
Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis yaππ
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.πππ
Jangan lupa like, vote, dan commenntnya yaππ
Salam hangat dari Authorπ€
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Daniel yang meminta dokter agar zahra untuk dirawat di rumah saja karna lebih aman dari pada dirumah sakit itu dan membawa istrinya pulang bersama ibunya dan maria.
"Sayang, aku harus pergi aku berjanji akan membawa anak kita kembali ; janji daniel pada istrinya."
"Kembali lah dengan selamat semuanya ; kata zahra sedih."
Daniel mencium kening istrinya, lalu bergegas pergi.
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Daniel dan vero tiba dirumah dengan membawa baby zade, dan pengasuhnya juga dibawa ke rumah tapi ditempatkan di bagian rumah yang terpisah dengan rumah utama.
Zahra yang sedang duduk dibalkon kamarnya melihat mobil daniel datang dan ia segera berlari menuruni tangga..
"Nak, jangan berlari nanti kau terjatuh ; kata irene."
"Mom, mereka datang ; teriak zahra."
Irene pun juga bergegas menuju pintu depan..
"Anakku ; kata zahra menangis sambil memeluk keduanya."
"Mama, kami pulang ; kata daniel menirukan suara anak kecil tersenyum."
"Terima kasih kalian sudah pulang dengan selamat, daddy juga ; kata zahra."
__ADS_1
"Bawa baby zade ke atas, dan beristirahat ; kata irene."
Di Kamar...
Zahra dan daniel bermain dengan baby zade..
"Terima kasih... ; kata zahra yang ingin menitikkan air matanya lagi."
"Jangan..., anak kita juga melihat ; kata daniel sambil mengusap usap wajah istrinya."
Lelah bermain, mereka pun tertidur bersama baby zane sambil menautkan tangan.
Seharian mereka tak keluar kamar melepas rindu dengan baby zane, akhirnya mereka berkumpul bersama lagi dengan keluarga kecil mereka.
Tok..tok..tok...
Suara pintu diketuk..
Zahra yang terbangun lebih dahulu bersama baby zane, kemudian ia bangun sebentar dan menaruh guling disisi anaknya agar tidak jatuh sebelum membuka pintu.
"Mom..;
"Tentu saja mom, ayo masuklah ; kata zahra."
"Cucu oma, udah bangun ya cu..cu.. ; kata irene sambil memonyongkan bibirnya."
Baby zane tertawa...π
"Baby zane ikut oma ya main sama opa ; kata irene."
"Suamimu tidur nak ; tanya irene."
"Iya mom, kurasa daniel kelelahan dia bahkan tgk terbangun saat kami mengganggunya ; kata zahra sedih melihat suaminya kelelahan."
"Kau urus suamimu, biar aku yang jaga baby zane ; kata irene."
"Iya mom ; saut zahra."
__ADS_1
Selepas menutup pintu kamarnya, zahra langsung berbaring disisi suaminya dan mengusap pelan wajah suami tercintanya.
"Maafkan aku sudah menyusahkanmu ; kata zahra pelan."
Setelah mengecup keningnya lalu turun kebawah untuk memasak makanan kesukaan suaminya.
"Nak, kau sedang apa disini biar ibu saja yang memasak, kau baru sembuh; kata bu ida."
"Tidak bu, zahra mau masak untuk mas daniel kata zahra."
Selesai masak zahra kembali ke kamar untuk membangunkan suaminya karna hari sudah menjelang malam.
"Yang.... ; panggil zahra."
"Yang.. kamu dimana ; kata zahra lagi."
"Disini yang... ; teriak daniel yang baru mau mandi."
"Kamu udah mandi ; tanya zahra."
"Belum.. hehehe.. maunya kamu yang mandiin ; kata daniel cengar cengir."
"Iya, sini..; kata zahra enteng."
"Hah...seriusan ; tanya daniel tadi yang hanya bercanda."
"Iya sini aku mandikan ; kata zahra."
"Makasih sayang ; kata daniel memeluk istrinya."
"Aku yang seharusnya berterima kasih ; kata zahra."
"Untuk apa? ; tanya daniel tidak mengerti."
Untuk semuanya ; kata zahra mencium kepala daniel.
"Sayang, ada apa? tanya daniel bingung."
__ADS_1
"Tidak ada apa apa, aku hanya sangat bersyukur bisa bertemu denganmu ; kata zahra."
Danielpun langsung menarik zahra agar duduk bersama di bathub dan mereka bercinta seirama nafas yang dikeluarkan.π