CINTA LAMA YANG DATANG KEMBALI

CINTA LAMA YANG DATANG KEMBALI
CLYDK 20


__ADS_3

Janice bertemu dengan teman temannya di cafe dekat sekolah.


Ya,mereka merindukan suasana sekolah.


ini pertemuan terakhir dengan olivia dan Yohana.


Ternyata mereka dikirim orangtua mereka untuk kuliah di luar negeri.


Tentu saja sebagai anak yang baik,mereka tidak akan menolak.


"silahkan nona"


pelayan meletakan minuman pesanan Janice,dimeja.


"Terimakasih"


Janice tersenyum.


Janice menikmati jus jeruknya.


Dia melihat lihat sekeliling Cafe.


Dari jauh dia melihat Dominic yang berjalan masuk kedalam Cafe.


Saat di dalam Cafe Dominic melihat Janice.


"sayang"


"kamu disini?"


Dominic menghampiri Janice.


dan duduk disamping Janice.


"iya,aku ada janji dengan Yohana dan Olivia"


jawab Janice.


"kamu?


tanya Janice pada Dominic.


"Aku dari sekolah,baru serahin surat pengunduran diri"


"dan kesini buat minum kopi"


kata Dominic menjelaskan.


"hmm.."


"begitu"


Janice menganggukkan kepala perlahan.


"baguslah,kamu bisa fokus dikantor"


tambah Janice.


Janice memanggil pelayan,pelayan pun datang.


"Nona ada pesanan lagi?"


bertanya dengan ramah.


"pesan 1 cappucino"


kata Janice dengan tersenyum.


"Baik nona"


pelayan itu segera pergi.


"terimakasih sayang"


Dominic mencium pipi Janice.


Janice pun kaget.


"Dom,ini tempat umum"


"Jaga sikapmu"


Janice kesal.


Yohana dan Olivia datang bersamaan.


"Hallo nice.."


sapa Yohana.


"Haii nice"


olivia melambaikan tangan.


"hallo temen temen"


sapa janice.


Mereka saling berpelukan.


melepas rindu.


"ehemmmm"


"para gadis berkumpul siap bergosip"


Dominic menggoda.


"oh.. haii mr.Dom"


sapa olivia.


"sore mr.Dom"


Yohana juga menyapa.


"hallo hana,via"


Dominic menyapa balik.


"apa kabar??"


"Baik"


jawab hana dan via serentak.


Yohana,Olivia,Janice dan Dominic duduk bersama dan mengobrol.


Yohana dan Olivia bercerita tentang rencana kuliah mereka di luar negeri.


Rencana mereka akan pergi sehari setelah acara pernikahan Janice dan Dominic.


Setelah puas mengobrol dan melepas rindu,Yohana dan Olivia berpisah dengan Janice dan Dominic.


"bye nice,bye mr.Dom"


Yohana berpamitan.


"sampai jumpa besok di acara pernikahan ya"


kata Olivia senang.


"iya yohana,olivia kalian hati hati yaa"


"byeee"


Janice tersenyum cantik dengan melambaikan tangan kepada dua temannya.


"kalian hati hati"


kata Dominic.

__ADS_1


Yohana dan Olivia berjalan bersama.


Janice dan dominic juga berjalan bersama ke arah yang berbeda.


"kamu naik apa?"


Dominic bertanya.


"ah aku naik taxi tadi"


"malas bawa mobil"


jawab Janice.


"ayo"


"kita pulang bersama"


kata Dominic,menggandeng tangan Janice.


Janice hanya menurut.


Dominic dan Janice masuk kedalam mobil.


Mobil pun melesat pergi.


---


DI KANTOR ALBERTO


-RUANG PRESDIR-


Lido datang ke kantor Alberto berkunjung.


Mereka berbincang santai.


...


...


...


"ya begitulah dunia hiburan"


kata Lido.


"hmmmm"


"kasian sekali papamu,punya anak yang tidak patuh"


kata Alberto,dengan tertawa kecil.


"Dikantor aku bosan"


"wanita yang aku lihat juga sama,tidak ada yang baru"


Lido tertawa lepas.


"Dasar kamu buaya"


kata Alberto melempar bantal.


"oopsss"


Lido menangkap bantal.


"maafkan temanmu ini bro,yang mengalahkan mu dalam urusan wanita"


Lido tersenyum.


"ya ya ya.."


"aku perlu belajar darimu,bagaimana cara menagkap wanita"


kata Alberto.


