
Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis yaππ
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.πππ
Salam hangat dari Authorπ€
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Setelah semua para tamu undangan memberikan ucapan doa pada daniel dan zahra agar ibu dan bayinya sehat sampai melahirkan.
Sisanya maria, etha, will, aldo, luke, dan brian yang tetap tinggal bersama mereka untuk berkumpul bersama.
"Zahraaa...; saut etha dan maria lalu mereka memeluk zahra."
"Hai... ; kata zahra balas memeluk."
"Semoga ibu dan babynya sehat sehat terus sampai lahiran ya ; kata etha dan maria."
"Bentar lagi kita jadi aunty ; kata maria senang."
"Hahahaha, Iya Amin makasih ya sahabat aku ; kata zahra senang."
Kemudian Etha dan maria mengelus elus perut zahra yang sudah membesar..
"Permisi nona nona, gantian kami para lelaki juga mau pegang ; kata will yang sudah menjulurkan tangannya."
Tapi dipukul daniel...
__ADS_1
Plakk....
"Don't touch my wife okey ; kata daniel."
"Oh come on daniel, aku ingin merasakannya juga ; saut will."
"What, You also want to get pregnant (Apa, kau juga ingin hamil) ; tanya daniel."
"No, maksudku bagaimana rasanya memegang perut ibu hamil ; kata will."
"Jika kau ingin merasakannya kau harus punya istri terlebih dahulu dasar bule ; saut maria."
"Bagaimana jika kau saja yang jadi istriku ; kata will asal."
"Wow, you're proposing will (wow, kau sedang melamarnya will) ; tunjuk luke pada maria."
"No, maksudku si cantik ethalia ; kata will tersenyum menatap etha."
"Kau harus berhadapan denganku dulu will ; saut leo tanpa sadar."
Etha yang mendengar leo mengatakan itu seolah olah dia cemburu, membuat etha tersenyum.
"Why, You're not etha's boyfriend el (Kenapa, kau bukan pacarnya etha el) ; saut brian."
"Ya, etha bukan milik siapa siapa el ; saut daniel."
Jlebb...
Dada etha sangat sakit seperti ada duri yang menancap jantungnya mendengar perkataan leo.
"Itu...etha itu sudah kuanggap sebagai adikku karna itu kalian harus minta ijin dulu padaku ; ujar leo."
__ADS_1
"Bagaimana jika aku ingin mendekati etha, apa kau akan mengijinkannya leo ; tanya aldo yang dari tadi hanya diam mendengarkan obrolan tersebut."
"Kau...sebelum aku mengijinkanmu aku harus melihat keseriusanmu sebelum kau mendekati etha ; kata leo asal."
"Aku tidak perlu ijin dari mu el, kau tidak berhak melarang mereka akulah yang memutuskan sendiri ; ujar etha yang menahan air matanya."
Daniel yang melihat situasi semakin memanas lalu ia mengambil alih..
"Hmmmm...sepertinya istriku sudah kelelahan aldo aku minta tolong kau yang mengantarkan maria dan etha kekamar yang sudah disediakan ; kata daniel."
"Ayo sayang... ; kata daniel menggandeng zahra."
"Kak aldo, tolong antarkan etha dan maria kembali kekamarnya; kata zahra."
Aldo mengangguk..
Setelah aldo, etha, dan maria pergi kini tersisa leo, luke, brian dan will..
"Kau sangat jahat pada etha el ; kata will lalu pergi meninggalkan mereka untuk kembali ke kamar hotelnya."
"Aku..; tunjuknya pada dirinya sendiri.
Aku hanya tidak ingin etha disakiti oleh pria yang jahat ; ujar leo membela leo dirinya sendiri.;
"Kau lah yang jahat el ; kata brian kemudian menyusul will."
"Its okey sobat, kau harus banyak bersabar pada mereka ; kata luke menepuk nepuk pundak leo."
"Ayo kita kembali kekamar ; sautnya lagi."
Leo mengangguk tapi masih tidak mengerti kenapa mereka melihatku seolah olah aku yang jahat pikir leo.
__ADS_1