
"kak"
"hemm"hanya deheman yang keluar dari mulut ali.
anak bungsu itu sangat lah mengesal kan dan sangat lah manja yang terkadang bikin darah tinggi,walau pun gak semua tapi rata-rata begitu.
"semalam mai mimpi"
"kok kakak gak tanya mai mimpi apa?"
ali langsung menoleh ke adik nya dengan senyum dipaksakan."mimpi apa wahai adinda"
"kok gitu"
salah lagi terus aja dia yang salah,kenapa gak jarang bener nya sih malahan kebanyakan salah nya.
"iya mimpi apa?"ucap ali selembut mungkin.
"mai di kamar sama kak"maira menggantung ucapan nya.
__ADS_1
kali ini ali penasaran ni?takut nya adek nya mimpi aneh-aneh.
"kak siapa?"tegas ali membuat maira jadi kicep.
seperti nya ia curhat pada orang yang tidak tepat,lagian seharus nya wajar kan bila di umur nya yang sekarang ia mulai jatuh cinta atau menyukai lawan jenis,asal nya tidak terjerumus ke hal-hal negarif dan masih bisa mengendalikan rasa itu kan gak papa.
"kak kan aku udah gede,wajar aja kan kalau udah ada benih cinta pada lawan jenis"cicit maira karena merasa takut dengan tatapan kaka nya.
"kakak gak ngelarang tapi kakak gak mau kamu terjerumus dosa dengan terus memikir kan lawan jenis mu yang bukan mahrom bahkan sampai terbawa oleh mimpi"nasihat ali dengan keseriusan.
dia hanya ingin menjaga adik nya agar tidak aneh-aneh,jika adik nya aneh-aneh dia juga yang bakal kena karena tidak melarang nya.
"cerita aja jangan di simpen sendiri,kakak takut kamu nya nanti malah gak tenang"ujar ali.
"malahan kalau cerita sama kakak mai jadi tambah gak tenang"batin maira berbicara.
tapi memang seharus nya ia bercerita pada orang yang bisa di percaya,kalau ia cerita dengan umi nya saat ini umi nya tidak ada dan sangat lah jarang di rumah.
maira akhir nya mencerita kan mimpi nya bahkan menyebut nama lelaki yang ada di mimpi nya.
__ADS_1
"emm kira-kira dari doa mereka berlima siapa yang bakak menang"gumam ali yang masih di dengar maira.
adik nya mengernyit bingubg dengan ucapan kakak nya yang tidak di mengerti oleh nya.
"menang apa kak?"tanya maira penasaran.
"belum saat nya kamu tau"sungguh kakak nya yang main rahasia-rahasia an ini membuat maira makin ingin tau saja,kira-kira apa maksud kakak nya.
"gak boleh main rahasia-rahasia an kak"rengek maira.
"udah sana beres-beres rumah,masak mi aja kakak udah laper"alibi ali.
maira menurut ucapan kakak nya dan langsung menuju ke dapur memasak mi instan untuk sang kakak yang kelaparan.
"untung aja dia nurut"gumam ali terkekeh.
ia tau adik nya pasti sudah sangat penasaran dan ingin mengetahui tapi saat ini belum saat nya.
"entar ya dek kalau udah saat nya in sya allah kakak bakal kasih tau biar kamu gak penasaran lagi.
__ADS_1
kira-kira apa sih yang di sembunyikan ali sehingga maira sangat lah penasaran,ali juga kenapa harus main rahasia-rahasiaan?