Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
103. Susul Etha


__ADS_3

Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya y๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


๐ŸŒนIndonesia....


Leo tiba di Indonesia, ia pulang tanpa mengabari ayah dan ibunya..


Karna tidak bisa beristirahat seharian penuh selepas bekerja malamnya ia harus berangkat dengan di antar oleh daniel.


Tubuhnya terasa sangat sakit apalagi di dalam pesawat membutuhkan waktu lama untuk sampai di Indonesia.


Ia memanggil taxi dan pulang menuju rumahnya..


๐ŸŒนRumah Leo..


"Ya ampun tuan muda anda sudah pulang ; kata penjaga satpam."


"Ya pak... ; ujar leo."


"Biar saya yang bantu membawa barang anda tuan muda ; kata pak satpam."


"Terima kasih pak, apa ayah dan ibuku ada dirumah ; tanya leo."


"Tuan dan nyonya ada dirumah tuan muda ; saut pak satpam."


Leo masuk kerumah terlihat ibu dan ayahya sedang bersantai di ruang keluarga, leo anak tunggal sama seperti daniel tidak punya adik.

__ADS_1


"Ayah bundaa... ; ujar leo."


Ayah dan ibunya terkejut karna anak semata wayangnya kembali ke rumah..


"Anakku, huhuhu... ; ujar ibu leo langsung menghamburkan pelukannya putranya."


"Kau pulang nak ; ujar ayahnya."


"Iyaa, aku pulang ayah bunda; ujar leo."


"Kenapa kau tidak mengabari kami kalau kau pulang nak ; ujar ayah leo."


"Ingin memberi kejutan, yah bun leo lelah bolehkah aku naik ke kamar ; tanya leo."


"Yaya nak, istirahatlah kau pasti lelah ; ujar ibu leo."


Leo naik ke lantai dua dan memasuki kamarnya..


Kini kamarnya tampak asing baginya, kamarnya yang ia rindukan..


Lalu membaringkan tubuhnya diranjangnya..


Lalu leo mengeluarkan ponselnya tapi terlebih dahulu mengabari daniel bahwa ia sudah sampai. Setelah itu menelpon nomor ponsel milik etha..


Tapi telponnya tidak diangkat..


"Sial.. apa gadis ini sedang mengabaikan telponku ; gumam leo."


Lalu beranjak pergi dan mengambil kunci mobilnya.


"El.. kau mau kemana ; tanya ibu leo."


"Mau keluar sebentar bun ; teriak leo."


"Katanya tadi lelah kok langsung pergi lagi ; gerutu ibu leo."

__ADS_1


"Biarkan saja, mungkin urusan wanita ; ujar ayah leo."


"Iyaya, mungkin saja yah, semoga saja ; kata ibu leo."


Leo sampai dirumah etha dan memencet bel rumahnya..


"Tingtong....;


"Cklek... ; pintu terbuka."


"Astaga nak leo ; ujar ibu etha."


"Halo tante, saya mau cari etha. Ethanya ada tan? tanya leo."


"Oh ethanya tadi baru aja pergi dijemput sama nak aldo, nak leo gk ketemu tadi pake mobil warna merah ; ujar ibu etha."


"Baru aja tan ; tanya leo lagi."


"Iya, cepat susul gih ; ujar ibu etha."


"Oh iya, makasih tan, leo pergi dulu ya ; ujar leo."


"Iya nak leo hati hati hati ; ujar ibu etha."


Leo segera menancapkan gas mobilnya mencoba menyusul dan ketemu. Syukurlah mereka tidak mengemudi terlalu laju.


Leo mengikuti dibelakang mobil aldo kemana mereka akan pergi..


Mobil aldo berhenti disebuah restoran yang cukup terkenal dan termasuk restoran mewah dengan harga yang terjangkau..


Aldo keluar dari mobil sambil membuka pintu mobil untuk etha..


"Terima kasih al ; kata etha sambil tersenyum."


"Sama sama ; saut etha."

__ADS_1


Samar samar aldo mendengar percakapan kecil dari dalam mobil, karna kaca mobilnya berwarna hitam jadi dari luar tidak terlihat..


"Aku belum pernah melihatnya tertawa seperti itu ; pikir leo."


__ADS_2