CINTA GUS HASAN

CINTA GUS HASAN
sifat polos


__ADS_3

"kak ali mai gak ngerti sama soal ini"teriak maira berlari ke arah ruang tamu,dan diri nya tak menyadari ada nya sesosok lelaki yang menjadi tamu kakak nya.


lelaki itu menundukan pandangan berusaha menahan senyum di bibir nya melihat di depan nya ada seorang gadis yang ia sukai namun belum halal bagi nya.


"jangan berisik mai,ada dosen kakak"peringat ali merasa tak enak hati kepada dosen nya.


lagian adik nya hobi sekali teriak-teriak untung lah teriakan tadi tidak terlalu keras sehingga ia tak malu-malu sekali.


"maaf kak mai gak tau kalau ada mas~maksud mai gus hasan"hampir saja diri nya salah sebut ya kali ia mau manggil dosen kakak nya dengan panggilan waktu itu.


harus kalem meskipun jiwa nya memang susah untuk di ajak kompromi,sifat memang susah di ubah namun harus tetap di usaha kan agar tidak kebiasaan.


"mai gak ngerti soal rumus ini"adu mai.


"nanti ya kamu ke kamar dulu"perintah ali.


gimana pun di sini ada lelaki yang bukan mahrom adik nya ia tak mau adik nya terlalu dekat dengan lelaki yang bukan mahrom nya,ya meskipun ia tahu bahwa dosen nya adalah lelaki baik-baik bahkan berniat menjadi kan adik nya sebagai istri.


niat dosen nya sungguh baik,namun orang tua nya belum mengizin kan adik nya untuk menikah mudah karena maira masih terlalu mudah dan mereka tidak yakin.menunggu dewasa sedikit baru mereka akan melepas kan putri satu-satu nya.

__ADS_1


"mai ke kamar mai"ali mengulangi lagi karena melihat adik nya yang hanya menunduk tidak mengidah kan perintah nya membuat heran.


maira sendiri sedang menormal kan jantung nya yang entah mengapa serasa ingin copot.


""mai kamu gak papa"ali mengkhawatirkan adik nya yang sedari tadi memegang dada nya.


gus hasan sendiri juga merasa khawatir namun dia tetap diam menunduk.


"jantung mai kok berdebar kencang gak biasa nya ya kak,apa mai sakit?"tanpa sadar maira bertanya begitu.


ali mengernyit bingung menjawab pertanyaan adik nya,jelas ia tahu apa jawaban dari pertanyaan adik nya yang tak lain adik nya jatuh cinta.dia lebih tua dari adik nya jadi ia faham dengan apa yang di rasa kan adik nya.


"kakak gak tau"ucap ali cepat.


"apa lagi kalau lihat gus hasan"nah kan apa ali bilang sifat polos adik nya datang di waktu kurang tepat.


nanti kalau adik nya sadar dengan semua ucapan nya pasti dia akan menyalah kan ali karena tidak mencegah nya,pada hal ali sudah menyuruh nya kekamar tapi maira nya aja yang bandel.


gus hasan pun sama saat mendengar ucapan maira jantung nya seketika berdebar lebih cepat dari biasa nya.

__ADS_1


"mai ke kamar cepat"tekan ali di setiap kalimat nya.


"iya"maira berjalan ke kamar nya dengan masih menunduk.


seterah maira aja lah nanti kalau ujung-ujung nya ali yang di salah kan ali sudah siap dan sudah terbiasa dengan adik nya yang bakal ngambek minta ini itu semua harus di turutin.


********


"tadi aku ngomong apa sih?"setelah ia sadar dengan ucapan nya tadi diri nya malu bila harus bertemu dengan gus hasan lagi.


"salah kak ali ni kenapa gak memberitahu ku sih"


ali lagi ali lagi seperti nya memang laki-laki harus banyak mengalah kepada wanita.


rasa nya maira mau menenggelam kan diri di lautan,kenapa tadi dia berucap begitu ia sadar namun tak bisa mengendalikan ucapan nya sendiri yang suka tidak terkontrol.


tapi ia harus tetap biasa saha anggap tidak ada apa-apa PD aja kali ya biar hati nya tenang dan gak aneh-aneh,kalau gus hasan punya calon istri gimana?kan ia malu sendiri.


"aduh mai jadi laper kalau kebanyakan mikir begini"di kepala nya muncul seblak ceker yang menggiur kan.

__ADS_1


perut nya laper sekali tapi ia tak berani keluar kalau tak bersama kakak nya lagian kenapa sih kalau ia mengingin kan makanan yang di luar selalu malam hari tidak siang saja agar dia lebih bisa mengabul kan ke inginan nya.


kakak nya sedang mengobrol dengan dosen nya ia tak enak hati jika meminta kakak nya mengantar nya keluar rumah hanya karena mengingin kan seblak.kakak nya akan lulus pasti banyak sekali tugas yang membuat nya pusing.


__ADS_2