
Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis yaππ
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.πππ
Jangan lupa like, vote, dan commenntnya yaππ
Salam hangat dari Authorπ€
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Jerman......
Daniel dan zahra dan kekuarganya yang sangat menantikan kelahiran buah hatinya yang hanya menghitung hari saja...
Tapi saat saat seperti ini daniel harus kembali ke Jerman karna ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.
Ia dan zahra memutuskan akan melahirkan bayi mereka di Indonesia, karna daniel ingin anaknya dilahirkan tempat kelahiran istrinya karna Indonesia sudah menjadi rumahnya walaupun ia dilahirkan di Jerman..
Dan ia harus secepatnya kembali ke Indonesia karna ia ingin menemani istrinya saat melahirkan, walaupun ia sangat takut tapi ia tidak tega melihat istrinya kesakitan sendirian, karna bagaimanapun juga ia lah yang lebih banyak menyusahkan istrinya..
Istrinya lebih banyak menderita saat awal kehamilannya sedangkan ia baik baik saja.π«
"El, apa ada lagi pekerjaan yang mendesak ; ujar daniel."
"Tidak ada, sudah beres ; saut leo.;
"Kalau begitu panggil etha kemari ada yang ingin aku bicarakan pada kalian ; kata daniel."
Leo pun memanggil etha, dan setelah mereka berkumpul..
"Aku ingin menyampaikan sesuatu pada kalian, dan ini sangat penting ; kata daniel."
__ADS_1
"Ya boss ; saut etha."
"Aku memutuskan akan mengambil cuti panjang ;
"Apa cuti...!! kenapa? tanya leo."
"Karna zahra akan melahirkan ;
"Bagaimana dengan perusahaan ; tanya etha."
"Soal itu, aku akan titip ke leo. Leo yang akan menggangikanku duduk disini dan memimpin perusahaan sementara kau etha, kau menjadi ajudannya leo ; kata daniel."
"Astaga... ; ujar leo pusing."
"Tentu saja, walaupun aku cuti aku juga tetap bekerja, kalian tau aku tidak bisa menitipkan perusahaan pada para rubah tua itu ;
"Tenang saja gajih dan bonus kalian aku naikkan lima kali lipat tidak sepuluh kali lipat jika kalian juga bisa menangani urusan eksternal perusahaan ; tawar daniel."
"Walaupun setuju atau tidak setuju aku yakin kau akan tetap pergi ; ujar leo."
"Etha tolong bantu leo ya ; ujar daniel lagi sambil mengedipkan satu matanya pada etha.π"
"Dan aku akan berangkat secepatnya ;
Β
Indonesia....
"Zahra sayang, kapan suamimu pulang dia itu tidak tanggung jawab malah memikirkan perusahaan dari pada istrinya yang sudah hamil tua ; kata irene marah."
"Bukan begitu mom, daniel sebenarnya tidak ingin kembali tapi zahra yang memaksanya untuk kembali mom, dan katanya besok ia akan pulang ; kata zahra."
"Kau jangan khawatir sayang, mommy, daddymu, bu ida dan semuanya akan selalu menemanimu sayang ; kata irene."
"Terima kasih mom ; saut zahra sambil memeluk irene."
__ADS_1
Tengah Malam...
Zahra yang merasakan ada seseorang yang sedang menggerayanginya itu terbangun dan langsung mengambil bantal untuk menghajar pelakunya.
Bugh...bugh...bugh...habislah kau penjahat ; ujar zahra yang memukul pelakunya menggunakan bantal.
"Aduhh...aw.....aw...sayang stop ; ujar pelakunya."
"Beraninya kau memanggilku sayang, katakan siapa kau ; ujar zahra yang masih memukul pelakunya."
"Aw...aw... ini aku suamimu bisakah kau berhenti memukulku ; pekik daniel."
"Suamiku itu daniel bukan kau dan dia ada di jerman; ujar zahra yang masih memukul."
"Iya aku suamimu daniel sayang ; kata daniel."
"Apaa..!! danielllll...... ; pekik zahra menghentikan pukulannya."
"Iyaa ini aku daniel sayang ; kata daniel."
"Oh, benarkah tapi kenapa aku tidak bisa melihat wajahmu ; saut zahra."
"Hidupkan dulu lampunya, bagaimana bisa kau melihat dalam gelap ; saut daniel."
"Ohh iya, hehehe ; kata zahra tertawa."
Dan lampu pun menyala...
"Kau memang daniel ternyata ;
"Aku kan sudah bilang padamu tadi, tapi kau tidak berhenti memukulku ; ujar daniel ngambek."
"Maafkan aku suamiku, aku pikir kau penjahat salah sendiri tadi kau menggerayangiku, hehehe ;
"Habisnya kau tidak bangun bangun ; kata daniel."
__ADS_1