Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
96. Ke Rumah Sakit


__ADS_3

Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya😘😘


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.😁😁😁


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya ya😘


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"Hoek.. ;


Zahra mengikuti daniel yang berlari ke kamar mandi dengan tergesa gesa karna ingin muntah.


"Yang... hari ini kita ke dokter aja ya, kamu muntah muntah terus ; ujar zahra."


Sambil memijat mijat suaminya..


"Enggak tau kenapa, padahal aku gk makan yang aneh aneh yang.. ; kata daniel sambil mengusap mulutnya."


"Udah, ayo baring biar aku pijitin perut kamu ya ; kata zahra."


Daniel mengangguk lemas, sambil dipapah zahra menuju tempat tidur.


"Mami.. ; kata arel."


"Arel udah bangun, sini sayang ; saut zahra."


"Papi cenapa mami? tanya si kecil arel."


"Papi lagi sakit sayang ; saut zahra."


"Papi baik baik aja? tanya si kecil arel pada papinya."


"Iya sayang, papi baik baik aja, cuman sakit sedikit ; ujar daniel."


"Nanti arel tinggal sama tante winda sama ibu ida ya ; kata zahra."


"Mami mau cemana? tanya si kecil arel lagi."


"Mami mau antar papi ke rumah sakit sebentar ya, arel mau kan ; kata zahra."

__ADS_1


"Iyah.. arel mau kok mami ; saut arel."


"Anak papi sama mami memang pintar ; kata daniel lemah."


Dan zahra mengantar daniel ke rumah sakit dengan diantar pak han..


Sampai di rumah sakit....


"Tuan, Nyonya.. dokter Jane sudah menunggu ; ujar pak han."


"Terima kasih pak han ; saut zahra."


"Sama sama nyonya ; saut pak han."


Daniel dan zahra masuk keruangan dan diperiksa oleh dokter jane..


"Tuan daniel, keluhan apa yang anda rasakan? tanya dokter jane."


"Saya merasa mual mual setiap pagi dok, dan saya juga tidak tahan berada di dekat orang banyak apalagi jika parfume mereka sangat menyengat ; keluh daniel pada dokter jane."


"Apa anda merasa demam, atau pusing ; tanya dokter jane."


"Tidak dok, saya tidak merasa demam atau pusing ; ujar daniel."


"Ya benar dok, saya akhir akhir ini selalu makan makanan yang tidak saya sukai dok ; ujar daniel menjelaskan."


"Hmmm... baiklah saya sudah mendapatkan diagnosis sementara ; ujar dokter jane."


"Bagaimana dokter, apa suami saya baik baik saja? tanya zahra."


"Ini hanya dugaan saya sementara, tapi untuk berjaga jaga saya perlu memeriksa tuan daniel dan anda nyonya ; kata dokter jane."


"Saya juga... ; tunjuk zahra pada dirinya sendiri."


"Iya nyonya, untuk membantu mendiagnosis gejala tuan daniel ; ujarnya."


"Baiklah dok... ; saut zahra."


Setelah daniel dan zahra diperiksa, dan dokter jane akan menjelaskan hasilnya.


"Baiklah, karna hasilnya sudah keluar saya akan menjelaskan kepada tuan dan nyonya ; kata dokter jane."


"Nyonya Romanov.. kapan terakhir anda haid? tanya dokter jane."

__ADS_1


"Hmmm.. awal bulan lalu dok, saya tidak terlalu ingat, apakah saya hamil dok ; duga zahra."


"Benar nyonya, anda sedang mengandung usia janin anda 12 minggu dan anda bisa melihat usg ini ada titik dua, ini adalah janin anda dan kembar, selamat nyonya dan tuan ; kata dokter jane."


Daniel dan zahra terkejut, pasalnya setelah kehamilan anak pertamanya zahra dan daniel tidak memakai pengaman saat bercinta, dan mereka pikir zahra tidak bisa mengandung lagi, mengingat ibunya juga mengalami itu..


"Sungguh dokter istri saya sedang mengandung? tanya daniel karna tidak percaya."


"Benar tuan daniel, istri anda sedang mengandung anda bisa mengecek kembali setelah 2 bulan lagi ; kata dokter jane."


Daniel dan zahra merasa bahagia, tak lupa juga mereka bersyukur pada sang pencipta, dan si kecil arel mereka akan memiliki adik kembar..πŸ€—


"Lalu bagaimana dengan kondisi suami saya dok? tanya zahra."


"Suami anda sedang mengalami yang namanya Sindrom kehamilan simpatik yang terjadi, ketika suami ngidam dan mengalami gejala-gejala kehamilan seperti yang dialami istrinya ketika mengandung ; dokter jane menjelaskan."


"Dan karna itulah nyonya tidak merasakan gejala gejala kehamilan karna suami anda yang mengalaminya ; kata dokter jane lagi."


"Suami saya yang mengalami gejala kehamilan itu dok? tanya zahra tidak percaya."


"Benar nyonya ;


Terima kasih banyak dokter ; kata zahra dan daniel."


Mereka keluar dari ruang pemeriksaan...


"Bagaimana tuan? tanya pak han."


"Han, my little boyku akan punya adik lagi, terima kasih han ; ujar daniel senang sampai memeluk han."


Kenapa tuannya berterima kasih padanya, karna bukan dia yang hamil tapi tidak apa apa, ia turut senang tuannya bahagia..


"Selamat tuan dan nyonya ; kata pak han."


"Terima kasih han ; ujar zahra tersenyum😊."


Daniel mengambil ponselnya dan menelpon si kecil arel.


"Halo papi, papi baik baik saja ; ujar si arel."


"Hei my little boy, kau akan punya adik kembar, nak kau akan menjadi seorang kakak ; kata daniel senang."


"Kakak, adik? bingung arel."😁

__ADS_1


__ADS_2