cinta halte bus

cinta halte bus
GEBRIELA ANASTASYA


__ADS_3

Seperti hari hari biasanya. Setelah selesai mengajar, maka banyak mahasiswi yang akan bergerombol mengelilingi bagas.


Entahkah itu untuk sekedar untuk bertanya tentang materi kuliah yang tidak diketahui ataupun menawarnkan bantuan kepada bagas.


Yah sebagai seorang asisten dosen, bisa di bilang masih terlalu muda, selain itu bagas yang memiliki tinggi sekitar 185 cm dan proposisi badan yang WOWW bagi kaum hawa membuat banyak mahasiswi rela menanti bagas .


Sebagai seorang laki laki hal tersebut membuatnya bangga , karena secara tidak langsung dirinya menjadi idola dalam kaum hawa.


Di tambah lagi bagas memiliki sikap ramah dan senyum menawan yang mampu membuat hati kaum hawa meleleh saat melihatnya.


" biar saya bantu kak " kata beberapa mahasiswa cewek saat melihat tumpukan laporan di tangan bagas, sambil mengerumungi sekitar bagas, membuat laki laki itu seorang artis idola yanh di kejar kejar fansnya.


Bagas hanya tersenyum manis menendengar para mahasiswa tersebut, membuat para mahasiswi tersebut seakan terbang ke awan melihat senyuman bagas.


Bagas menolak penawaran dari mahasiswi tersebut dengan cara halus guna tidak menyakiti atau melukai hati para mahasiswinya tersebut yang masih setia mengerumunginya.


Sementara para mahasiswi tersebut masih terbuai dengan senyum manis bagas, bagas telah berjalan meninggalkan gerombolan tersebut.


" GEBRIELA ANASTASYA " panggil bagas saat gebi dan jojo telah berjalan keluar ruangan.


Hal tersebut membuat keduanya berbalik dan menatap bagas dengan heran.


" maaf kak tapi jam kuliah telah selesai dan saya ingin pulang " kata gebi dengan sopan, walaupun sebenarnya ada perasaan kesal namun hal tersebut berusaha dia tutupi dengan menarik senyum pada bibirnya.


Sambil memberikan isyarat tangan agar jojo meninggalkan mereka berdua , bagas kembali membuka suara " bawa ini ke mobil saya " kata bagas sambil memberikan tumpukan laporan yang dipegangnya tadi kepada gebi.


" kamu boleh pergi " sambungnya sambil menunjuk kearah jojo dan berjalan meninggalkan ruang kelas.


Dengan wajah kesal gebi menatap punggung bagas yang telah berjalan

__ADS_1


" sabar gebi" guman gebi dalam hatinya


"bantuin jo" kata gebi sambil memasang wajah memelasnya menatap jojo.


" jangan coba coba bantuin dia " suara bagas terdengar tegas tak terbantahkan saat jojo bersiap mengambil alih tumpukan laporan di tangan gebi.


Hal tersebut membuat gebi mengerutkan keningnya, sementara jojo hanya tersenyum masam mendengarnya.


"cepat GEBRIELA ANASTASYA" suara bagas kembali terdengar memanggil gebi yang masih nampak kesal dengan sikap bagas


" baru juga asisten dosen tapi sikapnya..." suara gebi berhenti saat meilhat bagas menatap tajam kepadanya


" saya masih dengar" kata bagas dengan tatapan tajamnya


"buruan gebi.." Kata jojo sambil mendorong pelan bahu gebi " gue tunggu di parkiran " sambungnya


Sementara gebi hanya berjalan dengan kesal membawa tumpukan laporan di tangannya mengikuti langkah kaki bagas yang telah berada jauh di hadapannya.



" simpan dibangku belakang " jawabnya sambil menunjuk kebangku belakang mobilnya.


Seoleh enggan untuk berdebat dengan bagas gebi kemudian mengkuti perintah bagas dan meletakkan tumpukan laporan ke dalam mobil bagas.


" susun yang rapi" bentak bagas melihat gebi meletakkan tumpukan laporan tersebut secara asal.


Mendengar perkataan bagas gebi kembali menahan emosinya dan berusaha tenang sambil mengerjakan apa yang diperintahkan asisten dosen sok yang telah duduk di bangku kemudi mobilnya.


Kini gebi telah berjalan menuju mobil jojo dimana jojo telah menunggunya disana.

__ADS_1


Dengan perasaan kesal gebi menghampiri jojo .


" kenapa geb? " tanya jojo penuh rasa penasaran melihat gebi berjalan tergesa gesa sambil cemberut.


"gila loh asdon (asisten dosen) banyak perintah banget yang itulah yang inilah" gerutu gebi sambil mencibirkan bibirnya


Sementara jojo hanya tersenyum melihat gebi mencibirkan bibirnya.


"udah engga usah di monyong monyongin tuh bibir " kata jojo sambil mengelus bibir gebi


" engga tahan gue buat cium bibir kalau gitu terus " sambungnya yang masih setia mengelus bibir gebi


"ehh apaan sih loh " kata gebi menepiskan tangan jojo


" sasa mana?" sambungnya begitu menyadari sasa tidak ada


"sasa udah balik sejam yang lalu, katanya ada tugas bareng temannya" kata jojo sambil menjilat ujung tangannya yang digunakan mengelus bibir gebi


" manis bibir loh geb " kata jojo sambil senyum menggoda gebi


"ihh apaan sih jo" kata gebi dengan muka merah


Sementara jojo hanya tertawa terbahak bahak melihat gebi. Merasa bahagia telah menjahili gebi.


Sementara bagas dari dalam mobilnya memperhatikan kedua sahabat tersebut,


"aneh kenapa gue marah lihat gebi dekat sama jojo? kenapa gue sakit hati lihat gebi dengan cowok lain? " kata bagas sambil mencengkram setir mobilnya.


__ADS_1


Selama perjalanan gebi masih merasa kesal. Entah mengapa hari ini hari paling sial menurutnya. Tidak bagas, tidak jojo membuatnya kesal. Hal tersebut membuatnya terus cemberut dalam perjalanan pulangnya


__ADS_2