CINTA GUS HASAN

CINTA GUS HASAN
ketemu lagi


__ADS_3

pulang sekolah maira memutus kan untuk ke toko buku,mencari novel yang dia ingin kan sudah lama ia tak membeli novel atau buku-buku tentang bagaimana cara menjadi muslim yang baik?


biasa nya dia sangat hobi,bahkan tiap bulan selalu membeli satu buku dengan uang tabungan nya dari saku uang jajan nya yang jarang ia pakai,toh dia juga jarang jajan pake uang nya.biasa nya ia jajan selalu menggunakan uang ali.


meskipun di berikan uang jajan juga tapi maira lebih sering jajan pakai uang kakak nya,kakak nya juga gak keberatan meski ada kekesalan dalam diri nya.baik kan kakak nya.


toko buku terlihat cukup ramai dengan kebanyakan remaja,terlihat dari seragam yang di pakai banyak juga anak kuliahan disini,mungkin mereka ada tugas maka dari itu mencari buku.


maira berjalan ke rak buku yang ia ingin kan."ini kan buku yang waktu itu ada di tik tok nya kak ali"girang maira karena tak menyangka akan mendapat kan buku yang ia ingin kan.


soal nya buku itu belum lama di promosiin seneng aja gitu dia langsung dapat,meskipun harga nya lumayan mahal.wajar sih kalau kita mau mendapat ilmu kita perlu perjuangan entah tenaga atau uang.


"eh kamu ngapain di sini dek?"tanya ali yang tiba-tiba muncul dengan buku-buku di tangan nya yang lumayan tebel,yang pasti itu bukan buku novel yang seperti maira suka.


"cari buku lah kak"ujar maira


"ada uang?"


"ada kok kak dari sisa uang jajan"jawab maira dengan menunjuk tas sekolah nya yang ia gendong.


"langsung pulang,jangan keluyuran"nasihat ali di angguki maira.


yang penting ngangguk entah di lakui atau enggak pokok nya ngangguk aja.


"kalau gitu kakak pergi dulu ya kasian temen kakak udah nungguin"pamit ali sambil melihat seorang lelaki yang maira ketahui teman kakak nya.


itu loh yang di duga menyukai maira,tapi gak boleh asal nuduh.


"as'salamualaikum"


"wa'alaikum salam"


setelah kepergian ali maira langsung ke kasir membayar buku nya,ia tak jadi membeli buku novel karena harus hemat.


niat nya tadi pengen beli dua buku,tapi gak papa lah buku ini udah cukup buat bacaan dirumah agar ia bisa meningkat kan ilmu yang ia miliki.

__ADS_1


di kasir ramai sekali yang mengantri ingin membayar buku rata-rata anak SMP yang mengantri segerombolan begitu.


"ramai banget jadi pegel kaki mai"keluh maira,kaki nya sudah lumayan pegal mengantri sedari tadi.


kira-kira lima belas menitan baru maira selesai dari toko buku dan langsung pulang.


karena buru-buru ingin pulang tak sengaja maira menabrak seorang lelaki yang tak di ketahui wajah nya karena maira yang terus menunduk.


maira sibuk membereskan buku orang yang ia tabrak tadi,tebel tebel buku nya.


"ini maaf ya kak"ucap maira tanpa berani mendongak,ia menyerahkan buku itu ke pemilik nya.


"lain kali hati-hati mai"ucap orang itu membuat maira mematung.


bukan masalah ucapan nya tapi suara nya maira kenal,ini suara mas ganteng nya dia,duh kenapa malah ketemu sih.


"eh iya sekali lagi maaf saya permisi,as'salamualaikum"setelah mengucap kan salam maira langsung pergi.


jantung maita gak aman,apa dia sakit jantung kok setiap ketemu mas ganteng jantung nya berdetak lebih cepat.


udahlah maira pusing,dosa di tanggung mas ganteng nanti kalau maira halu lagi pokok nya bukan salah maira.salah mas ganteng yang tiba-tiba muncul gitu aja.


kok seolah-olah jadi dia berharap berjodoh dengan mas ganteng nya,padahal memang mengharap sih tapi gak ngebet-ngebet banget.


ya kalau jodoh gak papa iklas aja,tapi kalau bukan jodoh nya ya gak papa juga masih ada ustad reihan.


"astafirallahalazim,mikir apa sih aku?"


di perjalanan pulang maira terus menggerutu tak jelas,tak peduli jika nanti ada yang mengatakan dia gila.


*********


"sebaik aku besok puasa,aku juga harus ikut kegiatan-kegiatan yang bermanfaat biar fikiran ku gak kemana-mana"ujar maira pada diri nya sendiri.


susah sekali menghilangkan cogan-cogan dalam fikiran nya yang terus menerus muncul,kalau begini terus nanti makin banyak dosa dia.pokok nya ia harus mengikuti banyak kegiatan yang banyak manfaat nya biar gak nambah dosa dengan memikirkan para cogan yang bukan mahrom nya.

__ADS_1


"pengen buka tik tok,tapi gak punya aplikasih nya.harus gimana ya"


sedetik kemudia muncul ide cemerlang dari kepala maira.


"kenapa gak dari dulu sih?akibat dari males ya gini"


maira membersih kan semua yang tidak penting di hp nya,maira sangat lah malas membersihkan sampah-sampah di hp nya yang membuat penuh.


padahal di hp nya hanya ada beberapa aplikasih saja tapi dengan cepat hp nya penuh,gak papa kita harus bersyukur dengan hp yang kita punya sekarang meskipun tidak sebagus hp teman-teman nya.


"nah kalau ginikan bisa donwload aplikasi tik tok,dan bisa ngeliat para pendakwa ganteng.eh astafiraallahalazim kenapa malah gini sih"kesal maira pada diri nya sendiri.


"harus membuang pikiran-pikiran yang bikin dosa"


"oh iya bentar lagikan aku udah mau tujuh belas tahun,berarti bentar lagi aku dewasa dong?"


jadi dewasa itu lumayan bikin ribet tapi ya memang sudah jalan nya yang hidup pasti akan dewasa kalau belum di panggil sang pencipta.


"ini bulan sebelas berarti dua bulan lagi umur aku tujuh belas tahun,tapi kan gak boleh di rayain"lagi-lagi maira berbicara pada diri nya sendiri.


"maira"panggilan ali membuat maira langsung beranjak menemui kakak nya.


"iya kak"


"gorengin kakak telor"pinta ali yang maira yakin dari raut wajah nya kakak nya lelah,apa secapek itu menjadi dewasa?


gini aja maira udah capek apalagi menjadi dewasa beneran,tapi tetap harus bersyukur gak boleh banyak mengeluh.


"iya kak sebentar,mau satu atau dua?"tawar maira.


"dua deh kalau kamu gak keberatan"jawab ali.


maira sih gak keberatan toh kakak nya baik sama dia jadi wajar kan kalau dia begitu sayang sama kakak nya.apa lagi kakak nya sering membelikan nya jajan dan selalu menuruti nya.


di dapur maira menggoreng telor untuk kakaknya,dalam hati ia terus beristifar karena bayang-bayang cogan selalu muncul.

__ADS_1


bersambung....


jadi cerita yang saya tulis itu hampir semua terinspirasi dari kehidupan nyata saya,dan karakter maira bisa di bilang karakter diri saya sendiri.jadi maaf kalau karakter maira sedikit aneh.


__ADS_2