
☆☆☆
Disekolah
(Ruang Music)
Janice duduk seorang diri di ruang musik.
Dia bosan,dia merindukan alberto.
Pikirannya pergi kemana mana.
"ehemm"seseorang berdiri di depan janice.
Janice kaget dan menoleh ke arah orang tersebut.
"eh.. iya mr.Dom ada apa??
"kamu ngapain disini?pelajaran music kelasmu sudah berakhir,kelasnya akan diisi kelas lain"dominic menunjuk arah pintu,janice mengikuti jari dominic dan benar beberapa murid dari kelas lain berdiri di depan pintu.
"oh maaf mr,kalau begitu saya akan keluar"janice menundukkan kepalanya dan langsung berlari keluar kelas,dominic hanya memandang janice tanpa berbicara.
---
Di kelas Janice.
Janice duduk mengatur nafas,kelasnya sepi,mungkin semua pergi ke kantin.
Janice mencari cari yohana dan olivia.
Mereka tidak ada,janice meletakkan dahinya di atas meja,memejamkan mata.
"aduh capek banget,padahal nggak kerja apa apa"janice mengeluh.
"nice..."sapa seseorang
janice mengangkat kepala.
"oh,kalian kemana aja?tadi kenama kalian nggak ajak aku keluar kelas music?"janice kesal.
Yohana dan olivia saling memandang.
"sory nice,tadi mr.Dom melihatmu melamun dan melarang kami mengganggumu"yohana menjelaskan.
"kamu mikirin apa sih?masalah perusahaan keluragamu kan sudah aman sekerang"olivia menunjuk kan berita tentang perusahaan grub sanjaya di handphone nya.
Janice menerima hp olivia dan melihatnya,benar saya,grub san mengadakan konferensi pers dan menyatakan kalau perusahaannya baik baik saja.
Janice senang,alberto mengatasi masalah grub san,janice tersenyum bahagia.
"nah kan,seneng kan?"olivia merangkul bahu janice.
"iya seneng bangat,aku hanya takut sesuatu terjadi pada papi,mami,dan oma"jawab janice.
"kamu sudah makan belum?ayoo kita makan nice"ajak yohana yang menarik tangan janice untuk berdiri.
"ah iya oke,oke,jangan tarik tarik,sakit tau!"janice mengomel tapi yohana tak peduli,dan terus menarik tangan janice.
__ADS_1
Dijalan menuju kantin,janice dan dua sahabatnya bertemu dengan dominic.
Yohana dan olivia menyapa,janice hanya menundukkan kepala dan tersenyum paksa.
"kalian bisa memeberi saya dan janice waktu 5 menit??ada yang perlu kami bicarakan"kata dominic,janice mengerutkan dahi.
"mau apa lagi nih orang?"batin janice.
"oh maaf mr.Dom,kami akan makan"jawab janice cepat.
"nice,kami pergi duluan ya,kamu bicaralah dengan mr.dom,kami tunggu dan pesankan salad untukmu"kata yohana.
"nice,semangat lah"olivia mengedipkan satu matanya.
Janice kaget,mereka telah salah paham.
Yohana dan olivia mengira bahwa ada hubungan sepesial antara dominic dan janice.
Maka dari itu yohana dan olivia bersikap seperti ini.
"bicaralah"janice memalingkan muka
"janice,makan malam lah denganku malam ini"dominic berbicara lembut.
"untuk apa??aku tidak...(teringat kata kata alberto bahwa dia tidak boleh bersikap aneh kepada dominic,harus terlihat seperti tidak terjadi apa apa,harus berpura pura) aku tidak akan bisa menolak ajakan dari sahabat kecilku kan"janice memaksakan senyumannya.
"benarkah??terimakasih janice,aku tunggu kamu jam 7 malam di restoraan kemarin kita makan setelah nonton ya"dominic tersenyum,janice melihat dominic.
Dominic pergi meninggalkan janice.
"wajah nya tampan dan menawan,punya perusahaan besar,uang yang berlimpah,wanita mana yang tidak tergoda,tapi sangat disayangkan,hatimu begitu busuk!apakah selama ini kamu berpura pura baik padaku dom?apa kamu benar benar akan menghancurkan grub san?aku tak percaya kamu yang dulu baik padaku menjadi jahat!
Batin janice..
---
Flashback
---
Janice bermain ditaman,beberapa anak menggangunya,anak anak itu merusak boneka janice,bonekanya ditarik tarik hingga isinya keluar dan mereka semua tertawa.
"hahahaha(tertawa)ini akibat dari kamu yang berani pada kita hahaha(tertawa"kata seorang anak.
"makannya jangan suka mengadu pada guru"anak lain bicara dan menginjak injak boneka janice.
mereka mendorong janice,janice menangis keras.
"jangan sakiti aku,aku takut,aku takut"suara janice ketakutan.
anak anak itu tidak peduli,dia tetap meninjak jari janice,dan menendang janice,janice teriak kesakitan.
"tolong aku..(teriak)hiks hiks.. aku takut"janice terisak.
"hei kalian!jangan hanya berani main keroyokan"ucap seorang anak dari kejauhan.
Janice melihatnya.
__ADS_1
Terlihat anak usia sekitar 11-13tahun an.
Dengan berapa pengawal dibelakangnya.
Anak yang tampan dan pemberani.
Pakaiannya mewah,yang hanya dirancang khusus.
Janice hanya diam,dan tetap menatap anak itu.
"kamu mau jadi jagoan"kata anak jahat.
"oh pangeran datang(terkekeh) oh pangeran menolong sang putri"mereka membuat lelucon dan tertawa mengejek.
Anak itu terlihat marah,dia mengepalkan tangannya karena dipermaikan.
"kalian urus anak anak itu"perintahnya pada orang orang dibelakangnya.
"baik tuan muda"seseorang mendukan kepala,dan memberi aba aba,berlari menuju anak anak jahat tadi.
orang orang tadi berhasil menangkap anak anak jahat.
"tuan?"tanya seseorang lagi.
"bawa mereka ke rumah dan cari orang tuanya,sekarang!"perintah anak itu,langsung pergi menghampiri janice.
"apa kamu baik baik saja nona?"anak itu membantu janice berdiri,tapi janice terjatuh kembali"
"sakit,kakiku..."janice melihat ke arah kakinya,kakinya memar.
"aku akan menolongmu nona cantik,naikalah ke punggungku,aku akan menggendongmu"anak itu berbalik badan dan jongkok,menepuk punggungnya sendiri seakan memberi kode
"tapi tapi.. nanti bajumu kotor"jawab janice ragu.
"tak masalah,aku bisa ganti baju,ayolah nanti luka mu bisa infeksi,kamu akan kehilangan tangan dan kakimu"anak itu tersenyum menggoda janice,janice mengangguk dan naik kepunggung anak itu.
Anak itu pun berdiri dan menggendong janice.
"tuan muda biar kami yang membawa nona"kata seseorang
"tidak perlu,hubungi dokter keluarga suruh dia cepat datang"perintah dominic dengan tatapan tajam.
"baaik tuan,baik,akan segera saya lakukan"jawab orang itu
Dominic menggendong janice menuju mobilnya.
seseorang turun dari mobil dan membukakan pintu mobil.
Dominic menurunkan janice di bangku mobil dengan pelahan dan hati hati.
Ternyata janice tertidur.
Dominic hanya tersenyum dan mengusap kepala janice kilas,dia pun ikut masuk ke dalam mobil dan menyandarkan badannya.
"paviliun willy sekarang!"perintah anak itu pada sopir.
"baik tuan muda"jawab sopir.
__ADS_1
Mobil melaju menuju kediaman willy.