CINTA GUS HASAN

CINTA GUS HASAN
tidak perlu mencari tau


__ADS_3

setelah bangun dari koma satu minggu lalu maike menjadi lebih diam,entahlah mungkin memang ini sifatnya sebelum koma.ia tak terlalu mengingat dulu dirinya seperti apa?yang pasti ia akan hidup sesuai apa yang diinginkannya.


ingatannya hanya samar-samar dan maike memutuskan untuk tidak berusaha mengingat semuanga,kalau inget ya syukur kalau gak inget ya gak papa.terkadang memang lebih baik gak tau apa-apa ketimbang tau tapi malah bikin sakit.


karena yang dirinya tau dia itu gak terluka parah sehingga harus koma selama itu pasti ada yang gak beres bukan,tapi kok dia masih ingat jelas dengan semua mimpinya,disebut mimpi mungkin ya kehidupannya sebagai maira.ya mau apa coba?orang ia mengalaminya pas dirinya koma.


pantas saja saat dirinya menjadi maira maike merasa hidupnya lurus-lurus saja seperti jalan tol.


"maike makan dulu sayang"suara seorang wanita yang diketahui sebagai mamanya menyadarkan maira dari pikirannya yang ngalor ngidol.


"iya"


"hari ini kamu makan bubur lagi ya"ujar mamanya.


bosen maike tiap hari makan bubur terus,gak ada menu lain apa ya?dia juga merasa udah sehat mau bantah juga gak enak,merasa gak mau mengecewakan mamanya walaupun dirinya tak mengingat.

__ADS_1


"kenapa sayang?"merasa ada yang dipendam anaknya mama akhirnya bertanya.


pokoknya anaknya gak boleh memendam sesuatu yang akan menyakitinya,gak boleh terulang kembali mama akan benar-benar menjaga maike agar selalu bahagia.setidaknya jika anaknya nanti tersakiti bukan dirinya yang membuat namun dia akan sebagaj obat penyembuh untuk anaknya.


"gak papa ma"maike belum berani untuk jujur dengan semua yang dirasakannya.


"bilang aja sayang mama akan usahakan menuruti apa yang kamu mau"bujuk sang mama,agar anaknya mau bicara.


maike menghela nafas."aku bosen makan bubur terus"


mama tersenyum mendengar kejujuran anaknya,dulu saat anaknya ingin bercerita tentang hari-harinya yang dilewatinya.ia tidak peduli dan menganggap angin lalu,asalkan raga anaknya baik-baik saja ia akan biasa saja.


"nanti mama tanyakan pada dokter ya boleh gak kamu makan-makanan lain,sekarang makan bubur dulu"ucap sang mama yang diangguki maike.


**********

__ADS_1


hari ini maike diperbolehkan pulang,dan saat didepan rumah yang ditujunya betapa terkejutnya maira melihat rumah yang begitu besar.


"ini rumah kita"antusias maira.


mama,papa,dan kakaknya tersenyum melihat wajah ceria maike,sudah lama ia tak melihat wajah anaknya yang begitu ceria dan sangat antusias.


"lebih tepatnya ini rumah mama dan papa"canda sang kakak namun dengan wajah yang super datar.


sungguh kakaknya tidak cocok untuk bercanda,malahan candaan kakaknya membuat maira jadi canggung dan menganggap ucapan kakaknya serius.


"maaf kak"


mama langsung menatap tajam kak rendra karena membuat adiknya menjadi murung lagi,yang ditatap tetap menampilkan wajah datar namun mengerti apa yang harus dilakukannya.


"kakak cuman bercanda"

__ADS_1


"yaudah ayok masuk mai,kita lihat kamar kamu"ajak mama.


maike mengikuti mamanya untuk menuju kamarnya,penasaran juga kira-kira kamarnya segede apa ya?rumahnya aja gede banget pasti kamarnya juga bakalan gede,lebih gede dari kamar dibawah alam sadarnya.


__ADS_2