
Setelah mereka di antar ke kamar masing masing kemudian zahra langsung membenahi barang barangnya dan kemudian pintu kamarnya diketuk.
Tok Tok Tok..
Zahra langsung membuka pintu kamarnya..
"Kau ini, tidak bisa kah kau berhati hati sedikit kenapa kau asal membuka pintu tanpa menanyakan siapa yang mengetuk ; ujar daniel."
"Tapi itukan kau ; saut zahra."
Bagaimana jika itu orang lain, apa kau itu perempuan, aku yakin pasti kau tidak mengunci pintumu tadi..
Zahra terdiam karna memang ia sekali lagi lupa untuk mengunci pintunya..
"Maaf ; sesal zahra."
"Hahh sudahlah....Kau ingin Jalan jalan ke pantai tidak ; tanya daniel."
"Mauu aku mauu ; saut zahra dengan kegirangan😄."
"Tapi tunggu sebentar aku mau ganti baju, boleh tidak ; tanyanya."
Daniel mengangguk setuju...
Setelah zahra ganti baju, mereka pun pergi keluar untuk jalan jalan melihat pantai.
Sampai di pantai.
"Astaga kenapa banyak sekali orang orang berpakaian minim, seperti tidak ada kain saja ; gumam zahra."
"Dasar bodoh, tentu saja kita kan sedang di pantai ; saut daniel."
__ADS_1
"Aku kan baru pertama kali ke pantai ; ujar zahra sambil memonyongkan bibirnya."
"Kau tidak ingin bermain air ; kata daniel."
"Aku takut, aku tidak bisa berenang ; saut zahra lagi."
Suara dering ponsel berbunyi milik daniel..
"Duduklah dibangku itu dulu ; ujar daniel."
"Kau mau kemana ; saut zahra."
"Mengangkat telpon sebentar ;
kJangan lama lama ; kata zahra lagi."
Daniel melihat nama seseorang yang menelponnya..
Kring..📱🎶🎶🎶🎶🎶🎶
"Ada masalah kecil di perusahaan, rubah rubah tua itu meminta bertemu denganmu, katanya kau sebagai seorang presdir menelantarkan pekerjaannya dan asyik berlibur ; kata leo."
Rubah rubah tua yang dimaksud leo adalah para pemegang saham di perusahaan Emperror Corp. di Jerman.
"Hah.... Rubah tua itu sudah mulai berani menggangguku ya ; kata daniel."
Para pemegang saham itu hanya berani mengomel ngomel tanpa susah susah bekerja hanya dengan duduk saja uang mereka terus mengalir..
"Berikan saja apa yang mereka inginkan untuk tutup mulut dan kau harus memberikannya secara langsung ; ujar daniel tersenyum licik."
"Aku ... ; saut leo."
"El, jika aku yang memberikannya langsung kesana rencana kita tidak akan berhasil ; kata daniel."
__ADS_1
"Hmmm ; ujar leo."
"Tiga kali lipat kuberikan gaji mu bulan ini plus bonus, bagaimana ; tawar daniel."
"Baiklah boss aku akan berangkat hari ini juga ; saut leo senang😁."
"Oh ya, katakan pada mereka aku titip salam dan membawa oleh oleh untuk mereka nanti ; senyum licik daniel kembali terbentuk😏."
"Hmmm, sepertinya aku harus mengatakan ini niel, etha menghubungiku kalau emily datang ke kantor mencarimu, mungkin ia mau protes karna kau menarik fasilitasnya ;
"Biarkan saja, dia bukan urusanku lagi bukankah dia ada selingkuhannya itu, dan semua fasilitas yang kuberikan itu semuanya milikku aku hanya meminjamkannya padanya ;
"Dan jangan ganggu aku, aku sedang liburan di bali hehee ; kata daniel."
Tut.. Tut..
Setelah selesai menelpon ia kembali menuju zahra yang menunggunya, dilihatnya zahra yang sedang berbicara dengan seorang pria dan wanita yang ia lihat di mall, ia pun berjalan mendekat tapi tidak terlalu dekat dan bersandar di sisi pohon mencoba mendengar apa yang mereka bicarakan.
Di lain sisi...
Zahra yang sedang duduk menunggu daniel selesai menelpon tiba tiba ada yang memanggilnya..
"Zahra, apa kau zahra ; ujar pria itu."
Zahra pun menoleh karna ada yang memanggil namanya..
"Kau ; saut zahra terdiam."
"Kau memang benar zahra ; ujar ricko."
Ricko, zahra, dan cindy satu sekolah saat SMA. Cindy dan zahra adalah teman dekat tapi karna ulah ricko yang saat itu masih berpacaran dengan cindy mencoba mendekati dan menggodanya dibelakang cindy tapi ketahuan oleh cindy sehingga cindy menuduhnya sudah merebut pacarnya dan masalahnya adalah cindy lebih percaya dengan perkataan ricko dari pada dirinya yang sahabatnya, karna itulah hubungan pertemanan mereka kandas seketika.
"Kau dasar wanita murahan, apa yang kau lakukan disini hah, kau masih menjual dirimu ya ; kata cindy."
__ADS_1
🌹TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA SAYA, SALAM SAYANG DARI SAYA🌹