
Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis ya๐๐
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.๐๐๐
Salam hangat dari Author๐ค
INDONESIA JAYA SELALU..
๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จMERDEKA๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ
Hoek... hoek...
"Sayang... ; kata daniel bangun mendatangi zahra yang berada dikamar mandi."
"Kok kamu mual mual terus kaya gini sih, kita kedokter ya ; tanya daniel khawatir sambil mengelus pundak istrinya."
"Morning Sickness, bagi ibu hamil yang..jadi semua ibu hamil kaya gini tapi ada juga yang engga ; kata zahra sambil menjelaskan."
"Udah mendingan ;
"Alhamdulillah udah kok ;
"Yang..
Aku pengen sesuatu ; kata zahra."
"Pengen apa yang nanti aku buatkan ; kata daniel."
"Tapi kamu janji jangan marah ya, ini permintaan anak kamu bukan aku ; kata zahra menjelaskan."
"Ia, sayang janji ;
Zahrapun membisikkan sesuatu ke telinga daniel..
"Hah...๐
__ADS_1
Daniel menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan akhirnya ia hanya mengangguk."
"Tapi...tapi...tunggu sebentar aku harus menyiapkan hatiku sayang ; kata daniel."
"Hanya sebentar sayang, ayolah aku sudah tidak tahan ; kata zahra tidak sabar."
"Baiklah, aku sudah siap ;
"Tunggu...tunggu...aku akan menghitungnya, setelah hitungan ke 3 lalu kau lakukan ; kata daniel lagi."
1...
Daniel memejamkan matanya.
2...
Plakkk...
Tamparan keras di pipi kanan daniel..
Daniel membuka matanya syok...
"Sakit tidak yang...; tanya zahra yang sudah puas."
Zahra mengikuti daniel dari belakang yang berjalan ling lung itu.๐ฎ
"Honey, ada apa denganmu? tanya irene yang melihat daniel seperti orang linglung sambil memegang pipinya."
"Apa kau sedang sakit gigi son ; tanya vero."
"Tidak... ; kata daniel."
"Ada apa dengan suamimu sayang? tanya irene pada zahra."
"Itu mom....
Pipinya habis aku tampar mom, soalnya ini permintaan si baby ; jawab zahra dengan sedikit rasa bersalah sepertinya ia terlalu keras menamparnya, tanganku ini tidak bisa dikondisikan๐ pikir zahra."
"Bhahahahhahhahaa ; kali ini vero yang tertawa keras."
__ADS_1
"Veroo ; bentak irene pada suaminya ia merasa bersalah pasalnya ia tidak menduga anaknya juga kena imbasnya."
Kenapa daddy tertawa ; kata daniel kesal.
"Hahahhaha, akhirnya kau merasakan seperti yang aku rasakan son ; kata vero yang masih tertawa."
"Maksudnya? tanya zahra."
"Begini... mommy waktu hamil daniel juga kaya kamu ngidamnya aneh aneh deh ya salah satunya pengen tampar wajah daddy mu itu ; kata irene malu."
;Apaa, mommy juga melakukan itu pada daddy ; pekik daniel."
"Iyaa, waktu itu kamu masih di perut mommy ; kata irene."
"Jadi begitu asalnya ; kata daniel sambil melirik istrinya cengengesan itu."
"Sayang maaf ya, tapi baby kamu yang maunya hehehe ; kata zahra."
;Huhuu, pipi aku masih sakit ini ; rengek daniel pura pura."
"Sini aku kompres ya ; kata zahra merasa bersalah."
"Gk mau dikompres, maunya dikasih hadiah ; rengek daniel."
"Ingat sama umur son ; kata vero."
"Huh, daddy ganggu aja, ayo kita ke kamar sayang ; ajak daniel."
"Mommy daddy, kita ke atas dulu ya ; kata zahra pamit."
"Daniel, zahra jangan kamu boboin sampai kecapean awas aja sampai mama tau ; teriak irene."
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis ya๐๐
__ADS_1
INDONESIA JAYA SELALU..
๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จMERDEKA๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ๐ฒ๐จ