
Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis yaππ
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.πππ
Jangan lupa like, vote, dan commenntnya yaππ
Salam hangat dari Authorπ€
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
"Dimana anakku daniel aku ingin menemuinya ; tanya zahra lagi."
"Anak kita sedang dalam perawatan sayang ; kata daniel."
"Hiks...hiks... kau berbohong padaku, aku baru saja melihatnya tadi dan anakku tidak ada disana, apa yang terjadi pada anakku ; kata zahra menangis."
"Nak, tidak ada yang terjadi pada anakmu sayang ; kata irene menenangkan."
"Hiks... tapi mom aku tidak melihatnya disana dan kata perawat tadi ada penculikkan bayi, dan anakku tidak ada disana mom, hiks...hiks... ;
"Katakan padaku daniel ; mohon zahra sambil memegang tangan daniel.π"
"Saat aku ingin melihat anak kita, saat aku datang... box bayi nya kosong dan tidak ada perawat yang menjaganya ; kata daniel pelan."
"Apaa, jadi itu...itu bayiku... ; kata zahra terpotong karna ia langsung pingsan."
Irene bergegas memanggil dokter karna tidak ada orang selain dia karna vero sedang mencari cucu mereka..
Dan dokter datang untuk memeriksa zahra..
"Bagaimana dok ; tanya irene khawatir."
"Nyonya zahra pingsan, dan ia sepertinya sangat syok, dan ini tidak bagus untuk kesehatan ibu pasca melahirkan, saya sudah memberikan obat penenang, dan saya harap nyonya zahra jangan diberikan tekanan atau beban pikiran yang akan mempengaruhi kesehatannya ; kata dokter."
"Baik dokter akan saya ingat, terima kasih ; kata daniel."
Kemudian daniel mendapat kabar dari kapten mike bahwa perawat yang menculik anaknya sudah ditemukan dan saat ini ia hendak bergegas pergi dengan menaiki kapal.
__ADS_1
"Jangan sampai dia kabur, aku akan segera kesana ; kata daniel."
"Baik tuan ; kata kapten mike."
Lalu menelpon ayahnya mengabari bahwa pelaku penculikkan sudah ditemukan.
"Mom, aku titip zahra ; kata daniel."
Pelabuhan XX...
Disebuah gudang kosong..
"Dimana dia ; kata daniel yang sudah tiba bersama ayahnya."
"Disana tuan ; kata kapten mike."
Β
"Ihn, diese Krankenschwester (dia, perawat itu) ; kata daniel."
"Richtig, Sir (benar, tuan) ; kata kapten mike."
Plakk....
Tamparan keras dipipi kanan perawat wanita itu.
Plakk...
Tamparan keras dipipi kiri...
"Dimana anakku ; kata daniel dingin.π‘"
"Kau ayah dari bayi laki laki itu ternyata, kau memang sangat tampan seperti yang dikatakan ; kata wanita itu."
Plakkkk....
Sekali lagi, daniel menampar wajah wanita itu.
"Katakan dimana anakku ; ujar daniel geram."
__ADS_1
"Kau tidak bisa menemukan bayi kecil itu karna bayi itu akan segera mati, hahahhaa ; kata wanita itu."
"Kasihan sekali bayi mungil itu, baru lahir tapi dia akan mati ;
Daniel yang dari tadi mencoba menahan amarah, akhirnya melepaskan amarahnya dan langsung mengambil pistol dari sakunya lalu menembak kaki wanita itu.
Dor...
Suara tembakan yang menggema digudang kosong itu.
"Argh....shit...; erang wanita itu kesakitan."
"Jika kau tidak mengatakannya padaku, maka peluru ini akan menancap disini (kaki), lalu akan naik disini (perut), dan disini (kepala) ;
"Atau kau lebih memilih dia yang melakukannya, aku sarankan kau lebih baik memilihku karna kau akan lebih menderita dari ini ; kata daniel lagi menunjuk kapten mike."
"Katakan dimana anakku ; kata daniel."
"Sudah ku katakan kau tidak akan menemu..... ;
Dor...
Tembakan diperut wanita itu sebelum menyelesaikan kalimatnya..
"Arghhh...; teriakkan wanita itu kesakitan."
Sorry... tanganku sangat licin ; kata daniel.
"Katakan dimana anakku, atau peluru ini akan mendarat di kepalamu yang cantik ini ; kata daniel sambil mengarahkan pistolnya ke kepala."
Tak..
Suara tarikan pistol yang tertahan..
Tak..
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Terima Kasih sudah membaca karya sayaπ
Jangan lupa like, vote, dan commenntnya yaππ
__ADS_1
Salam hangat dari Authorπ€