
Tidak ada jawaban dari gebi. Air matanya yang terus mengalir membasahi pipinya seolah menjadi pertanda betapa sakit hatinya mendengar ucapan bagas
" aku tidak akan memaafkanmu" guman batin gebi
Langkah kaki gebi berhenti di ambang pintu rumahnya. Gebi mencoba mengatur nafasnya yang masih berantakan akibat sakit hatinya.
"BRENGSEK KAMU KAK" guman gebi dengan wajah memerah sambil mengepalkan tangannya.
Nafasnya masih berat untuk dia hirup masuk kedalam rongga dadanya.
"bibi minta minum lagi dong" suara jojo terdengar dari dalam rumah gebi.
Sambil menguatkan hatinya, gebi pun masuk kerumahnya dan pandangannya langsung jatuh pada jojo yang kini duduk di sofa sambil meminum minuman yang dibuatkan oleh ART gebi.
"dari mana aja sih geb? Gue tungguin loh dari tadi. Eloh sih langsung main cabut aja pas kuliah, kan gue jadi khawatir" omel jojo yang hanya membuat gebi tersenyum masam mendengar deretan pertanyaan jojo
__ADS_1
"ihhh kok engga dijawab sih geb" gerutu jojo begitu melihat gebi malah melangkahkan kaki menuju lantai 2
Dimana kamar gebi berada " jawab dong gebi.." sambungnya sambil mengikuti langkah kaki gebi dengan wajah di tekuk
Masih tidak ada jawaban. Hal itu membuat jojo kesal sendiri dan terus mengomel
" kenapa sih loh? Jawab gue. Loh dari mana sih? Sama siapa? Kok jam gini baru balik?" tanya jojo
Masih tidak ada jawaban dari gebi. Bahkan saat keduanya kini masuk kedalam kamar gebi, suara gebi masih belum terdengar
" gebi...... Jaw...." pertayaan jojo terpotong saat menyadari bahwa sahabatnya kini sedang menangis di hadapannya.
Raut wajah marah terpampang nyata di wajah jojo.
"sialan.... Siapa yang lakuin ini sama loh? Jawab gue?" bentak jojo yang malah membuat air mata gebi megalir keluar dari pelupuk matanya.
Hati jojo seakan di iris iris melihat tangisan pedih gebi. Seakan tangisan itu sangat menyakitkan dan membuat luka yang amat sangat untuk gebi
__ADS_1
"kenapa sih geb? Coba cerita sama gue" suara jojo kini melembut
Namun seakan bisu, gebi masih enggan untuk bersuara. Enggan untuk menjawab pertanyaan jojo.
Gebi lebih memilih diam sambil memeluk erat tubuh jojo dalam tangisannya.
Jojo hanya menghela nafas kasar sambil mengusap belakang gebi. Memberikan kekuatan pada sahabatnya tersebut.
"duduk dulu" kata jojo sambil mendudukkan gebi di tepi kasur yang juga diikuti oleh jojo
"coba cerita sama aku" lanjutnya
Masih sama,tidak ada jawaban dari gebi. Gadis itu masih terus menangis tersedu sedu. Menggambarkan sakit yang amat sangat dalam hatinya
"yah udah kalau engga mau cerita. Engga apa apa yang penting jangan nangsmis lagi" sambung jojo sambil menarik gebi kembali dalam pelukannya dan sesekali memberikan kecupan pada pundak kepala sahabatnya.
jangan lupa like dan comennya
__ADS_1
untuk mendukung penulis๐๐๐