka keceplosan aja"ejek stevani.
yang lain tertawa melihat reni dan stevani yang memang hobi adu mulut,malah keliatan lucu jadi gak ada yang mau misahin.
lanjut aja kali ya gelut nya itung-itung menghibur meski pun kesel sendiri kalau ribut malah gak ada yang misahin.
"ribut terus,ganggu ya lain.mana suara kalian gede-gede"sindir maira.
bukan nya mengiyakan ucapan maira,yang lain malah mengatakan tidak malah makin membuat reni dan stevani makin menjadi-jadi.
"iya kami gak keganggu lanjutin aja gak papa"kompor angga.
bener-bener kompak dalam hal yang salah,kompak itu baik.tapi kalau yang baik-baik,lah ini malah urusan yang gak baik.
"kamu juga ember van,sesama ember gak boleh ngatain"semprot reni gak terima di kata in ember padahal kan emang iya.
"tapi aku gak seember kamu"elak stevani gak mau di katain ember.
"tapi tetap sama aja ujung-ujung nya emher juga"
"kalian apa-apa an sih kok malah bahas ember,noh ember di rumah banyak gak usah di perebutin"kesal maira karena kedua teman nya makin menjadi-jadi bahas sial ember yang gak selesai-selesai.
"maira lucu ya kalau marah"celetuk aila dan yang lain mengiyakan.
"maira kan memang hobi marah"ejek reni.
__ADS_1
"enggak ya,kalian aja yang ngeselin jadi gak bisa nahan emosi"reni memang benar-benar mengesal kan.
habis bertengkar dengan stevani kini malah membuat maira kesal karena ucapan nya.
"kamu aja mai yang gampang kesel sama orang"cerocos reni.
kek nya reni hobi banget bertengkar setelah berhenti dengan stevani kini ia mencoba-coba bertengkar dengan maira.
aila begidik ngeri mengingat ia pernah juga bertengkar dengan maira yang kalau marah nyeremin,emang ya rata-rata orang yang keliatan nya kalem malahan kalau marah bikin takut orang.
"udah ren jangan bikin maira marah"cegah aila.
"gabut juga ya di kelas,pengen keluar tapi gak boleh"curah ragil.
"gimana kalau salah satu dari kita keluar terus beli cemilan sama minuman di kantin"usul elang yang di angguki yang lain nya.
"kalau ketauan gimana?"cemas maira.
"kalau cuman satu atau dua orang kan gak terlalu ramai jadi aman lah"ucap selvia menenang kan.
"kira-kira siapa yang mau keluar"tanya angga.
"kamu aja ngga sama ragil"ujar selvia.
"tapi nanti kalau ada apa-apa sama kami kalian ikut nanggung ya?"angga juga cemas lah kalau sampai ketahuan guru.
"okey"kompak semua nya.
mereka langsung mengumpul kan uang yang ada,terserah aja mau berapa.untung lah kelas mereka tidak perhitungan kalau masalah uang.
segera angga dan ragil keluar dari kelas berusaha mencari jalan untuk kekantin yang sepi takut nya ketahuan,kalau ketahuan bisa kena hukum dia.gak mau lah kalau sampai kena hukum.
**bersambung....
maaf banget kalau akhir-akhir ini jarang up,lagi bingung lanjutin nya.tapi in sya allah aku usahain untuk up terus kebetulan lagi libur sekolah juga jadi bakal sering up**.
__ADS_1