
Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis yaππ
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.πππ
Salam hangat dari Authorπ€
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Dikamar hotel leo dan luke..
Leo tidak ikut orangtuanya pulang, karna apa karna big bossnya meyewakan kamar hotel untuk mereka menginap apa lagi kamar hotel yang sangat mewah, kapan lagi ia bisa menikmati yang gratisan walaupun ia juga mampu untuk menyewa kamar mewah.
Leo sedang memikirkan apakah perkataannya tadi ada yang salah.
Apakah ia salah karna memilih seorang pria untuk etha, ia melakukan itu agar etha tidak disakiti oleh para pria brengsek, karna etha adalah sahabatnya.
Kenangan lama kembali teringat di ingatan leo.
Saat cleo didiagnosis oleh dokter bahwa hidupnya tidak akan lama lagi dan saat itulah ia jatuh terpuruk, cahaya hidupnya akan pergi meninggalkannya.
Ia menghabiskan harinya dengan minum minum dan mengurug dirinya di dalam apartemennya bahkan orangtuanya tak mampu membujuknya.
Bagaimana bisa cleo melakukan itu padanya, cleo tidak memberitahunya bahwa ia sedang sakit, cleo menyembunyikan penyakitnya dengan baik tanpa sepengetahuannya, apa dia pikir aku akan meninggalkannya.
"Apa yang kau lakukan disini? ; kata etha yang menerobos masuk apartemen leo dengan bantuan daniel."
__ADS_1
"Apa kau akan diam saja dan meninggalkan cleo begitu saja ; saut etha marah."
Leo hanya diam saja dengan tatapan kosong..
"Seharusnya kau sekarang bersama cleo, kau seharusnya menemaninya sampai akhir, bukankah kau mencintainya, bukan kah kau memilihnya ;
Leo masih diam...
"Apa kau akan membiarkannya menghabiskan sisa hidupnya sendiri hah ;
"Kau seharusnya bersamanya agar cleo bisa pergi dengan tenang ;
"Kau akan menyesal nanti saat kau mendengar cleo sudah tiada ;
Kumohon leo jangan seperti ini, hiks..hiks.. ; air mata etha pun keluar ia tidak mampu lagi menahannya.π
"Aku hanya tidak ingin melihatmu menyesal nantinya leo ;
Etha pun pergi meninggalkan apartemen leo..
Dan esoknya leo menghubungi etha bahwa ia memutuskan akan bersama cleo dan menikahinya.
Leo menyiapkan pernikahannya dengan cleo yang dilangsungkan dikamar rumah sakit dengan dihadiri orangtua leo, dan sahabatnya.
Satu bulan leo sudah menemani cleo yang masih dirawat dirumah sakit, menghabiskan waktunya dengan cleo dan melakukan apa yang ingin mereka lakukan.
Saat tiba waktunya cleo menghebuskan nafas terakhirnya, leo sudah mengiikhlaskan cleo pergi dengan damai, tapi tanpa cleo istrinya disisinya hatinya hidupnya sangat hampa dan tak berarti.
Tapi kemudian etha selalu mengunjunginya setiap hari, menyiapkan sarapan untuknya..
__ADS_1
"Apa kau akan terus seperti ini, bukan kah kau sudah berjanji padanya untuk menjalani hidupmu lagi ; ujar etha."
Leo yang hanya berbaring di ranjangnya membelakangi etha, makan saat perutnya lapar, mandi saat waktunya mandi, tidur saat waktunya tidur, seperti itulah kehidupannya sepeninggalan istrinya.
"Apa kau pikir cleo tidak bisa melihatmu dari atas, melihatmu seperti ini yang uring uringan ; kata etha lagi."
El....!!
"Hah...Sudahlah, aku sudah buatkan makanan untukmu ; kata etha."
"Kalau begitu aku pergi ; ujar etha lagi."
El...!!
Lagi lagi etha selalu datang setiap hari menemaninya sampai leo bisa bangkit kembali.
Leo....!!
Seseorang sedang memanggil leo.
Leo menghentikan ingatan masa lalunya dan melihat ke orang yang memanggilnya.
"Apa?.. tanya leo."
"Apa yang sedang kau pikirkan, sampai aku memanggilmu kau tidak mendengarnya ; tanya luke."
"Maaf, aku hanya memikirkan sesuatu ; saut leo."
"Apakah mungkin etha menyukainya, tidak mungkin kan kami hanya sahabat dan aku menganggap etha seperti adikku pikir leo dalam hati."
__ADS_1