
Pagi Hari..
Leo sudah siap, hendak berangkat menjemput seseorang yang dikatakan mommy irene..
Leo pun sampai di alamat yang diberikan mommy irene padanya kemaren, dan tampak lah sebuah kos dan melihat nomor rumahnya, setelah menemukannya lalu ia mengetuk pintu...
Dan seorang wanita berhijab keluar memandanginya bingung..
Lalu leo berkata,
"Apa anda yang tinggal di kos nomor xxx ; tanya leo."
"Ya, betul anda siapa? tanyanya balik."
"Saya di suruh nyonya irene untuk menjemput anda ; kata leo."
(dia hanya disuruh mommy irene menjemput seseorang yg tinggal di kos nomor xx tanpa memberitahunha siapa yang ia jemput)
"Ohh, anda pak supir yang menjemput saya ya ; ujar zahra sambil tersenyum."
"What!!! Supir ; gumam leo dalam hati tanpa membalasnya dan hanya tersenyumπ."
"Tunggu sebentar ya pak saya ambil tas dulu ;
Leo hanya mengangguk..
Lalu merekapun pergi menuju ke kediaman romanov..
Mereka yang sudah sampai ke kediaman romanov, turun dari mobil dan memberikan kunci mobil ke pada penjaga tersebut..
__ADS_1
Zahra yang tidak tau apa apa, bertanya;
"Tuan, ini dimana ; tanya zahra."
"Ini rumah nyonya irene atau lebih tepatnya mansion ; saut leo."
Zahra yang terkagum karna melihat rumah nyonya irene yang bagaikan istana ini, hanya bisa menelan salivanya..
Lalu leo menekan bel dan terlihatlah irene sendiri yang membuka pintu...
"Kalian sudah datang ya, masuklah ; ujar irene senang."
"Nak, bawa zahra duduk dan temani dia sebentar ;
Zahra dan Leo hanya saling memandang dan masih diam di tempat irene yang melihat mereka masih diam seperti es batu itu pun menyadari..
"Astaga ada apa dengan kalian, apa kalian belum saling mengenal tadi ; tanya irene."
"Ya ampun, baiklah aku perkenalkan ini zahra, dan zahra ini leo, leo ini sudah aku anggap anakku sendiri ya bisa dibilang leo putra keduaku ; kata irene."
"A...apa ; kaget zahra jadi dia bukan pak supir lanjut zahra merasa bersalah karna sudah mengira leo seorang supir, dan leo pun hanya tersenyum saja tadi pikirnya."
"Pak supir, hahahaa kau mengiranya pak supir nak ;
Zahra mengangguk merasa malu lalu meminta maaf pada leo..
"Tolong maafkan saya ; sesal zahra."
"Tidak apa ; saut leo."
Terlihat daniel menuruni tangga dengan pakaian rumahnya...
__ADS_1
"El, kau sudah datang ; ujar daniel tanpa melihat kedepan."
Lalu berhenti sebentar karna melihat ada zahra di rumahnya tidak lebih tepatnya rumah orang tuanya..
"Kau ; ujar daniel."
Zahra yang ditunjuk oleh daniel hanya bisa mengatakan
"Halo ; sambil tersenyum."
Irene yang mencoba memecahkan kecanggungan itu meminta leo dan daniel untuk menemani zahra sebentar...
Baguslah, kalian sudah bertemu dan berkenalankan lalu kalian berdua temani zahra sebentar aku akan memanggil ayahmu supaya kita bisa makan bersama....
Daniel : Kennt ihr euch? (Kalian sudah saling mengenal)
Leo : Mama rief an und bat mich, ihn abzuholen .. (mommy menelpon dan memintaku untuk menjemputnya)
Daniel : Ohh ich sehe..(ohh begitu)
Zahra yang tidak mengerti bahasa apa yang mereka gunakan, dan apa yang mereka bicarakan hanya bisa diam saja dan memandangi mereka berdua..
Daniel yang mengerti kalau zahra tidak mengerti apa yang mereka bicarakan berkata;
"Sejak kapan kau mulai bekerja di perusahaan; tanya daniel pada zahra."
"Satu tahun yang lalu, saya mulai bekerja tuan ; ujar zahra."
"Begitu, sambil mengangguk lalu melanjutkan ; dan kau tidak perlu memanggilku tuan karna aku bukan atasanmu disana panggil saja aku daniel dan leo tidak perlu terlalu sopan."
"Baiklan tuan, ehh maksud saya daniel ; kata zahra."
__ADS_1
Terima Kasih sudah membaca salam sayangππππππππππππππππ