Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
82. Bertengkar


__ADS_3

Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya😘😘


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.😁😁😁


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya ya😘


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"Kenapa kau tidak membalas mereka, kau hanya diam saja mereka menghinamu ; ujar daniel kesal saat mereka sudah berada di rumah.."


"Tidak, bukan begitu aku hanya... ;


"Hanya apa? kau tidak ingin mencari ribut dan membiarkan mereka menghinamu ; kata daniel."


"Kau punya aku, aku suamimu kau bisa mengandalkan aku zahra, apa kau menganggapku sebagai suamimu ; kata daniel lagi."


Zahra menunduk, karna yang dikatakan suaminya benar adanya.


Ini pertama kalinya ia melihat daniel marah padanya.


Lalu daniel pergi dari kamar dan meninggalkannya..


Zahra turun ke lantai bawah mencari daniel, baby zade sedang tidur dengan ditemani winda karna ia meminta winda untuk menjaganya.


"Bu ida, ada liat mas daniel gk? tanya zahra."


"Engga nak, ada apa kalian bertengkar? tanya bu ida."


Zahra mengangguk lesu..mengiyakan.

__ADS_1


"Nak, ibu cuman bisa nasehatin aja, dalam berumah tangga pasti ada susah senangnya, jadi kalo kita sedang menghadapi susah maka kita harus menghadapi dengan sabar ; kata bu ida."


Jadi, salah satu harus bisa berpikir jernih dan jika suamimu benar maka kau harus mengerti maksudnya begitu juga sebaliknya.


"Iya bu, terima kasih atas nasehatnya sekarang zahra mengerti bu ; kata zahra."


"Sama sama nak, sekarang kalian harus coba bicarakan dengan tenang ; kata bu ida."


Hari sudah tengah malam dan daniel juga belum kembali zahra sudah mencoba menelpon daniel tapi ponselnya tidak aktif.


Ia juga menelpon leo menanyakan daniel tapi kata leo daniel tidak bersamanya.


Zahra bolak balik diruang tamu menunggu daniel, akhirnya ia kelelahan dan naik ke atas menuju kamar baby zade.


Puas memandang baby zade, ia pun tertidur.


🍀🍀🍀🍀🍀


Setelah pergi begitu saja meninggalkan istrinya daniel langsung pergi ke sebuah bar mewah, ia sebenarnya hanya beberapa kali kesini dan itupun biasanya karna ia bertemu dengan kliennya atau bersama teman temannya.


Saat daniel sedang minum sendiri dan memikirkan kejadian tadi, seorang wanita mendekatinya.


Wanita itu melihat tangkapan besar dan penampilannya terlihat memiliki uang yang artinya ia sangat kaya walaupun memakai pakaian simple dan sederhana, tapi ia tahu yang melekat ditubuh pria itu semuanya bermerek.


"Hai tampan, aku baru melihatmu disini, apa kau datang sendiri ; goda wanita itu sambil menunjukkan panyudaranya pada daniel."


Daniel yang masih sibuk dengan pikirannya, akhirnya kembali sadar dan melihat jam tangan rolex miliknya jam menunjukkan pukul 12 malam dan ia mengumpat, karna ia tidak sadar terlalu lama disini dari rencana awalnya.


Dihempaskannya tangan wanita yang menyentuh tubuhnya, lalu bergegas pulang karna ia meninggalkan anak dan istrinya dirumah.


Sampai dirumah, daniel langsung menaiki tangga dan menuju kamar..


"Baby.. ; panggil daniel."

__ADS_1


Tak ada jawaban dicarinya keseluruh kamar juga tidak ada, mungkin istrinya ada di kamar anaknya.


Dibukanya kamar anaknya yang bersebrangan dengan kamar mereka, dan terlihatlah istrinya sedang tertidur disisi bayi kecilnya.



Diciumnya kening istrinya, lalu ia ikut berbaring diranjang kecil itu sambil memeluk istrinya.


"Hmm.. zahra merasakan dadanya sangat berat, ia kemudian membuka matanya dan terlihatlah daniel yang sedang memeluknya sambil menatapnya."


"Hei.. baby ; kata daniel."


"Hei.. honey kau sudah pulang ; saut zahra."


"Hmm... ; kata daniel sambil membenamkan kepalanya di antara leher dan dada zahra."


"Maafkan aku ; kata daniel pelan."


"Untuk apa? tanya zahra."


"Semuanya, karna aku memarahimu dan meninggalkanmu tadi ;


"Itu bukan salahmu aku yang salah, kau benar honey ; kata zahra."


"Tidak.. ; kata daniel."


Lalu mencium zahra dalam dan lama..


"Mmmm...


Kau habis minum ; kata zahra disela ciuman mereka.😄"


Daniel terkejut, ia lupa tadi habis minum, istrinya pasti marah padanya.

__ADS_1


"Tidak apa, aku mengerti ; kata zahra lalu memeluk daniel."


Disisi lain, daniel meminta pak han untuk mengurus cindy dan juga ricko tanpa sepengetahuan zahra, jika ia tidak melakukannya mereka tidak akan pernah jera mengganggu istrinya lagi.


__ADS_2