CINTA GUS HASAN

CINTA GUS HASAN
di rumah reyhan


__ADS_3

masih di pinggir jalan mengobrol dengan umi nya reyhan dan reyhan,maira takut salah jawab kayak tadi.ia jadi malu gara-gara tadi.


"ayo main ke ke rumah tante"ajak umi reyhan.


kalau sudah begiini mau nolak jadi gak enak,tapi ia takut salah bicara lagi dan berakhir malu.


"mai belum shalat zuhur tan"mungkin dengan alasan ini maira bisa bebas.


namun nyata nya tidak jawaban ini tidak bisa menjadi alasan yang bagus.


"shalat di tempat tante aja"akhir nya maira mengangguk mengiyakan.


jujur setelah sekian lama tidak bermain ke rumah reyhan,ada sedikit kecanggungan yang mengganggunya dan ia tu kurang nyaman kalau di rumah orang lain.


tapi semoga saja dia nanti nyaman dan tidak membuat kesalahan.


*********


dirumah reyhan diri nya di suruh makan oleh umi reyhan setelah shalat zuhur.


mau tidak mau diri nya harus mau,kebetulan maira juga lapar.tapi tetap harus menjaga image biar gak malu-maluin,di rumah ia makan sangat banyak di sini jangan sampai.


"kok maira makan nya cuman dikit"tanya umi reyhan.

__ADS_1


maira hanya mengambil secentong nasi,biasa nya kalau di rumah mana cukup segitu.


maira itu udah pernah diet tapi ya gitu,harus gagal karena memang gagal.


"masakan tante gak enak ya?"ucapan umi reyhan membuat maira jadi serba salah.


"enak kok tante"


"kalau enak kok cuman segitu makan nya?"umi reyhan langsung menyendok kan nasi ke dalam piring maira dengan sangat banyak.


"gak usah malu-malu anggak rumah sendiri,biasa nya juga waktu kecil gitu kan"kekeh umi reyhan.


ustad reyhan itu anak tunggal jadi wajar saja umi baik ke maira,toh maira dulu sering sekali ke sini bahkan sampai lupa untuk pulang.


"iya umi"


reyhan yang sedang membuka buku entah buku apa?segera menghampiri umi nya.


"tolong belikan tepung sama mentega"


reyhan langsung mengangguk,umi ingin membuat kue kesukaan maira waktu kecil dulu.


"maira udah ada calon belum?"tanya umi secara tiba-tiba membuat maira tersedak.

__ADS_1


uhuk uhuk


segera umi reyhand memberikan maira minum,i merasa bersalah karena membuat maira tersedak.


"maaf ya karena umi kamu tersedak"


"bukan salah umi kok,ini salah aku yang gak hati-hati"


setelah menyelesaikan makan nya,maira membereskan meja dan piring yang kotor.


sebenar nya umi reyhan sudah melarang tapi maira tidak enak kalau hanya melihat saja padahal dia kan juga makan.


"udah mai gak usah di cuci biar tante aja nanti yang nyuci"larang umi reyhan pada maira.


"gak papa kok umi,maira udah biasa di rumah"


semua piring kotor telah di cuci oleh maira,bahkan alat masak yang belum sempet umi reyhan cuci juga di cuci maira.


umi reyhan jadi tidak enak,niat hati mengajak maira ke sini untuk menemani nya karena anak semata wayang nya yang gak asih.ini malah maira cuci piring di rumah nya.


selesai cuci piring maira dan umi reyhan duduk di ruang tamu menunggu reyhan yang membeli tepung dan mentega.


mungkin kah reyhan nyasar karena sudah dari tadi belum balik-balik,tapi kalau nyasar kan gak mungkin dia kan pasti hafal sama jalan.orang dulu aja pernah debat sama ibu-ibu karena bantuin maira.

__ADS_1


__ADS_2