"oh ya besok kamu datang kan?"


"Aku mendengar wanita nya sangat cantik"


kata Lido.


"ya,sangat cantik!"


"sampai bisa membutakan mata dan hati"


jawab Alberto.


"wow.. iya kah?"


"begitu hebat"


"aku jadi makin penasaran.


kata Lido penuh rasa penasaran.


"aku penasaran wanita seperti apa yang bisa membuat dua sahabatku terlibat pertikaian"


batin Lido.


"lihatlah besok"


"jangan sampai kamu terpikat oleh wanita itu"


kata Alberto menegaskan.


"ha ha ha ha..."


"Tidak akan"


jawab Lido.


---


DI RUMAH DOMINIC


Peter,Maudy dan oma datang.


Janice senang dapat bertemu keluarga nya.


Janice,Dominic dan keluarga Janice makan malam bersama.


Mereka membahas pernikahan Janice dan Dominic.


"ya.. aku hampir saja lupa besok aku akan menikah"


batin Janice.


Makan malam usai.


Dominic,Janice dan yang lain beristirahat di kamar masing masing.


Karena keesokan harinya harus bangun lebih awal untuk mempersiapkan pernikahan.


-DI KAMAR JANICE-


Janice duduk diranjang dan memeluk batal.


Dia memikirkan Alberto.


Janice pun mengirim pesan.


---


-kamu sudah tidur?


besok apa kamu datang?


(kirim)


---

__ADS_1


•A.E


Tentu aku datang.


jika ada kesempatan aku akan menculikmu.


---


-jangan membuat ku dalam masalah.


atau aku akan membencimu selamanya.


(kirim)


---


•A.E


oh sayangku,malam ini aku benar benar merindukanmu.


aku ingin memelukmu Jane.


---


-Aku juga merindukanmu Alberto.


Tapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk bertemu.


papi,mami dan oma sudah datang.


Aku tidak bisa menemuimu.


(kirim)


---


•A.E


Buka jendela kamarmu sayang.


---


Janice kaget,


"buka jendela kamar?"


batin Janice.


Janice pun buru buru berdiri dan berlari menuju jendela kamar.


Janice membuka jendela kamar.


Akberto muncul dari langsung masuk ke dalam.


Dengan langkah cepat Alberto mengunci pintu kamar.


Alberto mematikan lampu kamar.


dan menyalakan lampu tidur.


Janice kebingungan.


"kamu mau apa kesini?"


Janice berbisik.


Alberto memeluk erat Janice.


"Aku merindukan mu jane"


bisik Alberto ditelinga Janice.


"Aku takut kamu terluka"


"pergilah"


kata Janice melepas pelukan.


Alberto mecium bibir Janice.


"umh.."


nafas janice tersengal,Alberto bergitu bernafsu.


Alberto melepas ciuman dan menatap mata Janice.


"jika aku membunuh Dominic,apa kamu ijinkan?"


Alberto bicara serius.


"apa?"


"apa maksudmu?"


"kamu ingin membunuh Dominic?"


Janice mendorong Alberto dan memalingkan wajah.


"Aku benci seorang pembunuh"


kata janice.


"oh,kamu sudah mulai menyukai Dominic ya"


Alberto mendekati Janice.


"Aku menyukai Dominic sebagai teman"


jawab Janice.


"kamu hanya milikku Jane"


"aku akan cemburu jika kamu menyukai pria lain"


Alberto memegang tangan Janice.


"percayalah,Aku hanya akan mencintaimu Alberto"


Janice memeluk erat Alberto.


Alberto mengecup lama kening janice.


Alberto memeluk pelukan.


"aku akan pergi jane,besok aku akan datang"


"meski kamu tidak menikah denganku,aku harap kamu besok tersenyum"


"oke"


kata Alberto.


"baiklah,untukmu aku akan tersenyum"


"maaf,aku harus melukai hatimu"


Janice mengecup kilas kening Alberto.


"Pergilah,hati hati"


Janice tersenyum dan melambai ke arah Alberto.


Alberto menyelinap turun dari teras kamar janice dan mengendap keluar dari halaman rumah.


Dan akhirnya berhasil masuk dalam mobilnya.


Di mobil boby sudah menunggu.


Ya,karena boby lah dengan mudah Alberto bisa masuk kedalam rumah Dominic.


karena Boby adalah tangan kanan Alberto,dan sekarang boby bertugas sebagai asisten pribadi Dominic.

__ADS_1


__ADS_2