CINTA LAMA YANG DATANG KEMBALI

CINTA LAMA YANG DATANG KEMBALI
CLYDK 30 [Akhir Season 1]


__ADS_3

RUMAH DOMINIC


Di Rumah Rossa sudah menyiapkan rencananya.


Rossa duduk untuk menikmati makan siangnya.


menunggu kedatangan Janice.


Pucuk dicinta,


Janice datang bersama bibi Lin.


Janice dan Rossa saling menatap.


"hai Jane"


"makan bareng yuk"


sapa Rossa.


"nggak,aku sudah makan"


Janice berjalan melewati Rossa.


"aku sangat mencintai Dominic"


"maafkan aku yang tidak tahu diri ini"


"aku tidak bermaksud merebut suamimu"


Rossa lagi lagi berakting.


Janice menghentikan langkahnya.


Janice mendekati Rossa.


"kamu boleh mendapatakannya Ross"


"kamu pantas bahagia,Dominic juga"


"aku akan tinggalkan Dominic setelah anakku lahir"


Janice menjelaskan.


"apa??"


"kamu hamil???"


"kalau begitu,akulah yang harus pergi"


Rossa menangis.


"maafkan aku Jane"


"tidak apa Ross"


"jangan menangis oke?"


Janice mengenggam erat tangan Rossa.


"kamu pasti sering lapar"


"aku tahu itu dari temanku,ibu hamil sering merasa lapar"


"makan lah dulu,kamu pasti lelah setelah dari luar"


kata kata Rossa lembut.


"oke"


janice memakan salad sayur perlahan.


Rossa tersenyum cantik.


"ayo makan,makan yang banyak"


"semakin banyak,semakin menyehatkan"


batin Rosa.


"makanlah dulu Jane"


"aku ingat harus menghubungi kakak ku"


"nanti kita bicara lagi,oke"


Rossa berdiri dari duduk,mengambil sedikit sayur dipiringnya dan melahapnya.


"baiklah Ross"


Janice bicara lembut.


Rossa berjalan menuju kamarnya.


Hatinya senang.


Rossa membuka pintu kamar dan masuk ke dalam kamar.


"yes"


"sebentar lagi penghalangku akan lenyap"


Batin Rossa.


Janice melahap habis salad nya tanpa curiga.


usai makan Janice minum air putih.


Praaakk..(gelas pecah)


"aduh.."


Janice merintih kesakitan memegang perutnya.


"nona ada apa?"


bibi Lin panik.


"bi,perut ku sakit,aduuh"


Janice menjerit.


bibi Lin kaget,melihat bercak darah di longdress putih Janice.


bibi Lin segera masuk dalam kamarnya dan menghubungi Jhony.


"Hallo"


"tuan Jhony?"


"ini bibi Lin"


suara bibi Lin panik.


"bi,ada apa??"

__ADS_1


"ada masalah??"


tanya Jhony yang juga panik.


"nona sepertinya pendarahan"


"tolong kami cepat"


bibi Lin gemetaran.


"kebetulan aku dekat rumah"


"bawa Nyonya keluar bi,aku akan kesana segera"


Jhony memutus panggilannya.


bibi Lin buru buru keluar dan memapah Janice.


"betahanlah nona"


"kita akan kerumah sakit"


"sakit bi, ahhh.."


"oh.. sakit"


Janice meraung.


---


Dikamar,Rossa mengintip dari sela sela pintu.


dengan senyuman kemenangan.


"akhirnya"


"Tamat juga"


"tidak akan ada penghalang"


Rossa tertawa keras.


---


Bibi Lin berjalan keluar rumah dan langsung masuk ke dalam mobil Jhony.


Jhony bergegas membawa Janice ke rumah sakit.


"apa yang terjadi bi?"


Jhony gelisah.


"Nyonya makan salad sayur dan tiba tiba perutnya sakit"


bibi Lin ketakutan.


"siapa yang memberinya makan?"


Jhony curiga.


"itu,Nyonya Rossa"


"dia lah yang menawarkan nona Janice makanan"


bibi Lin menjelaskan.


"aduh sakit bi.."


"Tolong selamatkan bayiku Jhon"


Janice merintih.


