Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
14. Flashback Zahra


__ADS_3

๐ŸŒนFlashback On๐ŸŒน


Mall~Indonesia


Setelah pulang bekerja zahra pergi ke sebuah mall terbesar yang ada di Indonesia, ia ingin membeli sepasang baju kerja karna baju kerjanya sudah kekecilan, walaupun zahra orang yang menengah karna alm.ayahnya dulu adalah pengusaha dodol dan usaha ayahnya sekarang dikendalikan oleh ibu tirinya, walaupun begitu ia tidak pernah menghambur hamburkan uangnya untuk membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan,,


Ia masuk kesebuah toko baju yang ada di mall dan melihat lihat baju tersebut...


Tiba-tiba ada seseorang mencoba menarik kerudungnya dan dengan refleks ia mencoba mempertahankan kerudungnya yang ditarik lalu berbalik dan terlihatlah pelakunya yaitu cindy,,,


"Lepaskan tanganmu cindy, apa yang kau lakukan ; ujar zahra kesal."


"Apa yang kau lakukan katamu, apa kau tidak liat apa yang kulakukan hah,,, dengan masih memegang kerudung zahra."


Karyawan toko yang melihatnya mencoba menghentikan mereka tetapi ditepis oleh cindy.


"Dasar wanita ******, kau selalu ada dimana mana, apa kau menjual dirimu untuk membeli baju baju mahal ini hah, apa kau tidak diberi uang oleh ibu tirimu jahatmu itu,, geram cindy."


"Aku tidak melakukan itu dan jangan bawa bawa ibu tiriku ; saut zahra dengan sekuat tenaga melepaskan cengkraman tangan cindy dan akhirnya terlepas."


Manager toko pun datang melihat keributan apa yang sedang terjadi di tokonya, saat ia ingin menghentikan drama tersebut ia berhenti dan melihat siapa yang berkelahi yang merupakan pelanggan VVIP di tokonya..


Ibunya cindy pun mencari cari putrinya kemana putrinya itu pergi dan melihat ada keributan, lalu ia mendatanginya dan melihat putrinya sedang bertengkar dengan zahra...


Ya iya membenci zahra karna ia lahir dari wanita itu ya ibunya zahra, dulu ia sangat mencintai ayahnya zahra tetapi ayahnya zahra menikah dengan temannya sendiri, dan sialnya itu juga terjadi pada putrinya, putrinya mengatakan kalau zahra merebut kekasih putrinya, karna itulah ia semakin membenci zahra...๐Ÿ˜…


Plakkk....

__ADS_1


Tamparan keras di pipi kiri zahra yang dilayangkan oleh ibunya cindy...


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Daniel terus mengekori mommynya yang sedang menuju suatu toko di mall.


Ya ampun honey, kenapa kau mengekoriku dibelakang seperti anak bebek yang mengikuti induknya ; kesal irene karna terus mengekorinya dibelakang.


Kalau begitu mommy induknya dong y3n; saut daniel dengan santai.


Plakkkkk


Pukulan keras di bahu daniel...


"Durhaka kamu, sama mommy ya ; sindir irene."


Irene pun yang melihatnya merasa kesal atas perbuatan wanita paruh baya itu dan menolong wanita muda itu,,,


"Kau tidak apa apa nak? ujar irene ;


Wanita muda itupun melihat irene karna mau menolongnya, orang orang terus meihat ke arah mereka dan hanya berdiri diam saja...


"Terima kasih nyonya, saya tidak apa apa ; saut gadis muda itu."


"Siapa kau, kau tidak perlu ikut campur urusanku ; ujar wanita paruh baya itu."


(lalu melihat penampilan irene yang biasa saja dan memutuskan dia tidak selevel dengan mereka begitu juga putrinya.. lalu mendengus kesal...)

__ADS_1


Irene hanya mengenakan pakaian sederhananya lagi pula ia hanya pergi berbelanja dengan putranya bukan ke pesta.


;Siapa namamu nak ; tanya irene."


"Nama saya zahra nyonya>; ujar zahra."


Kenapa merasa di abaikan oleh irene, wanita paruh baya itupun kembali bertanya,,


"Anda tidak perlu ikut campur urusan saya, memangnya siapa anda? ujar nyonya sena."


Mereka adalah Nyonya Sena dan putrinya cindy ya, mereka adalah tetangganya dulu. Cindy dulunya adalah sahabat zahra sejak SMA tapi karna ada sesuatu akhirnya cindy jadi membenci zahra.


"Nama saya irene, bukan kau !!!!!!!! saut irene dengan nada tinggi."


"Anda sangat tidak sopan, anda sudah berumur seharusnya sudah tau dengan tata krama dan sopan santun... lanjut irene kembali.;


Daniel yang hanya menonton drama pertengkaran tersebut dibuat terkejut karna pertama kalinya ia melihat ibunya marah dan membentak orang..Lalu ia mengambil ponsel dan merekam drama kecil tersebut untuk ditunjukkannya pada ayahnya nanti hehee๐Ÿ˜€


"Kau... kau... ucap nyonya sena gagap karna terkejut."


"Ayo nak zahra kita pergi dari sini ; ujar irene.


Zahra hanya mengangguk dan hanya mengikuti irene.


"Heiiii, ****** aku tidak akan membiarkanmu begitu saja kau mengerti !!!! teriak cindy."


Irene pun mengajak zahra ke sebuah cafe and resto di mall itu dan mengajaknya makan disana..

__ADS_1


Terima Kasih sudah membaca๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


__ADS_2