Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
50. Tamparan Pagi


__ADS_3

Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Salam hangat dari Author๐Ÿค—


INDONESIA JAYA SELALU..


๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จMERDEKA๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ


Hoek... hoek...


"Sayang... ; kata daniel bangun mendatangi zahra yang berada dikamar mandi."


"Kok kamu mual mual terus kaya gini sih, kita kedokter ya ; tanya daniel khawatir sambil mengelus pundak istrinya."


"Morning Sickness, bagi ibu hamil yang..jadi semua ibu hamil kaya gini tapi ada juga yang engga ; kata zahra sambil menjelaskan."


"Udah mendingan ;


"Alhamdulillah udah kok ;


"Yang..


Aku pengen sesuatu ; kata zahra."


"Pengen apa yang nanti aku buatkan ; kata daniel."


"Tapi kamu janji jangan marah ya, ini permintaan anak kamu bukan aku ; kata zahra menjelaskan."


"Ia, sayang janji ;


Zahrapun membisikkan sesuatu ke telinga daniel..


"Hah...๐Ÿ˜Œ

__ADS_1


Daniel menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan akhirnya ia hanya mengangguk."


"Tapi...tapi...tunggu sebentar aku harus menyiapkan hatiku sayang ; kata daniel."


"Hanya sebentar sayang, ayolah aku sudah tidak tahan ; kata zahra tidak sabar."


"Baiklah, aku sudah siap ;


"Tunggu...tunggu...aku akan menghitungnya, setelah hitungan ke 3 lalu kau lakukan ; kata daniel lagi."


1...


Daniel memejamkan matanya.


2...


Plakkk...


Tamparan keras di pipi kanan daniel..


Daniel membuka matanya syok...


"Sakit tidak yang...; tanya zahra yang sudah puas."


Zahra mengikuti daniel dari belakang yang berjalan ling lung itu.๐Ÿ˜ฎ


"Honey, ada apa denganmu? tanya irene yang melihat daniel seperti orang linglung sambil memegang pipinya."


"Apa kau sedang sakit gigi son ; tanya vero."


"Tidak... ; kata daniel."


"Ada apa dengan suamimu sayang? tanya irene pada zahra."


"Itu mom....


Pipinya habis aku tampar mom, soalnya ini permintaan si baby ; jawab zahra dengan sedikit rasa bersalah sepertinya ia terlalu keras menamparnya, tanganku ini tidak bisa dikondisikan๐Ÿ˜“ pikir zahra."


"Bhahahahhahhahaa ; kali ini vero yang tertawa keras."

__ADS_1


"Veroo ; bentak irene pada suaminya ia merasa bersalah pasalnya ia tidak menduga anaknya juga kena imbasnya."


Kenapa daddy tertawa ; kata daniel kesal.


"Hahahhaha, akhirnya kau merasakan seperti yang aku rasakan son ; kata vero yang masih tertawa."


"Maksudnya? tanya zahra."


"Begini... mommy waktu hamil daniel juga kaya kamu ngidamnya aneh aneh deh ya salah satunya pengen tampar wajah daddy mu itu ; kata irene malu."


;Apaa, mommy juga melakukan itu pada daddy ; pekik daniel."


"Iyaa, waktu itu kamu masih di perut mommy ; kata irene."


"Jadi begitu asalnya ; kata daniel sambil melirik istrinya cengengesan itu."


"Sayang maaf ya, tapi baby kamu yang maunya hehehe ; kata zahra."


;Huhuu, pipi aku masih sakit ini ; rengek daniel pura pura."


"Sini aku kompres ya ; kata zahra merasa bersalah."


"Gk mau dikompres, maunya dikasih hadiah ; rengek daniel."


"Ingat sama umur son ; kata vero."


"Huh, daddy ganggu aja, ayo kita ke kamar sayang ; ajak daniel."


"Mommy daddy, kita ke atas dulu ya ; kata zahra pamit."


"Daniel, zahra jangan kamu boboin sampai kecapean awas aja sampai mama tau ; teriak irene."


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


INDONESIA JAYA SELALU..


๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จMERDEKA๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ


__ADS_2