
INGGRIS
-RUMAH ALBERTO-
-KAMAR ALBERTO-
Alberto kembali dari kantor dan langsung mandi,usai mandi dia pergi ke meja kerjanya.
Melihat komputernya dan berkas file.
Ting..
Ting..
(Nada pesan)
Alberto bergegas,
mengambil ponselnya yang ada di meja sisi ranjang.
Alberto melihat ponselnaya dan terkejut.
"Dominic"
"mau apa orang gila ini mengirim pesan padaku"
guman dominic.
Alberto membuka isi pesan dominic dan kaget!
Matanya seakan keluar dari tempatnya.
Terlihat foto janice yang hanya pakai bikini.
(Nada dering panggilan)
Alberto mengangkat panggilan.
"Brengs*k kau dominic,kau apakan wanitaku hah???"
Alberto berteriak keras.
"sssttt pelankan suaramu teman!"
"Ya kau pasti tau lah,kalau posisi seperti itu, bagaimana aku bisa tahan nasfu ku untuk makan"
Dominic tertawa jahat.
"baj*ngan kau dom! awas saja jika kau berani menyentuh wanitaku! aku akan membunuhmu!"
Alberto menutup panggilannya.
Alberto mengeratkan rahangnya.
"ahhhhhh...... sial"
Alberto mengobrak abrik kamarnya.
Aberto menelepon seseorang.
"Hallo"
"bagaimna kerjamu hah??"
"kau membiarkan wanita ku masuk ke dalam lubang singa"
Alberto membentak seseorang di sambungan teleponnya.
"maafkan saya tuan"
"bawaan keluarga willy mengeroyok saya"
memberikan pembelaan.
"lacak segera kemana orang gila itu membawa wanitaku,aku akan kesana cesepatnya"
alberto memutuskan panggilan.
Alberto geram,hatinya tak tenang.
Pikirannya kacau.
Alberto mengacak acak rambutnya.
Alberto menghubungi seseorang lagi.
"hallo bagaimana??"
alberto terlihat mengertutkan dahinya.
...
...
...
__ADS_1
"ah baiklah,kau awasi terus"
alberto menutup panggilannya.
Tok..
Tok..
(pintu diketuk)
"Tuan,mobil sudah siap"
Alberto bergegas keluar kamar dan meninggalkan rumahnya menuju mobil untuk pergi ke bandara.
Didalam perjalanan alberto tak bisa membayangkan apa yang akan di lakukan Dominic pada janice.
---
NEGARA A
-RUMAH DOMINIC-
-KAMAR DOMINIC-
Dominic berbaring di samping janice,dominic memeluk janice erat.
Tangannya tak bisa diam,terus saja meraba raba kulit halus janice di balik selimut.
Dominic membelai rambut janice,dari samping janice tampak benar benar menggoda.
Dominic mendekatkan wajahnya mencium leher jenjang janice,menjilat telinga janice.
Lagi lagi Dominic tergoda dan tak bisa mengontrol dirinya sendiri.
Dominic menghentikan ciumannya.
Dominic memalingkan wajahnya dan membalikan badannya.
"asataga... susah sekali menahan nafsu"
"melihat wanita cantik dan sexy dan hanya pakai dalaman seperti ini,laki laki mana yang tidak tergoda"
batin dominic.
Dominic menghela nafas panjang,dia bangun dan pergi ke kamar mandi.
Lagi lagi berndam air dingin,menjinak kan peliharaan nya lagi.
"aduh mau sampai kapan gini terus,ini sudah yang ke 5"
guman dominic.
Dia menggigil karena harus berkali kali berendam air dingin malam malam.
Dominic kembali ke ranjang dan berbaring kali ini dia meletakkan bantal diantara dirinya dan janice.
Dominic menyusun bantal sedemikian rupa.
"ah.. akhirnya bisa tidur"
keluh dominic.
Dominic pun terlelap tidur.
---
Keesokan paginya.
Dominic merasa sesuatu miliknya terasa aneh,dominic membuka matanya dam melihat janice masuk kedalam pekukannya dan milik dominic menempel pada milik janice.
Dominic langsung mendorong janice.
Janice terbangun.
Dominic kaget dan pura pura tidur.
"umh..aduh dingin banget"
Janice mengusap matanya dan menguap.
melihat disampingnya ada dominic janice pun kaget.
"eh.. dominic"
janice duduk dan merasakan badannya aneh,janice membuka selimut dan berteriak..
"aaaaaaHhh.... ini apa.. ini aku.."
janice menangis.
Dominic pura pura bangun
"aduh berisik banget sih"
Domic duduk dari tidurnya,janice melihat dominic tidak memakai baju dan histeris.
__ADS_1
"kamu ngapain gak pakai baju?"
"kamu.. kamu..??"
janice menggenggam erat selimut di tubuhnya.
"aku tidak akan mau melakukannya dengan orang tidur,aku akan lebih suka dengan orang yang sadar,akan terasa sensasinya"
kata dominic tersenyum sinis.
"maksud kamu apa??"
"jadi kamu??"
Domimic menarik janice dalam pelukannya dan ******* bibir janice.
Mata janice terbelalak dan meronta.
Dominic menekan tengkuk janice,ciuman mereka semakin dalam.
Dominic merebahkan tubuh janice ke ranjang dan menindihnya.
Dominic menciumi leher dan dada janice.
Terdengar samar desahan janice yang tertahan pada mulutnya.
Tubuh janice menggeliat seperti cacing kepanasan.
Dominic kembali ******* bibir janice dan meremas ke dua gunung janice.
Nafas janice semakin lama semakin cepat.
Tanpa sadar janice mengeluarkan suara desahan yang membuat dominic bergairah.
"emhhh ahhhhhhh.."
"jangan dom,aku mooohon,emh.."
janice merengek.
"ah sayangku,aku sudah tidak tahan lagi"
Dominic melepas bikini janice,melemparnya ke lantai.
Sekarang janice telanjang bulat.
Dominic mecium gunung janice,dan membuat bekas ciuman disana.
Janice meronta ronta,semakin meronta dominic semakin bergairah.
Dominic meremas dua gunung janice liar.
dominic mebuat bekas ciuman dibahu dan di perut janice.
Dominic kembali ******* bibir janice.
Dominic menggigit bibir bawah janice sehingga mulutnya terbuka.
Lidah dominic menjelajahi tiap sudut dalam bibir janice.
Janice pun tak berdaya,janice manarik rambut dominic.
Janice kali ini benar benar tidak tahan.
Dominic menghentikan aksinya,dia mengecup kening janice.
Terdengar nafas janice yang tak beraturan.
Matanya yang berkaca kaca.
Dominic membelai rambut janice dan mencium lehe janice,
janice mencengkram lengan dominic hingga terluka karena kukunya.
Dominic kembali ******* bibi janice,melumatnya lembut,membuat janice hanyut dalam suasana.
Dominic kembali meremas dua gunung janice,kali ini Dominic bergerak pelan agar janice merasakan sensasi kenikmatan.
Janice kembali mendesah.
"ahhh dom.. doomm ahhhh uhh.. emmmh"
suara janice terdengar sexy.
Lama bermain hingga akhirnya janice tak mampu menahan lagi,
Janice berbalik menyerang dominic.
Saat Dominic ******* bibir janice,janice membalasnya dengan penuh nafsu.
Dominic kaget,matanya terbelalak.
Janice mulai liar.
Dominic melepaskan ciumannya dan berdiri.
__ADS_1
Dominic menutup tubuh janice dengan selimut.
Dominic pergi kamar mandi dan berendam.