
empat gadis itu berjalan keluar gerbang sambil bercanda tanpa peduli dengan sekitar yang menatap heran karena melihat mereka yang asik dengan dunia mereka.
"risti mana ni kok kamu cuman sendiri rin?"tanya stevani.
"risti udah di jemput duluan,kalian sih lama banget di wc nya"kesal serin yang tadi sendirian karena risti yang udah di jemput.
"salahin maira ni karena lama banget"ujar reni menunjuk maira.
sedangkan yang di tunjuk malah nyengir karena bingung akan menanggapi apa,di wc tadi masih ada orang jadi dia nunggu.sebenar nya di wc itu ada beberapa tapi dia mau nya nunggu sepi,ya jadilah lama menunggu.
lagian dia tak nyaman jika di wc masih ada orang,rasa nya gak aman aja gitu takut nya nanti kalau diri nya punya aib jadi terbongkar.
"afwan ukhti"celetuk maira.
"lho risti kemana"tanya stevani.
perasaan tadi ia meninggal kan serin bersama risti,lah kok serin sekarang sendiri.pantas saja serin marah-marah karena mereka lama ternyata oh ternyata karena risti gak ada.
"kan aku tadi udah bilang kalau risti udah di jemput"jawab serin semakin kesal saja.
__ADS_1
bayang kan coba,dia udah memberi tau tapi ujung-ujung nya stevani nanya lagi.orang sudah kesal malah di tambah kesal ya tambah emosi lah.
"yaudah yok pulang"ajak maira.
ia tak mau menambah kekesalan serin karena diri nya yang sangat lama.
mereka berjalan untuk pulang menuju rumah masing-masing,kebetulan rumah mereka searah meski nanti bakal pisah di pertigaan.
saat asik mengobrol di perjalanan tiba-tiba ada motor yang melewati mereka dan berhenti sebentar di sebelah mereka.
"awas nanti nabrak"ejek pak darto kepada reni lalu berlalu begitu saja.
"jangan ketawa"rengek reni karena teman-teman nya semakin menjadi-jadi.
ya begini lah semakin di suruh berhenti malah akan menjadi-jadi,mereka terus tertawa di tambah lagi saat melihat wajah reni yang lucu.memerah karena malu duh makin ngakak aja.
"udah oy kasian reni"ujar maira.
semua nya langsung menormal kan ekspresi mereka agar menjadi lebih tenang dan berusaha menenang kan diri agar tidak tertawa lagi.
__ADS_1
"awas nanti nabrak"stevani menirukan suara pak darto.
sudah berhenti tertawa kini mereka tertawa lagi karena stevani yang menirukan suara pak darto dan hampir mirip,baru aja lega karena teman-teman nya sudah berhenti tertawa lah ini malah tertawa lagi.
"udah oy jangan tertawa kencang-kencang gak baik apa lagi kita ini perempuan"nasihat maira kepada teman-teman nya.
memang gak baik tertawa berlebihan apa lagi kita ini perempuan harus kalem.
"yaudah ayok jalan,gak sampek-sampek kalau terus nertawain reni"
*********
pulang sekolah gini enak nya makan apa ya?entah lah ia jadi tidak berselera makan di rumah,pada hal maira sendiri yang memasak kenapa malah dia yang gak berselera.
setelah melaksanakan shalat zuhur maira pergi mencari cilok karena ia sangat ingin memakan cilok dengan sambal berlimpah.
"tukang cilok nya mana ya?biasa nya jam segini ada di sini"gumam maira yang tak menemukan tukang cilok nya.
akhir nya dengan berat hati ia pulang ke rumah,gak papa lah hari ini belum bisa makan cilok.in sya allah besok ia bisa makan cilok.
__ADS_1