cinta halte bus

cinta halte bus
menunggu


__ADS_3

MENUNGGU


Langit sudah tak mampu lagi menahan air yang begitu banyak. Bagaikan beban yang terlalu berat untuk di pikul, kini langit lebih memilih melepaskan semua beban itu.


Air kini turun dengan begitu deras membasahi setiap sudut bumi. Para penduduk bumi kini berlarian mencari tempat berteduh melindungi diri dari hujan. Sebagian dari mereka merasa kesal dan jenuh dengan situasi ini. Merasa situasi ini menghambat kegiatan mereka. Mereka yang kadang tak tau diri ,selalu mengeluh dengan apa pun yang tidak sesuai dengan spekulasi mereka.


Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Gebriela Anastasya. Gadis manis dan selalu menyempatkan waktunya untuk datang ke halte bus setiap harinya. Gebi yah begitulah orang-orang di sekitarnya memanggilnya, hujan adalah anugrah dengan hujan dia merasa damai dan tentram dalam hatinya. Hujan bagaikan pelipur lara baginya.


Kini Gebi telah berdiri di tempat kesayangannya. Halte bus, yahh itulah tempat kesayangan gebi .


Jika sebagian dari kalian bertanya apakah tidak ada tempat lain yang lebih menarik dari halte bus bagi gebi?? Jawabannya tidak. Baginya halte bus ini adalah tempat ternyaman untuknya melebihi apapun. Di tempat ini dia menunggu orang yang paling berarti dalam hidupnya. Orang yang telah mengubah dunianya. Orang yang memperkenalkannya dengan dunia luar yang begitu indah ,dan orang yang mampu menciptakan rasa nyaman banginya.


"kemarilah nah, apakah kau tidak kedinginan disitu" panggil seorang wanita paruh baya yang melihat Gebi berdiri di ujung halte bus sambil setia menatap air yang jatuh dari langit


"terimah kasih bu " balas gebi sambil tersenyum

__ADS_1


"marilah duduk di samping ibu "kata wanita paruh baya itu sambil menunjuk tempat duduk di sampingnya


"baik bu"katanya sambil beranjak ke tempat wanita paruh baya tersebut


"siapa namamu nak " tanya sang wanita begitu Gebi duduk di sampingnya


"gebriela anastasya bu , ibu bisa memanggil saya gebi "jawabnya sambil tersenyum kepada sang wanita


"gebriela anastasya ... Nama yang bagus" kata wanita tersebut sambil membalas senyum syafira


Keduanya begitu asyik terbuai dalam percakapan hingga butiran butiran air dari langit kini mulai menghilang dan menyisakan genangan. Sambil terus berbincang - bincang dan memperhatikan orang orang yang kini mulai kembali melanjutkan aktivitas yang tertunda. Sebuah mobil hitam berhenti di depan halte tersebut dan turunlah seorang laki -laki berjalan ke arah Gebi dan wanita paruh baya tersebut


"tidak apa- apa"balas wanita paruh baya tersebut


"mari nak, ku antar kau pulang kerumahmu" lanjut wanita paruh baya tersebut sambil menatap gebi

__ADS_1


"tidak usah bu saya masih ada keperluan setelah ini"balas gebi sopan


"baik lah nak " balas wanita paruh baya tersebut


"ohh yahh nak nama ibu Ratianti, kamu bisa panggil ibu rati " balas wanita paruh baya tersebut sambil tersenyum menatap gebi .Mobil yang di tumpangi ibu rati kini mulai berbaur dengan kendaraan lainnya di jalanan. Sementara gebi kini masih setia duduk di halte bus sambil memandang orang yang berjalan di sekitarnya.


Jam menunjukkan pukul 7 malam dan udara malam ini kian dingin. Mungkin ini adalah dampak setelah hujan deras sore tadi yang masih terasa sampai malam ini. Gebi melirik arloji miliknya dan menghela napas panjang. "sepertinya bukan malam ini" gumang ebi dalam hatinya. Kini gebi telah berdiri berjalan meninggalkan halte bus tersebut


"apakah dia tak ingat janjinya padaku?? Mengapa dia ingkar pada janji yang dia ucapkan? tanya gebi dalam hatinya, sambil terus berjalan menyusuri jalan setapak yang masih meninggalkan genangan- genangan air dari sisa hujan sore tadi.


Jalanan malam ini bisa dibilang sepi, mungkin karena cuaca yang tidak terlalu bersahabat sehingga sebagian orang lebih memilih untuk tinggal di rumahnya dan menikmati segelas coklat hangat yang nikmat.


"ahhh dasar kau wanita gila " bentak seorang laki-laki kepada seorang wanita cantik yang berdiri di depannya


gebi sempat terkejut mendengar ucapan laki-laki tersebut, namun hal tersebut tidak memancing rasa penasaran gebi untuk terus melihat pertunjukan di depannya. Gebi lebih memilih terus berjalan meninggalkan laki-laki dan wanita tersebut daripada terlibat dalam perkelahian sepasang kekasih.

__ADS_1


maaf yahh jika banyak typo


jangan lupa like dan komennya😊


__ADS_2