Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
90. Malas Kerja Katanya


__ADS_3

Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya😘😘


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.😁😁😁


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya ya😘


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Pagi hari yang dingin karna sudah memasuki musim dingin..


Dengan berkumpul bersama keluarga dihari yang dinginpun akan terlewati dengan senang.


Baby varel yang sudah menginjak umur satu tahun setengah itu, sudah mulai bisa berjalan dengan gagah pertumbuhannya sangat cepat.


Daniel yang hari ini malas masuk kerja, dan masih merasa mual jika ia dekat dekat dengan orang lain apalagi mencium bau yang menurutnya sangat menyengat.


Ia meminta leo untuk mengirim berkas berkas ke rumah saja.


Sambil bermain dengan anaknya karna baby varel memintanya bermain diluar, walaupun tubuhnya sedang tidak fit.


"Apa kau tidak apa apa, jika kau merasa tidak enak biar aku saja yang menemaninya bermain ; kata zahra."


"Iya honey, bagaimana jika nanti kau jadi tambah sakit ; kata mommy irene."


"Tidak apa apa, dia ingin bermain bersamaku ; kata daniel."


"Sudahlah sayang, dia bukan anak anak lagi dia sudah menjadi ayah ; kata vero."

__ADS_1


"Papi, come here ; kata si kecil varel."



"Papi datang... ; ujar daniel."


"Mami cini juga ikut main ; kata baby varel."


"Anak mama sini pakai minyak kayu putih dulu supaya hangat ; kata zahra."


"Iya.. gandma sama ganpa gk ikut main ; kata si kecil pada kakek neneknya."


"Engga sayang, grandma sama grandpa cuman liat kita main aja, yuk kita datang papi ; kata zahra."


"Yeeeeyyy.... ; teriak si kecil senang."


Daniel dan zahra menemani putranya bermain di taman rumah...


" Uncle el ; pekik si kecil."


"Horeee.. ;


"Bilang apa sama sama uncle el ; kata daniel."


"Maaacih banyak uncle el ; kata si kecil."


"Sama sama arel ; kata leo."


"Aunty etha mana uncle el, kok engga kecini? ; tanya si kecil."


"Aunty ethanya lagi kerja arel ;

__ADS_1


"OOO... kelja, uncle el juga kelja ; tanya si kecil lagi."


"Arel sayang, nanti lagi ya tanyanya uncle el mau kerja ; ujar zahra."πŸ˜…


"Uncle el kelja, tapi papi engga kelja mami ; tanya si kecil pada zahra."


Daniel yang mendengar ucapan anaknya langsung melotot terkejut..😌


"Hahahha... cucuku memang pintar, arel harus tegur papi kamu yang malas kerja sayang ; saut vero tertawa."


"Vero..!!! ; tegur irene."


"Papi malas kelja? ; tanyanya pada ayahnya."


"Enggak sayang, papi kerja kok makanya uncle el kesini ; saut daniel sambil menatap ayahnya."


"Iya sayang, kita lanjut mainnya ya, papi sama uncle el mau kerja dulu ; kata zahra."


"Iya sayang, nanti kita main lagi ya, papi mau kerja cari uang buat arel sama mami ya ; kata daniel."


"Ciapp papi.. ; kata si kecil."


"Nanti kalo liburan uncle el ajak arel jalan jalan ya ; kata leo."


"Iya uncle el ; saut si kecil."


Si kecil arel yang banyak bertanya dan ingin tau itu sangat susah dihentikkan jika tidak membujuknya, jika tidak si kecil arel tidak berhenti henti mengoceh.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


TERIMA KASIH SUDAH MAU MEMBACA NOVEL SAYA, YUK LANJUTIN TERUS BACANYA YA, SAMPAI HABIS😘😘😘😘😘

__ADS_1


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.😁😁😁


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya ya, okee😘


__ADS_2