
pagi-pagi ke kantin,gak bisa nabung ni buat beli novel kalau jajan terus.gara-gara tadi pagi menghindar pertanyaan umi fatimah.
enak nya pagi ini pesen apa ya?soal nya kan maira jarang ke kantin jadi bingung sendiri mau makan apa.maira membaca daftar menu yang terpampang jelas di pojok dekat penjual.akhir nya maira memesan bakso dan es teh saja,seperti apa yang pernah risti pesan kan pada nya waktu itu.
setelah ibu kantin memberikan pesanan nya kepada maira segera ia mencari tempat duduk,untunglah saat pagi kantin tidak terlalu ramai jadi tak perluh susah mencari tempat duduk.
dengan rasa lapar yang tak tertahan maira membaca doa makan lalu menyantap bakso nya.
"hay elo di kantin juga?"sapa seorang gadis dengan rambut sebahu yang tidak di ikat,dia risti.
maira yang tadi fokus memakan bakso nya kini menatap risti dan tersenyum ke arah risti.
"makan ris"tawar maira.
mau balas nelaktir uang nya pas-pas san tapi gak enak juga waktu itu udah di tlaktir sama risti kan jadi gimana gitu.
"iya si serin lagi pesen"jelas risti.
__ADS_1
serin adalah teman risti tak terlalu dekat namun cukup nyaman untuk di ajak berteman dan risti suka berteman dengan serin,ya meskipun tak banyak yang ia ceritakan pada serin tentang diri nya ya karena ia merasa belum terlalu dekat dengan serin gitu aja sih.
"elo tumben ke kantin soal nya gue jarang banget liat elo di kantin"tanya risti.
jangan salah mengapa risti tau kalau maira jarang ke kantin ya karena risti suka kekantin,disekolah keseringan waktu nya ia habis kan di kantin ketimbang di kelas.
bisa di kata kan risti ini murid teladan,saking teladan nya jadi tak perlu masuk kelas lagi.begitulah kira-kira kegiatan yang sering di lakukan risti jika di sekolah pokok nya kantin adalah tempat spiseal nya.
"gak papa tadi gak sarapan jadi ke kantin buat sarapan"jelas maira.
"nih ris pesenan elo"ucap serin yang tiba-tiba muncul dengan nampan berisi dua mangkok bakso dan es teh.
"siapa ris"tanya serin sesudah menduduk kan diri di samping risti.
"ini maira,temen aku dari kelas ipa"risti memperkenal kan maira pada teman nya serin.
serin mengulurkan tangan yang langsung di sambut oleh maira,maira sudah tau serin karena risti sudah menceritakan nya waktu mereka pulang sekolah bareng.saat ini serin tidak masuk jadi risti sendiri tidak ada teman.
__ADS_1
"serin"ucap serin.
setelah perkenalan,mereka makan dengan tenang tanpa ada yang bersuara.
sampai akhir nya setelah selesai makan mereka kembali ke kelas masing-masing dan janjian akan pulang bersama-sama,lagian rumah mereka se arah jadi gak papa.
maira berharap mereka mau mengerti maira,dan tak akan meninggal kan maira.entahlah maira nyaman saja berteman dengan mereka,semoga mereka mau berteman dengan mereka bahkan menjadi sahabat buat maira.
kelas maira sekarang lebih tenang entah lah maira malam melihat kelas nya jadi horor semenjak kejadian di mana ia marah.
murid kelas nya jadi pendiam dan lebih rajin belajar dari sebelum nya,apa memang hanya perasaan nya saja yang begitu.
"hari ini pelajaran bu yara di suruh menghafal cerita yaang tertulis dibuku"ucap maira sangat pelan yang hanya bisa di dengar oleh telingan nya.
bu yara untung gak galak jadi aman lah kalau ada yang mau bikin masalah,eit tapi gak gitu juga.mentang-mentang guru nya baik jadi seebak nya aja mau bikin masalah.
sebagai murid yang baik kita tidak boleh membuat guru marah dengan tingkah kita.
__ADS_1
bagaimana pun juga guru yang telah mengajar kan kita agar menjadi orang yang cerdas jadi guru harus di hormati dan di sayang.