"saya akan berusaha Nyonya"


Jhony cemas.


"benar benar rubah"


"****** tidak tahu diri"


"untung saja hari ini aku mengambil cuti"


batin Jhony.


Mereka sampai di rumah sakit.


Jhony keluar mobil menggendong Janice.


Dokter dan suster langsung menangani.


Jhony dan bibi Lin menunggu di ruang tunggu.


Jhony terlihat menghubungi seseorang.


Orang yang di hubungi oleh Jhony sampai dan memberikan sebuah amplop coklat.


lalu pergi meninggalkan Jhony.


1 Jam Kemudian.


Dokter keluar.


Dokter menemui Bibi Lin dan Jhony.


"bagaimana kondisinya dok?"


bibi Lin cemas.


"syukurlah"


"ibu dan dua janinnya selamat"


"hanya pendarahan ringan saja"


"kami sudah mengeluarkan semua racun"


kata Dokter lemah lembut.


"terimaksih banyak dok"


kata Jhony.


Dokter pergi meninggalkan Jhony dan bibi Lin.


Janice dipindahkan ke ruang rawat inap.


RUANG RAWAT


Janice terbangun.


matanya terbuka,menatap bibi Lin dan Jhony.


"anak anakku"


Janice teriak.

__ADS_1


"tenanglah nona"


kata bibi Lin.


"Anak anak anda baik baik saja nyonya"


"tenang lah"


Jhony menjelaskan.


"bibi sangat takut nona"


"maafkan bibi yang tidak bisa menjaga nona dengan baik"


Bibi Lin menangis.


"tidak bi,aku lah yang tidak hati hati"


"Rossa sudah menipu kita"


"mulutnya manis seperti madu"


Janice jengkel.


"Nyonya"


"ada yang mau saya sampaikan"


"bagaimana jika anda pindah ke negara lain saja?"


"jika anda bersedia"


"saya sudah siapkan dokumen dan paspor anda"


"maaf nyonya,bukan maksud saya ikut campur"


"karena saya iba melihat kondisi anda"


Jhony menjelaskan.


"kemana kamu akan mengirimku Jhony?"


Janice lembut.


"ke China nyonya"


"disana ada saudara jauh saya,tapi kami masih berhubungan baik"


"anda bisa tinggal dengannya sementara waktu"


"dan anda bisa menyusun masa depan anda yang baru"


Jhony menunduk.


"lalu,bagaimana dengan Dominic?"


Janice menjawab.


"tenang saja Nyonya,saya sudah buatkan kartu identitas baru untuk anda dan bibi Lin"


"saya tidak akan beritahu tuan Dominic"


"karena saya juga sudah mengajukan pengunduran diri saya 2 minggu lalu"


"dan Tuan sudah tau kalau saya sudah kembali ke jepang 1minggu yang lalu"


Jhony menjelaskan.


"bagaimana kalau kita terima saja nona"


bibi Lin mengusulkan.


"baiklah,kapan kita berangkat?"


"kamu tolong sampaikan pesanku nanti pada orangtuaku,oke??


Kata Janice.


"1 jam lagi"


"baik nyonya,akan langsung saya sampaikan ke Inggris"


"mari,saya juga sudah urus soal rumah sakit"


Jhony membantu Janice.


Jhony memesan taxi,dan pergi membawa Janice dan bibi Lin pergi ke bandara.


Jhony membawa Janice dan bibi Lin pergi ke China.


Untuk Dominic:


"selamat tinggal Dom"


"jaga dirimu baik baik"


"maaf aku pergi meninggalkanmu"


"terimakasih sudah menjadi kakak baik hati"


Untuk Alberto:


"aku selalu mencintaimu"


"aku akan rawat anak anak kita dengan baik"


"semoga kamu dan wanita itu bahagia selalu"


"terimakasih untuk semuanya Alberto"


Untuk papi,mami dan Oma:


"maaf kan Janice"


"janice mencintai kalian semua"


"jagalah diri kalian baik baik"


...


...


...


...


SELAMAT TINGGAL


\-TAMAT\-


(Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca.


tunggu kelanjutannya ya..


masih ada season 2..

__ADS_1


jangan lupa like dan komen 🙏)


__ADS_2