
Gebi dapat merasakan nafas bagas dipermukaan kulit wajahnya dan hal itu membuatnya kembali meronta sekuat tenaga. Namun hasilnya masih nihil.
Dan saat raka semakin memperkecil jarak tersebut tiba tiba saja sebuah tarikan di kerah baju raka membuatnya menghentikan aktivitasnya.
Raka mengumpat "shiitt, sialan siapa sih__" kata kata raka terhenti saat melihat kearah belakang dimana jojo berdiri dan menatap tajam pada raka
Raka memandang sinis kearah jojo kemudian melepaskan kasar tangan jojo pada kerah bajunya
"apaan loh" bentak raka
" mau jadi pahlawan kesiangan"ejeknya sambil menatap remeh jojo
Jojo sendiri masih saja diam mendegar perkataan raka, kemudian mengalihkan pandangannya menatap gebi yang masih dengan air mata yang membasahi pipinya.
Tubuh gebi bergetar akibat menangis dan di lehernya__
Mata jojo memerah menahan amarah melihat leher gebi dengan bekas gigitan disana.
Karena ulah raka
"pergi loh, gangguin aja" kata raka sambil berbalik dan kembali menatap gebi.
Tangannya terulur hendak memegang pipi gebi, namun kali ini kembali terhenti saat dengan kasarnya sebuah tarikan kasar menariknya sehingga membuat raka tersungkur di aspal. "shittr, sialan loh jo__"raka menggantungkan kalimatnya saat melihat jojo masih berdiri ditempat yang sama tanpa berpindah tempat sedikit pun
Lalu siapa yang berani membuatnya begini?
Mata raka seketika membulat saat melihat bagas dengan tegapnya menatapnya seolah menusuk setiap jengkal tubuhnya.
Raka merasakan ngeri dari tatapan bagas, namun sebisa mungkin dirinya sembunyikan.
__ADS_1
"kak bagas, bagaimana kakak bisa ada disini?" tanya raka sambil bangun dan membersihkan pakaiannya. Bagas tidak menjawab, namun tatapan dingin masih tetap dia berikan kepada raka.
Raka sendiri masih terus tidak menyadari tatapan bagas padanya . Dengan santainya raka melangkahkan kakinya menuju bagas kemudian kembali membuka suara
"kenapa kak bagas ada di sini?" tanya kedua kalinya
"aku yang harus bertanya padamu, kenapa kau ada disini bersama mereka" seru bagas sambil menunjuk gebi dan jojo. Dimana jojo telah mendekat dan melepaskan jaketnya untuk gebi.
Raka menarik senyumnya santai kemudian membuka suaranya "aku hanya sedang jalan2 saja kak, tapi wanita ganjen ini merayuku dan membawaku kesini untuk__" perkataan raka terhenti saat jojo tiba2 saja menarik kerah bajunya
"jaga ucapanmu" bentak jojo
"kenapa aku harus menjaga ucapanku?
Bukankan yang aku katakan benar dia selalu saja dekat__" kata kata raka terhenti saat jojo menberikan pukulan keras di wajahnya dan membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah
Raka seketika juga membalas jojo dengan pukulan yang lebih keras sehingga jojo tersungkur di aspal.
Gebi yang menyaksikan peristiwa tersebut seketika saja berteriak histeris melihat jojo yang sudah babak belur
"jangan, ku mohon" lirih gebi dengan air mata yang terus mengalir di matanya
"raka hentikan ku mohon"lirihnya sambil mencoba menghentikan kekerasan raka pada jojo
"hentikan raka"bentak gebi sekali lagi
Raka menatap jojo yang sudah terkepar penuh luka di atas aspal, kemudian mengalihkan pandangan pada gebi
Senyum penuh arti terlukis di bibirnya
__ADS_1
" bagaimana? Apakah kau mau temanmu ini mati?" bentaknya
"ku mohon hentikan"lirih gebi
"hentikan?" raka menatap gebi, kemudian menatap jojo
" tidak akan sampai dia matipun tidak akan" kata raka penuh penekanan.
Sedetik kemudian raka kembali memberikan tendangan kuat di perut jojo dan itu sukses membuat gebi berteriak histeris
"hentikan brengsek" bentaknya sambil menarik raka dan melayangkan sebuah tamparan di pipi raka.
Raka tersenyum sinis dengan pipi memerah akibat ulah gebi kemudian dengan sekali tarikan menarik lengan gebi kemudian melayangkan tamparan di pipi gadis tersebut.
Namun nyatanya sebelum tangan raka mendarat di pipi gebi, bagas dengan sikap menahan tangan tersebut
"singkirkan tanganmu dari gadisku" kata bagas penuh penekanan
"gadismu" ulang raka
"apa melihat semua peristiwa ini sejak awal dan kau berani melecehkan gadisku, tapi aku masih memberikanmu kesempatan untuk meminta maaf tapi sekarang tidak lagi" sambung bagas, kemudian kembali mendorong raka dan memberika pukulan bertubi tubi pada tubuh raka.
Raka sendiri tidak diam dengan itu, dirinya mencoba menghindar, melawan namun nyatanya bagas bukan tandingannya.
Gebi tidak lagi memperhatikan bagas dan raka, dirinya kini sibuk dengan jojo
"jojo engga apa apa?"lirih gebi dan hanya di balas senyuman oleh jojo sebulum kehilangan kesadaran
**jangan lupa like dan comennya
__ADS_1
untuk mendukung penulis
maafkan typo bertebaran😊😊**