
πΉPerusahaan Rv Corp.
Aldo yang tiba lebih pagi dari biasanya untuk bisa melihat zahra, tapi saat ia sedang mencari zahra ia tidak menemukannya, lalu ditelponnya zahra ponselnya juga tidak akfif, kemana zahra tumben sekali ia belum datang pikir aldo..
Sudah dua hari ia tidak bisa bertemu zahra dan belum mendengar apapun..
Lalu aldo menemui teman dekat zahra yaitu maria, ia juga tidak melihat maria, ditelponnya maria juga tidak menjawab, lalu aldo bertanya pada mba lisa yang mengawasi karyawan magang, setelah mendengar kabar bahwa zahra mengalami kecelakaan lalu ia bertanya lagi pada lisa di rumah sakit mana zahra di rawat, setelah itu aldopun langsung menuju ke rumah sakit itu..
π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»
Dua hari sudah zahra masih belum sadar juga dari komanya, daniel dengan setia masih menunggu zahra disampingnya ...
Will sudah kembali ke negaranya karna ia bisa terlalu lama di Indonesia,,
Daniel yang tertidur disamping zahra sambil menggenggam tangan zahra pun merasa ada suatu pergerakkan kecil dari tangan zahra..
"Zahra.. Zahra, ayo bangun ini aku ; kata daniel."
Zahra yang perlahan lahan membuka matanya merasakan seberkas cahaya yang menyilaukan dari lampu rumah sakit, lalu menutup matanya kembali kemudian membukanya lagi dan menyesuaikan cahaya lampu...
"Ya Tuhan, sayang syukurlah kau sudah bangun ; ujar daniel senang sambil menitikkan air mata kebahagiaannya."
"Daniel... ; ujar zahra dengan suara serak."
"Ya, sayang ini aku daniel ;
__ADS_1
Tidak lupa juga daniel memanggil dokter dengan memencet tombol yang ada disisi kanan ranjang zahra tanpa meninggalkan zahra..
Dokterpun masuk untuk memeriksa zahra, dan meminta daniel untuk keluar ...
Daniel menghubungi orang tuanya dan juga sahabat zahra yang bernama maria, karna maria memintannya untuk segera menghubunginya jika zahra sudah sadar...
Setelah pemeriksaan selesai dokter ani keluar bersamaan dengan kedatangan orangtuanya dan maria..
"Bagaimana keadaan calon istri saya dok ; tanya daniel."
Keadaan pasien sudah mulai membaik dan sekarang sedang dalam pemulihan, syukurlah pasien bangun secepatnya, dan pasien bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa...
"Terima kasih dokter ; ujar daniel senang."
"Terima kasih banyak dokter Ani ; ujar vero lagi."
Zahrapun sudah dipindahkan keruang perawatan biasa..
Daniel yang masih setia menemani zahra disisinya...
;Zahra, syukurlah kau sudah sadar hiks.. hiks... ; ujar maria sambil menangis lalu memeluk zahra.;
"Terima kasih mar, aku sekarang sudah baik baik saja.. ujar zahra pelan."
Kemudian irene dan vero lagi yang bergantian untuk memeluk zahra...
__ADS_1
"Syukurlah sayang, kau sudah bangun mommy sangat khawatir padamu ; ujar irene sambil menangis."
Kemudian dilanjutkan dengan vero...
"Syukurlah nak, kau sudah bangun, kau harus cepat pulih; ujar vero ingin memeluk zahra yang dihentikkan oleh daniel."
"Stop dad ; ujar daniel."
"Jangan peluk peluk zahra, daddy sudah ada mommy, zahra punyaku ; lanjut daniel lagi yang cemburu pada ayahnya."
"Lihatlah nak, betapa angkuhnya calonmu itu, kemaren kemaren dia sangat cengeng dan sekarang dia sudah kembali angkuh ; ujar vero."
Dan mereka semuapun tertawa...
Daniel dan zahra yang ditinggal berdua untuk memberikan waktu bagi mereka berdua melepas rindu...
Daniel menggenggam tangan zahra sambil menatap lekat zahra...
Zahra yang merasakan ada sesuatu di tangannya yang digenggam oleh daniel lalu melihatnya, ada cincin yang sudah terukir di jari manis milik zahra yang sebelumnya tidak ada...
"Ini kan ; kata zahra yang dipotong oleh daniel."
"Daniel berkata. Mau kah kau menikah denganku zahra putri wulandari ; ujar daniel sambil berlutut."
"Aku mencintaimu, aku ingin memiliki mu, aku ingin kau menjadi istri dan menjadi ibu anak anakku, Aku mencintaimu zahra, mau kah kau menikah dengaku? tanya daniel lagi."
__ADS_1
π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»
Terima kasih sudah membacaπ»π»π»π»